Buka PEDA KTNA XVII, Gubernur NTB Tekankan Optimalisasi Lahan dan Revitalisasi Irigasi

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KSB, LOMBOKTODAY.ID – Optimalisasi lahan (Oplah) menjadi salah satu strategi Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dalam mengembangkan sektor pertanian yang dinilai penting untuk mendukung pengentasan kemiskinan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat membuka kegiatan Gelar dan Temu Teknologi pada Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan Andalan (PEDA KTNA) XVII di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Selasa (23/92025).

“Oplah ini sangat relevan. Dua strategi yang kita terapkan yang juga didukung oleh Menteri Pertanian untuk peningkatan hasil pertanian ini yang pertama dengan optimalisasi lahan. Tadi dengan intervensi pompanisasi maupun dengan sumur bor. Yang sekarang sudah mulai jalan dan akan kelihatan hasilnya di semester 2 ini,” kata Lalu Iqbal.

Baca Juga :  50 Koperasi Percontohan Disiapkan, Gubernur NTB Dorong Kebangkitan Ekonomi Desa

Strategi kedua, lanjut Lalu Iqbal, adalah revitalisasi irigasi. Menurutnya, NTB memiliki saluran irigasi yang cukup masif, namun banyak yang tidak aktif. Rencana revitalisasi ini, kata gubernur, telah disetujui oleh Presiden Prabowo.

“Insya Allah di semester kedua ini kita mulai revitalisasi irigasi. Sampai dengan tahun depan nanti kita akan lakukan revitalisasi irigasi yang Alhamdulillah sudah diberikan dukungan penuh oleh pak presiden dan menteri pertanian,” ujarnya.

Sementara iru, Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah pada kesempatan yang sama menegaskan, bahwa saat ini daerahnya telah mengalami surplus beras lebih dari 30.000 ton. Ia optimistis surplus tersebut akan semakin meningkat dengan adanya program optimalisasi lahan.

“Kami yakin Sumbawa Barat pasti akan menjadi penyumbang lumbung pangan bagi Nusa Tenggara Barat. Dan Nusa Tenggara Barat menjadi lumbung pangan bagi negara kita Indonesia,” tegas Amar.

Baca Juga :  Keren!, Honda Scoopy Terbaru dengan Fitur Side Stand Switch

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga berharap agar PEDA dapat terus berkembang setiap tahunnya. Menurutnya, PEDA ke depan bisa menjadi agro expo terpenting di Indonesia, sekaligus etalase inovasi pertanian yang dikembangkan di NTB.

Setelah menghadiri acara, Gubernur NTB bersama Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot, Bupati Dompu Bambang Firdaus, Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah, serta Pj Sekda NTB, HL Moh Faozal meninjau agro expo di Alun-Alun Sumbawa Barat. Peninjauan tersebut juga dirangkaikan dengan gerakan tanam, penyerahan bantuan bibit, serta dialog bersama kelompok tani.(ltn)

Berita Terkait

Pendapatan NTB Baru 66,53 Persen, Gubernur Iqbal Optimistis Target APBD Perubahan 2026 Tercapai
ASLIPAY Hadir untuk Warga ASLI, Bukan Sekadar Aplikasi Transaksi: Ada Perlindungan hingga Marketplace UMKM
Gubernur NTB Pesan Peserta Magang di Jepang: Jangan Cuma Cari Gaji, Bangun Komitmen dan Aset
Tak Dapat Bansos? Wabup Lombok Timur Tegas Minta Warga Isi Data Sendiri
Tak Dapat Pensiun, 4.000 Marbot dan Guru Ngaji di Lombok Timur Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan
Honda CT125 Tampil Makin Ikonik, Warna Baru Matte Fresco Brown Bikin Motor Trekking Ini Makin Berkarakter
Dana Transfer Pusat Bertambah, Lombok Timur Alokasikan Rp71 Miliar untuk Infrastruktur Jalan
Gubernur Iqbal Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:01 WIB

Pendapatan NTB Baru 66,53 Persen, Gubernur Iqbal Optimistis Target APBD Perubahan 2026 Tercapai

Senin, 14 September 2026 - 16:07 WIB

ASLIPAY Hadir untuk Warga ASLI, Bukan Sekadar Aplikasi Transaksi: Ada Perlindungan hingga Marketplace UMKM

Senin, 14 September 2026 - 15:34 WIB

Gubernur NTB Pesan Peserta Magang di Jepang: Jangan Cuma Cari Gaji, Bangun Komitmen dan Aset

Sabtu, 12 September 2026 - 07:06 WIB

Tak Dapat Bansos? Wabup Lombok Timur Tegas Minta Warga Isi Data Sendiri

Sabtu, 12 September 2026 - 06:01 WIB

Tak Dapat Pensiun, 4.000 Marbot dan Guru Ngaji di Lombok Timur Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Suasana tradisi betabeq yang digelar menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, pada Rabu malam (16/9/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Betabeq Jadi Simbol Doa, Restu dan Keselamatan

Rabu, 16 Sep 2026 - 22:38 WIB