Perkuat Basis Perencanaan, Pemda Lotim Ubah BAPPEDA Jadi BAPPERIDA

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Daerah Lombok Timur (Lotim) mengambil langkah strategis untuk memperkuat basis perencanaan dan inovasi daerah demi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu langkah terdekat adalah mentransformasikan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), sesuai Permendagri tahun nomor 90 tahun 2019.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Lombok Timur (Wabup Lotim), HM Edwin Hadiwijaya pada saat menerima rombongan Kepala Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri, BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko, di ruang rapat Wabup Lotim, Kamis (13/11/2025).

Langkah tersebut, jelas Wabup, tengah dimatangkan oleh Bagian Hukum Pemda melalui Proyeksi Legislasi Daerah (Prolegda) dan ditargetkan terealisasi di tahun 2026, “Keberadaan Bapperida sangat penting. Ini akan memberikan keleluasaan bagi kita untuk berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) secara lebih luas,” ujar Wabup.

Wabub mengidentifikasi bahwa riset dan inovasi merupakan sektor yang selama ini kurang tergarap maksimal. Meskipun telah ada kerja sama dengan berbagai pihak, penganggaran riset yang betul-betul digunakan sebagai landasan pengambilan kebijakan belum cukup kuat.

Baca Juga :  Operasi Perdana 2025, Tim Satgas Pemberantasan BKC Ilegal NTB Amankan Peredaran Rokok Ilegal di Kayangan dan Bayan Lombok Utara

“Kita akan fokus di situ. Sehingga riset yang kita lakukan bisa membawa perubahan signifikan, baik pada pendapatan daerah maupun kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Selain riset, Pemda juga kini fokus memperkuat program ke desa, seperti ketahanan pangan melalui BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih (KopDes MP). Sektor Pariwisata juga menjadi prioritas karena memiliki multiplier effect yang panjang bagi perekonomian lokal.

Pembentukan Bapperida ini diharapkan menjadi fondasi kelembagaan yang kuat untuk menopang pembangunan di Lombok Timur, memastikan setiap kebijakan dan program didasarkan pada data, riset, dan inovasi yang akurat.

Sementara itu, Kepala Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri BRIN, Mardyanto Wahyu Tryatmoko mengakui bahwa kunjungannya, selain bersilaturahmi juga untuk menjalin kolaborasi antara pusat riset BRIN dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.

Baca Juga :  Desa Karang Bongkot Dilanda Banjir, Puluhan Warga Dievakuasi Tim SAR Gabungan

Salah satu agenda program yang ditekankan adalah inisiatif BRIN untuk membuat Science Techno Park (STP) di setiap daerah. Menurutnya, pengembangan STP ini merupakan momen yang sangat bagus untuk mengembangkan potensi Lombok Timur.

Ia melihat Lombok Timur sebagai lokus yang sangat tepat untuk pengembangan riset pariwisata, mengingat potensi pariwisatanya yang luar biasa. Sehingga NTB tidak hanya sebatas Mandalika, tetapi juga di banyak destinasi lain di Lombok Timur.

Ia mengakui bahwa potensi tersebut tentu menyimpan beberapa tantangan. Tantangan yang dimaksud meliputi pengelolaan sampah dan isu fundamental agar sektor pariwisata dapat berkontribusi secara signifikan untuk menaikkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Proporsi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah.

Kehadiran BRIN di Lombok Timur diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam mengembangkan daerah, memastikan bahwa solusi atas permasalahan yang dihadapi Lombok Timur, terutama di sektor pariwisata, didasarkan pada riset yang kredibel dan inovatif.(Kml)

Berita Terkait

Hanyut Terseret Banjir Bandang di Sumbawa, Warga Lombok Barat Hilang
NTB Bermunajat: Momentum Kebersamaan dan Doa Bersama Sambut HUT NTB ke-67
Tingkatkan Akses Kesehatan, Pemprov NTB Luncurkan Ambulans Gratis
Dimensi Kesempurnaan Intelektualitas Terletak pada Sepuluh Fungsi Lisan yang Terkontrol dengan Sempurna: Syaikh Abu Hatim RA
Gubernur NTB Tekankan Manajemen Risiko Kunci Sukses Pembangunan Daerah
Gubernur NTB: Melindungi Perempuan dan Anak adalah Janji Moral
Sinta Iqbal Tekankan Pentingnya Peran Istri ASN dalam Kesuksesan Suami
Jambore Kader Posyandu, Ketua TP Posyandu NTB Puji Dedikasi Melayani Masyarakat dengan Hati yang Tulus

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 21:02 WIB

Hanyut Terseret Banjir Bandang di Sumbawa, Warga Lombok Barat Hilang

Minggu, 14 Desember 2025 - 17:02 WIB

NTB Bermunajat: Momentum Kebersamaan dan Doa Bersama Sambut HUT NTB ke-67

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:06 WIB

Tingkatkan Akses Kesehatan, Pemprov NTB Luncurkan Ambulans Gratis

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:03 WIB

Dimensi Kesempurnaan Intelektualitas Terletak pada Sepuluh Fungsi Lisan yang Terkontrol dengan Sempurna: Syaikh Abu Hatim RA

Kamis, 11 Desember 2025 - 09:33 WIB

Gubernur NTB Tekankan Manajemen Risiko Kunci Sukses Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Mansur Afifi.

Ekonomi & Bisnis

Desa Berdaya dan Tantangan Mengubah Kemiskinan Desa

Selasa, 16 Des 2025 - 13:03 WIB

Ekonomi & Bisnis

Nataru dan Hegemoni Ekonomi Gaya Baru

Senin, 15 Des 2025 - 20:03 WIB