Satpol PP NTB Perketat Operasi BKC Ilegal, Targetkan Distributor dan Produsen

- Jurnalis

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Pol PP NTB, Dr. H. Fathul Gani, M.Si.

Kasat Pol PP NTB, Dr. H. Fathul Gani, M.Si.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) melalui Satpol PP NTB memperketat langkah pemberantasan rokok ilegal dengan mengalihkan fokus penindakan ke tingkat distributor dan produsen.

Pergeseran strategi ini dilakukan untuk memutus mata rantai peredaran rokok tanpa cukai sejak dari sumbernya, sehingga tidak lagi menempatkan pedagang kecil sebagai sasaran utama di lapangan.

Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Provinsi NTB, Dr. H. Fathul Gani, M.Si menegaskan, bahwa operasi Satgas ke depan akan lebih terarah untuk menyasar aktor-aktor di hulu, yakni para pemasok dan pembuat rokok ilegal yang selama ini menjadi pendorong utama peredaran produk tanpa pita cukai.

‘’Ke depan, kita ingin memprioritaskan penindakan langsung kepada distributor maupun produsen. Dengan demikian, kita tidak lagi berhadapan langsung dengan pedagang kecil atau pedagang eceran,’’ tegas Fathul Gani.

Meski demikian, Fathul Gani tetap mengingatkan pedagang kecil untuk waspada dan tidak tergiur menjual rokok ilegal dengan harga murah.

Baca Juga :  Istri Gubernur NTB Sapa Warga Desa Pijot-Keruak dengan Penuh Cinta Kasih

Fathul Gani menekankan pentingnya memastikan seluruh produk yang dijual telah dilekati pita cukai resmi. Menurutnya, keterlibatan pedagang kecil dalam peredaran rokok ilegal sering kali terjadi karena ketidaktahuan, sehingga edukasi tetap diperlukan.

‘’Kami mengimbau pedagang di kios-kios kecil untuk memastikan barang dagangannya legal. Jangan karena murah lalu mengambil risiko menjual barang yang melanggar aturan,’’ katanya.

Fathul Gani juga memberikan apresiasi atas kerja keras Satgas Pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) Ilegal NTB yang selama ini bergerak di berbagai daerah. Salah satu operasi tim berhasil mengamankan 7.083 batang rokok ilegal dari dua kecamatan di Pulau Sumbawa.

Selain ribuan batang rokok tanpa cukai, tim juga menyita 288 bungkus rokok dan 83 bungkus tembakau iris yang tidak memiliki cukai. Tidak hanya berhenti pada penyitaan, petugas juga memberikan edukasi langsung kepada pedagang mengenai risiko hukum dan dampak ekonomi dari peredaran produk ilegal tersebut.

Menurut Fathul Gani, keberhasilan operasi itu menunjukkan bahwa upaya pengawasan dan penindakan yang dilakukan selama ini mulai membuahkan hasil. Penurunan jumlah temuan barang ilegal menunjukkan adanya penyempitan ruang gerak bagi para pelaku usaha rokok tanpa cukai.

Baca Juga :  Gegara Kawanan Moyet Liar Masuk Rumah, Warga Mulai Resah dan Takut

‘’Ini menjadi indikasi positif bahwa peredaran rokok ilegal di NTB mulai menyempit. Namun, upaya ini harus terus ditingkatkan agar memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran masyarakat,’’ ujarnya.

Fathul Gani menegaskan, bahwa pemberantasan rokok ilegal tidak hanya soal penegakan aturan, tetapi juga menyangkut perlindungan kesehatan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas perekonomian negara.

Mengingat kerugian negara akibat peredaran rokok ilegal cukup besar, lantaran hilangnya potensi penerimaan cukai yang seharusnya masuk ke kas negara dan kembali ke daerah dalam bentuk Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

‘’Operasi ini merupakan bentuk komitmen kami menjaga kesehatan masyarakat dan mendukung perekonomian daerah. Cukai itu akan kembali ke masyarakat dalam bentuk berbagai program pembangunan,’’ tegasnya.(ltn)

Berita Terkait

Hanyut Terseret Banjir Bandang di Sumbawa, Warga Lombok Barat Hilang
NTB Bermunajat: Momentum Kebersamaan dan Doa Bersama Sambut HUT NTB ke-67
Tingkatkan Akses Kesehatan, Pemprov NTB Luncurkan Ambulans Gratis
Dimensi Kesempurnaan Intelektualitas Terletak pada Sepuluh Fungsi Lisan yang Terkontrol dengan Sempurna: Syaikh Abu Hatim RA
Gubernur NTB Tekankan Manajemen Risiko Kunci Sukses Pembangunan Daerah
Gubernur NTB: Melindungi Perempuan dan Anak adalah Janji Moral
Sinta Iqbal Tekankan Pentingnya Peran Istri ASN dalam Kesuksesan Suami
Jambore Kader Posyandu, Ketua TP Posyandu NTB Puji Dedikasi Melayani Masyarakat dengan Hati yang Tulus

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 21:02 WIB

Hanyut Terseret Banjir Bandang di Sumbawa, Warga Lombok Barat Hilang

Minggu, 14 Desember 2025 - 17:02 WIB

NTB Bermunajat: Momentum Kebersamaan dan Doa Bersama Sambut HUT NTB ke-67

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:06 WIB

Tingkatkan Akses Kesehatan, Pemprov NTB Luncurkan Ambulans Gratis

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:03 WIB

Dimensi Kesempurnaan Intelektualitas Terletak pada Sepuluh Fungsi Lisan yang Terkontrol dengan Sempurna: Syaikh Abu Hatim RA

Kamis, 11 Desember 2025 - 09:33 WIB

Gubernur NTB Tekankan Manajemen Risiko Kunci Sukses Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Mansur Afifi.

Ekonomi & Bisnis

Desa Berdaya dan Tantangan Mengubah Kemiskinan Desa

Selasa, 16 Des 2025 - 13:03 WIB

Ekonomi & Bisnis

Nataru dan Hegemoni Ekonomi Gaya Baru

Senin, 15 Des 2025 - 20:03 WIB