96 Mahasiswa Fakultas Geografi UGM Teliti Potensi dan Ancaman Wilayah Lombok Tengah dengan Teknologi Geospasial

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 96 mahasiswa Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh (KPJ), Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), diterjunkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk melakukan kajian potensi daerah melalui pendekatan geospasial.

Sebanyak 96 mahasiswa Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh (KPJ), Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM), diterjunkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk melakukan kajian potensi daerah melalui pendekatan geospasial.

LOTENG, LOMBOKTODAY.ID – Sebanyak 96 mahasiswa Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh (KPJ), Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada (UGM) diterjunkan ke berbagai wilayah di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk mengkaji potensi sekaligus berbagai tantangan kewilayahan melalui pendekatan geospasial.

Kegiatan yang dikemas dalam Kuliah Kerja Lapangan (KKL) III ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu kartografi, Sistem Informasi Geografis (SIG), dan penginderaan jauh secara langsung di lapangan.

Sebanyak 96 mahasiswa tersebut dibagi ke dalam 16 kelompok penelitian dengan tema kajian yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah.

Beragam isu strategis menjadi fokus penelitian, mulai dari kualitas lingkungan permukiman, fenomena urban heat island, kesesuaian lahan pertanian, kesesuaian habitat burung gosong kaki merah, estimasi stok karbon mangrove, sedimentasi Waduk Batujai, hingga pemetaan kawasan rawan kekeringan dan longsor.

Baca Juga :  Video Tak Senonoh 3 Siswi SMPN 1 Terara Viral di Medsos, Unit PPA Turun Tangan

Seluruh penelitian dilakukan melalui integrasi survei lapangan dengan analisis berbasis teknologi geospasial. Pendekatan tersebut memungkinkan penyusunan informasi spasial yang lebih akurat, komprehensif, dan relevan sebagai dasar memahami kondisi wilayah secara menyeluruh.

Ketua Umum KKL III KPJ 2023, Adam Amirul Akbari, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memenuhi luaran akademik, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Melalui penelitian ini, kami ingin menunjukkan bahwa data geospasial dapat membantu memahami karakteristik wilayah secara lebih menyeluruh,” ujar Adam dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/8/2026).

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa di lapangan menjadi pengalaman penting untuk mengasah kemampuan teknis, analisis, serta penerapan metode penelitian berbasis geospasial dalam menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Lombok Timur Siap Tindaklanjuti 22 Temuan BPK RI

Lebih jauh, hasil penelitian tersebut diharapkan mampu menghadirkan gambaran yang lebih utuh mengenai karakteristik wilayah Lombok Tengah, sekaligus menjadi referensi bagi pemerintah, akademisi, maupun pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan kebijakan berbasis data.

Saat ini, seluruh tim penelitian tengah menyelesaikan tahap akhir penyusunan laporan. Sebagai bentuk diseminasi hasil kajian kepada publik, ringkasan dari masing-masing penelitian akan dipublikasikan secara bertahap melalui akun Instagram resmi @kpjugm2023.

Publikasi tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap informasi ilmiah mengenai potensi sumber daya, kondisi lingkungan, hingga berbagai isu kewilayahan di Kabupaten Lombok Tengah yang dikaji menggunakan pendekatan geospasial modern.(Sid)

Berita Terkait

Mahasiswa KKN Kelompok 4 UNW Mataram Launching Pure Soy Milk dan Bolu Jagung, Olah Potensi Pertanian Desa Tempos Jadi Produk Bernilai Tambah
AHM Tembus Ujung Timur Indonesia, Pendidikan Vokasi Berstandar Industri Hadir di Sorong
Astra Motor Campus Network Bekali Mahasiswa Unram Jurus Jitu Hadapi Interview Kerja
8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan
Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah
Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global
Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis
Pemprov NTB Gandeng UMM, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Perkuat Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:06 WIB

Mahasiswa KKN Kelompok 4 UNW Mataram Launching Pure Soy Milk dan Bolu Jagung, Olah Potensi Pertanian Desa Tempos Jadi Produk Bernilai Tambah

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

AHM Tembus Ujung Timur Indonesia, Pendidikan Vokasi Berstandar Industri Hadir di Sorong

Minggu, 13 September 2026 - 14:02 WIB

Astra Motor Campus Network Bekali Mahasiswa Unram Jurus Jitu Hadapi Interview Kerja

Sabtu, 5 September 2026 - 15:02 WIB

8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah

Berita Terbaru

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat memberikan sambutan pada acara puncak HWN ke-26, HUT APWI ke-6, sekaligus Jamnas APWI ke-4, di Hotel Lombok Garden, Mataram, Senin (21/9/2026).

Umum

Gubernur NTB: Birokrasi Baru Butuh Cara Belajar Baru

Senin, 21 Sep 2026 - 10:03 WIB