Warning Tegas Dinas Dikbud Lotim di Tahun 2026

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 07:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Dikbud Lotim, Lalu Bayan Purwadi.

Sekretaris Dinas Dikbud Lotim, Lalu Bayan Purwadi.

LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur (Lotim) melalui Sekretaris Dinas, Lalu Bayan Purwadi mengeluarkan pernyataan sikap tegas terkait tata kelola dunia pendidikan di daerah ini masa kini dan ke depannya.

Kepada Lomboktoday.id, Senin (5/1/2026) di ruang kerjanya, Sekdis dengan tegas menandaskan, pihaknya meminta kepada semua pihak terutama di jajarannya untuk tidak main-main dalam memanage pendidikan.

“Mari kita berubah, image publik tidak baik-baik amat terhadap pengelolaan pendidikan di Lombok Timur,” tegas Sekdis.

Karenanya, dia berharap semua elemen termasuk media dan para aktivis yang peduli terhadap pendidikan untuk membantu mengkawal pengelolaan pendidikan hingga lapisan terbawah.

Baca Juga :  Mendes PDT Yandri Susanto Pastikan Hadiri Jambore PABPDSI NTB

“Beri kami keritikan dan masukan jika kami salah dalam mengambil langkah kebijakan pendidikan di Bumi Patuh Karya,” pintanya.

Terhadap masih banyaknya sekolah-sekolah baik dari tingkat PAUD/TK hingga SMP terutama swasta dalam kondisi yang tidak layak dan tak bisa masuk dalam sytem Dapodik karena jumlah siswa di bawah standar, pihak Dikbud Lotim kembali akan mengambil sikap tegas dengan menutup sekolah tersebut.

Sikap ini diambil menyusul setelah tahun 2025 lalu Dikbud Lotim menutup 2 SD IT dan 2 SMP IT. Dalam tahun 2026 ini Sekdis kembali meminta semua Kanid Dikbud di 21 kecamatan untuk mendata dan mengeavaluasi sekolah-sekolah yang hidup segan mati perlahan.

Baca Juga :  Musibah di Lokasi Peledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut, 13 Orang Meninggal Dunia

“Kami minta kepada para Kanit segera laporkan ke dinas jika menemukan sekolah di wilayah masing-masing dalam kondisi tak layak untuk kita mengambil sikap tegas,” ujar pria yang akrab disapa Miq Bayan itu.

Menurutnya, adanya sekolah-sekolah yang sulit berjalan atau berkembang karena tidak mendapatkan siswa, akibat dari berbagai faktor, mulai dari letak sekolah yang mungkin berdekatan dengan sekolah negeri atau sekolah swasta lainnya yang lebih bonafid.

“Semua ini bermuara dari pihak yang berkewenangan terlalu gampang memberikan izin tanpa melihat aturan standar.(Kml)

Berita Terkait

AHM Tembus Ujung Timur Indonesia, Pendidikan Vokasi Berstandar Industri Hadir di Sorong
Astra Motor Campus Network Bekali Mahasiswa Unram Jurus Jitu Hadapi Interview Kerja
8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan
Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah
Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global
Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis
Pemprov NTB Gandeng UMM, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Perkuat Ketahanan Pangan
96 Mahasiswa Fakultas Geografi UGM Teliti Potensi dan Ancaman Wilayah Lombok Tengah dengan Teknologi Geospasial

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

AHM Tembus Ujung Timur Indonesia, Pendidikan Vokasi Berstandar Industri Hadir di Sorong

Minggu, 13 September 2026 - 14:02 WIB

Astra Motor Campus Network Bekali Mahasiswa Unram Jurus Jitu Hadapi Interview Kerja

Sabtu, 5 September 2026 - 15:02 WIB

8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global

Berita Terbaru

Suasana tradisi betabeq yang digelar menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, pada Rabu malam (16/9/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Betabeq Jadi Simbol Doa, Restu dan Keselamatan

Rabu, 16 Sep 2026 - 22:38 WIB