MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menyatakan kesiapannya untuk menghadiri Deklarasi Akbar Himpunan Masyarakat Paer Lauq (HIMAPALA).
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Pantai Kura-Kura Sungkun, Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Komitmen kehadiran itu disampaikan langsung oleh Gubernur Iqbal saat menerima audiensi jajaran pengurus HIMAPALA di ruang kerjanya, Kamis sore (5/2/2026). Dalam pertemuan tersebut, suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban.
Gubernur Iqbal mengaku terkesan dengan keberadaan HIMAPALA. Dengan nada bercanda, ia mengungkapkan kekagumannya terhadap para pengurus organisasi tersebut.
“Saya kira HIMAPALA itu organisasi mahasiswa, ternyata isinya para profesor yang sudah sepuh-sepuh. Kira-kira masih sanggup naik gunung tidak ya?,” ujar Gubernur Iqbal sambil berseloroh.
Lebih lanjut, Gubernur Iqbal mengungkapkan bahwa keinginannya untuk hadir bukan semata karena undangan formal, tetapi juga dilandasi kedekatan emosional dengan wilayah Jerowaru.
Ia mengenang pengalamannya pada tahun 1991 silam saat melakukan penelitian di Desa Batu Nampar ketika masih menjadi mahasiswa semester lima. “Banyak memori yang saya simpan di sana. Jadi rasanya seperti pulang ke tempat penuh kenangan,” ungkapnya.

Audiensi tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting HIMAPALA, di antaranya; Prof. Dr. Agil Al Idrus, M.Si., Prof. Ir. Mansur Ma’shum, Ph.D., Prof. Dr. H. Fahrurrozi, MA., Dr. Drs. H. Musa Shofiandy, S.H., MM., TGH Gunawan Ruslan, Lc., Dr. Saharudin, Arsa Ali Umar, serta Eef Saifuddin.
Deklarasi Akbar HIMAPALA ini sendiri diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas masyarakat Paer Lauq sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.(Sid)

















