MATARAM, LOMBOKTODAY.ID — Minggu pagi (15/2/2026), di Jalan Udayana, Kota Mataram, kembali hidup. Sepatu lari berderap, anak-anak bersepeda, komunitas senam bergerak kompak, sementara keluarga menikmati udara segar tanpa kendaraan bermotor.
Di balik suasana santai itu, aparat kepolisian turut bekerja memastikan semuanya berjalan aman. Polda NTB melalui Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) menurunkan personel untuk mengamankan kegiatan Car Free Day (CFD), di Jalan Udayana, Kota Mataram, pada Minggu pagi (15/2/2026).
Kehadiran petugas menjadi bagian dari pelayanan publik agar masyarakat bisa beraktivitas tanpa rasa khawatir. Bukan sekadar patroli, para personel terlihat aktif berinteraksi dengan warga. Mereka menyapa pelari, berbincang dengan pedagang, hingga memberikan imbauan keamanan secara santai.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, S.I.K., menjelaskan, bahwa kehadiran polisi di tengah keramaian merupakan komitmen menjaga situasi tetap kondusif. “Ini bagian dari pelayanan kepolisian. Kami ingin masyarakat menikmati CFD dengan aman dan nyaman,” jelasnya.
Selain memantau situasi, petugas juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kejahatan konvensional atau 3C; Curat (pencurian dengan pemberatan), Curas (pencurian dengan kekerasan), Curanmor (pencurian kendaraan bermotor).
Pendekatan dilakukan secara humanis, tanpa kesan formal, agar pesan keamanan lebih mudah diterima masyarakat. Bagi warga Mataram, CFD Udayana sudah menjadi ruang publik mingguan. Tempat olahraga, bertemu teman, hingga healing tipis-tipis dari rutinitas.
Karena itu, rasa aman menjadi faktor penting agar aktivitas sosial ini terus hidup. Polda NTB berharap pola pengamanan dan komunikasi langsung dengan warga dapat membuat kegiatan tetap tertib serta nyaman untuk semua kalangan.(Sid)

















