Raperda Perlindungan PMI Disosialisasikan di Loteng, Warga Harus Gunakan Jalur Resmi LTSA

- Jurnalis

Selasa, 17 Februari 2026 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana sosialisasi Raperda tentang Perlindungan PMI, di Aula Yayasan Darussalimin, Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), pada Selasa (17/2/2026).

Suasana sosialisasi Raperda tentang Perlindungan PMI, di Aula Yayasan Darussalimin, Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), pada Selasa (17/2/2026).

LOTENG, LOMBOKTODAY.ID — Upaya memperkuat perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) terus digencarkan. Anggota DPRD Provinsi NTB dari Fraksi PKS, TGH. Patompo Adnan, Lc., MH, menggelar sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perlindungan PMI, di Aula Yayasan Darussalimin, Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), pada Selasa (17/2/2026).

Ratusan warga hadir dalam kegiatan ini. Mulai dari guru, pelajar, mahasiswa, pemuda, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat tampak memenuhi ruangan, menandakan isu pekerja migran masih menjadi perhatian besar masyarakat Loteng.

Dalam pemaparannya, Patompo Adnan menegaskan bahwa Raperda Perlindungan PMI ini dirancang bukan sekadar aturan administratif, melainkan sistem perlindungan menyeluruh bagi PMI asal NTB.

Perlindungan itu mencakup sebelum keberangkatan, saat bekerja di luar negeri, hingga kembali ke kampung halaman. Menurutnya, banyak calon pekerja migran belum memahami hak dan prosedur aman bekerja di luar negeri. “PMI asal NTB adalah penyumbang devisa negara. Sudah seharusnya mereka mendapat perlindungan melalui aturan yang jelas dan kuat,” ujarnya.

Baca Juga :  Suhardi Pimpin PJS Sultra, Penuhi Target 25 DPD se-Indonesia

Raperda tersebut juga diharapkan mampu memperbaiki tata kelola pelayanan, mekanisme penempatan, serta sistem pengawasan tenaga kerja migran.

Patompo menyoroti masih banyaknya warga yang berangkat secara ilegal. Kondisi ini membuat pekerja sulit mendapatkan bantuan pemerintah saat menghadapi masalah di negara tujuan. Karena itu, ia mengimbau masyarakat hanya menggunakan jalur resmi, salah satunya melalui Layanan Terpadu Satu Atap (LTSA) PMI.

Baca Juga :  Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

Karena dengan LTSA, maka proses keberangkatan lebih aman, data pekerja tercatat, perlindungan hukum lebih jelas, dan kepulangan lebih terpantau. “Perda ini akan menjadi instrumen kuat agar setiap PMI NTB terlindungi haknya, sejahtera, dan memberi manfaat bagi keluarga serta daerah,” katanya.

Peserta terlihat aktif bertanya sepanjang sosialisasi. Hal itu menunjukkan kebutuhan informasi masih tinggi, terutama karena urusan PMI kini berada di bawah kementerian khusus dan regulasinya terus berkembang.

Pengurus Yayasan Darussalimin Kateng, HL Damanhuri, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Ini sangat bermanfaat sebagai bekal pengetahuan bagi masyarakat kami,” ujarnya.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari proses penyempurnaan Raperda sebelum ditetapkan, dengan mengakomodasi masukan langsung dari masyarakat.(LS)

Berita Terkait

PTMSI DKI Jakarta Buka Bursa Calon Ketua Umum 2026–2030, Target Pertahankan Supremasi Juara Umum di PON 2028
Jumat Berkah, Bupati Iron Lantik 115 Kepala Sekolah di Lombok Timur, Tekankan Pendidikan Akhlak dan Integritas
Fauzan Khalid Dorong Bawaslu Perkuat Pencegahan Pelanggaran Pemilu Lewat Pendidikan Politik
Sekda Lombok Timur Tegaskan Dukungan KTP ASN Tak Memenuhi Syarat dalam Pilkades
Fauzan Khalid Soroti Kualitas Pemilu yang Menurun, Masyarakat Diminta Lebih Aktif Mengawasi
Fauzan Khalid Ajak Umat Tak Sekadar Bersyukur, tetapi Juga Menebar Kebaikan
Reses DPR RI, Fauzan Khalid Keliling Lombok: Kawal Pemekaran Desa hingga Sertifikasi Tanah Wakaf
Suara Daerah Harus Berpengaruh, Lalu Niqman Zahir Tawarkan Transformasi DPD RI Lewat Parlemen Teritorial Digital

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 16:05 WIB

PTMSI DKI Jakarta Buka Bursa Calon Ketua Umum 2026–2030, Target Pertahankan Supremasi Juara Umum di PON 2028

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Jumat Berkah, Bupati Iron Lantik 115 Kepala Sekolah di Lombok Timur, Tekankan Pendidikan Akhlak dan Integritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Fauzan Khalid Dorong Bawaslu Perkuat Pencegahan Pelanggaran Pemilu Lewat Pendidikan Politik

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Sekda Lombok Timur Tegaskan Dukungan KTP ASN Tak Memenuhi Syarat dalam Pilkades

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Fauzan Khalid Soroti Kualitas Pemilu yang Menurun, Masyarakat Diminta Lebih Aktif Mengawasi

Berita Terbaru