Wajah Baru RS Mutiara Sukma: Luncurkan Gedung Rehabilitasi Napza dengan Semangat “Melayani Seperti Ingin Dilayani”

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-36 Rumah Sakit Mutiara Sukma (RSMS) di Selagalas, Kota Mataram, Jumat (6/2/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-36 Rumah Sakit Mutiara Sukma (RSMS) di Selagalas, Kota Mataram, Jumat (6/2/2026).

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Transformasi layanan kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bergulir. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa kunci utama pelayanan kesehatan yang berkualitas terletak pada tata kelola rumah sakit yang solid dan profesional.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur Iqbal saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Rumah Sakit Mutiara Sukma (RSMS), di Selagalas, Kota Mataram, Jumat (6/2/2026).

Mengutip arahan Presiden RI dalam Rakornas beberapa waktu lalu, Gubernur Iqbal menyebut bahwa hingga kini hanya sebagian kecil rumah sakit di Indonesia yang memiliki manajemen benar-benar sehat dan modern.

“Pesan Presiden sangat jelas: perbaiki tata kelola. Tanpa manajemen yang baik, mustahil rumah sakit bisa memberikan pelayanan prima bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurut Gubernur Iqbal, ke depan RS Mutiara Sukma perlu fokus pada pengembangan layanan berbasis segmentasi atau niche market. Rumah sakit ini tidak harus bersaing langsung dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), tetapi justru menguatkan peran pada layanan spesialis yang menjadi keunggulannya.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Sukses Evakuasi Dadang dari Jurang Nanga Tumpu

“Kita dorong RS Mutiara Sukma menjadi pusat rujukan unggulan untuk penanganan kesehatan jiwa, karena rekam jejak dan keahliannya sudah sangat kuat di bidang itu. Selain itu, saya juga berharap rumah sakit ini bertransformasi menjadi Women and Children Hospital untuk menjangkau kelompok rentan yang masih kurang terlayani,” paparnya.

Momentum HUT ke-36 menjadi babak baru bagi RS Mutiara Sukma. Direktur RS Mutiara Sukma, dr. Hj. Wiwin Nurhasida, secara resmi memperkenalkan identitas baru rumah sakit—mulai dari logo, nama yang diperkuat, hingga moto layanan terbaru: “Melayani Seperti Ingin Dilayani”.

Tak hanya berhenti pada perubahan simbolik, RS Mutiara Sukma juga meresmikan gedung rehabilitasi Napza (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) yang baru.

Fasilitas ini dihadirkan untuk memperluas akses layanan rehabilitasi bagi masyarakat NTB yang membutuhkan pendampingan dan pemulihan secara profesional.

Baca Juga :  Komisi X DPR RI Setujui Naturalisasi Tiga Calon Pemain Nasional

Peresmian gedung tersebut turut disaksikan langsung oleh Gubernur NTB, Asisten III Setda NTB, serta sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB.

“Kami tidak sekadar mengganti nama atau logo, tetapi juga melakukan transformasi menyeluruh pada pola pikir dan budaya kerja. Dengan semangat baru, RS Mutiara Sukma siap mendukung visi NTB Makmur Mendunia melalui pelayanan kesehatan yang lebih modern, humanis, dan inklusif,” ujar dr. Wiwin optimistis.

Acara ditutup dengan apresiasi tinggi dari Gubernur Iqbal kepada seluruh civitas hospitalia RS Mutiara Sukma—mulai dari jajaran manajemen, tenaga medis, hingga petugas kebersihan dan keamanan—yang telah setia menjaga kualitas layanan selama lebih dari tiga dekade.

“36 tahun bukan perjalanan singkat. Dedikasi semua pihak di RS Mutiara Sukma adalah bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan adalah kerja kolektif yang mulia,” ucapnya.(Sid)

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Tegaskan SPM Tak Boleh Berhenti di Dokumen, Harus Dirasakan Warga NTB
MotoGP Mandalika 2026: NTB Ingin Balapan Tak Sekadar Mendunia, tapi Berdampak ke Warga
Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati, Bidik Pengembangan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak
Honda Vario Evo Night Ride Ramaikan Malam Kota Mataram, 150 Riders Ikut City Rolling
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak Bawa 243 Orang, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Gubernur NTB: Pers Tak Harus Jadi Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:04 WIB

Gubernur Iqbal Tegaskan SPM Tak Boleh Berhenti di Dokumen, Harus Dirasakan Warga NTB

Senin, 14 September 2026 - 12:06 WIB

MotoGP Mandalika 2026: NTB Ingin Balapan Tak Sekadar Mendunia, tapi Berdampak ke Warga

Senin, 14 September 2026 - 08:05 WIB

Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati, Bidik Pengembangan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Minggu, 13 September 2026 - 13:09 WIB

Honda Vario Evo Night Ride Ramaikan Malam Kota Mataram, 150 Riders Ikut City Rolling

Minggu, 13 September 2026 - 07:06 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak Bawa 243 Orang, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi

Berita Terbaru

Suasana tradisi betabeq yang digelar menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, pada Rabu malam (16/9/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Betabeq Jadi Simbol Doa, Restu dan Keselamatan

Rabu, 16 Sep 2026 - 22:38 WIB