Pemerintah Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital Lewat Implementasi PP Tunas

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rakor Tindak Lanjut PP Tunas, yang digelar di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Rabu pagi (11/3/2026).

Suasana Rakor Tindak Lanjut PP Tunas, yang digelar di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta, Rabu pagi (11/3/2026).

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah terus memperkuat komitmen melindungi anak-anak di era digital. Hal ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau yang dikenal sebagai PP Tunas, yang digelar di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta, pada Rabu pagi (11/3/2026).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya atas undangan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid. Pertemuan ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk memastikan implementasi kebijakan perlindungan anak di ruang digital berjalan efektif dan berkelanjutan.

Indonesia memiliki jumlah anak yang sangat besar, mencapai sekitar 70 juta jiwa. Kondisi ini menuntut hadirnya sistem perlindungan yang kuat dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital yang semakin cepat.

Baca Juga :  Kapolda NTB dan Polisi Federal Australia Perkuat Kerja Sama Cegah Eksploitasi Anak dan Perdagangan Orang

Dalam keterangannya, Seskab Teddy menegaskan bahwa PP Tunas (Tunggu Anak Siap) dirancang untuk memastikan anak-anak menggunakan media sosial pada waktu yang tepat dan sesuai dengan tingkat kesiapan mereka.

“PP ini bukan bertujuan melarang anak menggunakan teknologi. Justru sebaliknya, pemerintah ingin memastikan penggunaan media sosial dilakukan secara bijak dan sesuai dengan kesiapan anak,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa berbagai informasi teknis mengenai pelaksanaan kebijakan tersebut akan terus disampaikan secara bertahap oleh juru bicara yang ditunjuk pemerintah.

Selain itu, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mendukung implementasi kebijakan ini. Dukungan dari orang tua, keluarga, anak-anak, serta media massa dinilai sangat penting agar tujuan utama PP Tunas dapat tercapai.

Baca Juga :  Yosef Djelamu Apresiasi Program TJSL PLN Budidaya Hortikultura

“Kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan agar kebijakan ini benar-benar mampu menciptakan ruang digital yang aman dan sehat bagi generasi muda Indonesia,” kata Teddy.

Rapat koordinasi ini turut dihadiri sejumlah menteri terkait, antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi.

Melalui langkah ini, pemerintah berharap PP Tunas dapat menjadi fondasi penting dalam membangun generasi muda Indonesia yang cerdas, tangguh, dan bijak dalam memanfaatkan teknologi digital di masa depan.(Sid)

Berita Terkait

Proyek Pipa Bawah Laut di Jeneponto Berlanjut, PLN EG Siapkan Kompensasi Petani Rumput Laut
Dari Pesantren ke Pemerintahan, Gubernur NTB Raih Penghargaan Santri of The Year 2026
Honda Bikers Day 2026 Himpun 32.214 Bikers, Ambarawa Jadi Panggung Persaudaraan Nasional
Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan
Jangan Sepelekan Sakit Kepala, Kenali Tanda Bahaya yang Bisa Mengancam Nyawa
Lombok Timur Kembali Terbaik di TPAKD Award 2026, Program Kredit Tanpa Bunga Tembus Rp170 Miliar
Suara Daerah Harus Berpengaruh, Lalu Niqman Zahir Tawarkan Transformasi DPD RI Lewat Parlemen Teritorial Digital
Jangan Hanya Menuntut Negara, Saatnya Anak Bangsa Belajar Melihat Sisi Baik dan Berkontribusi untuk Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:04 WIB

Proyek Pipa Bawah Laut di Jeneponto Berlanjut, PLN EG Siapkan Kompensasi Petani Rumput Laut

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Dari Pesantren ke Pemerintahan, Gubernur NTB Raih Penghargaan Santri of The Year 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Honda Bikers Day 2026 Himpun 32.214 Bikers, Ambarawa Jadi Panggung Persaudaraan Nasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Jangan Sepelekan Sakit Kepala, Kenali Tanda Bahaya yang Bisa Mengancam Nyawa

Berita Terbaru