1.215 Pelajar Adu Inovasi di AHM Best Student 2026, 27 Finalis Terbaik Bersaing di Tingkat Nasional

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

AHM Best Student 2026.

AHM Best Student 2026.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Sebanyak 1.215 pelajar SMA dan sederajat dari berbagai daerah di Indonesia membuktikan bahwa inovasi tidak harus lahir dari laboratorium besar.

Berangkat dari kepedulian terhadap persoalan di lingkungan sekitar, para pelajar ini menghadirkan beragam gagasan kreatif yang berpotensi menjadi solusi bagi masyarakat.

Gagasan tersebut berkompetisi dalam ajang Astra Honda Motor Best Student (AHM Best Student) 2026.

Mengusung tema “Gen Z Berkarya, Indonesia Berdaya”, kompetisi ini menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan berinovasi sekaligus mengambil peran dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Dari 1.215 peserta yang mengikuti kompetisi, sebanyak 27 finalis terbaik berhasil melewati seleksi regional dan melaju ke tingkat nasional.

Mereka membawa berbagai karya inovatif yang tidak hanya mengandalkan kreativitas, tetapi juga menawarkan solusi terhadap persoalan nyata di bidang lingkungan, pertanian, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui AHM Best Student 2026, PT Astra Honda Motor (AHM) mendorong pelajar untuk mengembangkan kompetensi, berpikir kritis, serta berani mengubah ide menjadi karya yang memiliki manfaat jangka panjang.

Setiap inovasi juga diarahkan agar selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Pada tahap final, ke-27 peserta mempresentasikan karya masing-masing di hadapan dewan juri tingkat nasional.

Penilaian melibatkan sejumlah unsur, yakni perwakilan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Direktorat SMA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta PPM School of Management.

Rangkaian kompetisi kemudian mencapai puncaknya melalui Webinar Inspiratif dan Awarding yang digelar pada 21 Oktober 2026.

Selain menjadi ajang pengumuman pemenang, kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi para finalis untuk memperluas wawasan, bertukar gagasan, dan mendapatkan inspirasi dalam mengembangkan inovasi mereka.

Salah satu karya yang mencuri perhatian datang dari Yazid Alfata, pelajar SMA Fatih Bilingual School, Aceh. Ia berhasil meraih predikat Gold atau penghargaan tertinggi melalui inovasi bernama LeraWash.

Baca Juga :  Tabungan Masyarakat NTB Tembus Rp50,8 Triliun, Hampir Seluruhnya Dijamin LPS

LeraWash merupakan produk biodeterjen berbahan alami dari buah lerak dan daun waru yang dikemas menggunakan bioplastic pods berbahan rumput laut yang dapat terurai secara hayati (biodegradable).

Inovasi tersebut berangkat dari kepedulian Yazid terhadap pencemaran perairan akibat penggunaan deterjen sintetis.

Melalui LeraWash, ia menawarkan alternatif produk pembersih yang memanfaatkan bahan alami sekaligus berupaya mengurangi potensi pencemaran lingkungan.

Menariknya, gagasan tersebut tidak berhenti sebagai konsep atau prototipe. Produk LeraWash telah diperkenalkan kepada masyarakat sekitar dan dimanfaatkan dalam aktivitas sehari-hari.

Hal ini memperlihatkan bagaimana ide yang berangkat dari persoalan sederhana dapat dikembangkan menjadi inovasi yang memiliki nilai guna.

Sementara itu, penghargaan Silver diraih Fajrin Al Majid dari SMAN Sumatera Selatan melalui karya Smart Pest Control.

Inovasi ini menggabungkan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) untuk menghadirkan sistem pengendalian hama berbasis pertanian presisi.

Teknologi tersebut dirancang untuk membantu petani mengidentifikasi dan mengendalikan serangan hama secara lebih efektif dan efisien.

Pemanfaatan teknologi digital dalam sektor pertanian ini menjadi salah satu gambaran bahwa generasi muda memiliki peluang besar untuk ikut mendorong transformasi pertanian Indonesia.

Adapun penghargaan Bronze diraih Muhammad Hatan Fahlady dari SMAN 3 Yogyakarta melalui karya KALARESIK.

Inovasi ini mengangkat persoalan limbah bekas ban dan tekstil yang diolah kembali menjadi produk bernilai ekonomi, seperti dompet dan tas.

Selain menawarkan solusi pengurangan limbah, KALARESIK juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi melalui keterlibatan pengrajin lokal.

Dengan demikian, persoalan lingkungan dapat diubah menjadi peluang usaha yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ketiga karya tersebut memperlihatkan pendekatan inovasi yang berbeda, tetapi memiliki benang merah yang sama: menghadirkan solusi melalui kreativitas, pemanfaatan teknologi, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Bagi Yazid, pencapaian dalam AHM Best Student 2026 bukan sekadar kemenangan dalam kompetisi, melainkan pengalaman yang mendorongnya untuk terus mengembangkan gagasan.

Baca Juga :  Wagub NTB: Sekolah Harus Aman, Kreatif, dan Siap Bersaing di Era Global

“AHM Best Student menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Sebagai anak muda, saya dilatih untuk tidak pantang menyerah dan berani mewujudkan ide kepedulian terhadap kondisi sekitar. Kemenangan ini bukan garis akhir, melainkan awal dari perjalanan karya saya dari bangku sekolah yang bisa memberi arti untuk masyarakat dan negeri,” ungkap Yazid.

Pengalaman tersebut juga menjadi bagian penting dari perjalanan para finalis. Mereka tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan karya, tetapi juga belajar memahami berbagai persoalan masyarakat, memperluas perspektif, dan mengasah kemampuan menyampaikan gagasan secara terstruktur.

General Manager Corporate Communication AHM, Rina Listiani, mengatakan AHM Best Student 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan karakter generasi muda Indonesia.

Menurutnya, generasi muda perlu mendapatkan ruang untuk mengembangkan potensi, membangun keberanian berinovasi, serta memiliki kemampuan beradaptasi dan berpikir kritis dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Melalui AHM Best Student, kami ingin mendukung talenta muda dengan memberikan ruang untuk berani menyampaikan gagasan, mengembangkan inovasi, dan menumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat. Kami berharap karya yang dihasilkan tidak berhenti dalam kompetisi, tetapi terus dikembangkan agar berpotensi memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujar Rina.

Melalui penyelenggaraan AHM Best Student 2026, perusahaan berharap semakin banyak pelajar yang berani mengambil peran dalam menghadirkan perubahan. Sebab, inovasi tidak selalu harus dimulai dengan teknologi yang rumit atau sumber daya yang besar.

Kepedulian terhadap persoalan di sekitar, keberanian mencoba, dan konsistensi mengembangkan gagasan dapat menjadi langkah awal lahirnya solusi yang berdampak.

Dari bangku sekolah, generasi muda Indonesia telah menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar calon pemimpin masa depan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari solusi untuk menjawab tantangan hari ini.(amn)

Berita Terkait

Wakapolda NTB Turun ke SMPN 6 Mataram, Ingatkan Siswa soal Bahaya Bullying
Sempat Putus Sekolah, Tiga Siswi di Lombok Barat Kembali Raih Mimpi Lewat Sekolah Rakyat
Gubernur NTB Dorong Akreditasi Sekolah Berasrama, Perlindungan Anak dan Perempuan Diperkuat
570 Pelajar dan Guru Adu Skill Keselamatan Berkendara, AHM Cetak Agen Perubahan Lewat Cari Aman Academy 2026
Global Scholarship Summit 2026 Bidik Sejuta Kesempatan Beasiswa untuk Talenta Indonesia
Gedung SDN 1 Jerowaru Mentereng, Kadis Dikbud Temukan Siswa Belum Bisa Membaca
Ahmad Al Farizi Harumkan UNW Mataram, Raih Most Innovative Idea di Future Leaders Summit
KKM MTs Jerowaru Gelar Persami Gabungan di Loang Gali, 150 Pramuka Penggalang Dilantik

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:06 WIB

1.215 Pelajar Adu Inovasi di AHM Best Student 2026, 27 Finalis Terbaik Bersaing di Tingkat Nasional

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Wakapolda NTB Turun ke SMPN 6 Mataram, Ingatkan Siswa soal Bahaya Bullying

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Sempat Putus Sekolah, Tiga Siswi di Lombok Barat Kembali Raih Mimpi Lewat Sekolah Rakyat

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Gubernur NTB Dorong Akreditasi Sekolah Berasrama, Perlindungan Anak dan Perempuan Diperkuat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:06 WIB

570 Pelajar dan Guru Adu Skill Keselamatan Berkendara, AHM Cetak Agen Perubahan Lewat Cari Aman Academy 2026

Berita Terbaru

Suasana acara pembukaan Kongres Internasional I Bahasa Sasak yang digelar Majelis Adat Sasak (MAS), di Aula Gedung BPSDMD Provinsi NTB, Rabu (28/10/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Wagub NTB Tekankan Peran Keluarga dan Sekolah untuk Selamatkan Bahasa Sasak

Rabu, 28 Okt 2026 - 12:06 WIB