JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Indonesia bergerak cepat merespons dinamika keamanan di kawasan Timur Tengah pasca serangan terhadap Iran. Fokus utama: memastikan keselamatan dan perlindungan maksimal bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di wilayah tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Heni Hamidah, menegaskan bahwa negara hadir dan siaga penuh. Melalui Kementerian Luar Negeri serta seluruh Perwakilan Republik Indonesia di kawasan Timur Tengah, pemerintah terus memantau perkembangan situasi secara intensif dan real time. “Perlindungan WNI dan PMI adalah prioritas utama kami,” tegasnya.
Direktorat Pelindungan WNI telah memperkuat komunikasi lintas perwakilan RI di berbagai negara Timur Tengah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pembaruan data jumlah WNI, memantau kondisi riil di lapangan, sekaligus menyelaraskan langkah-langkah penanganan yang tengah dan akan dijalankan.
Pendekatan ini tidak hanya berbasis laporan formal, tetapi juga menjangkau komunitas WNI/PMI secara langsung melalui jejaring komunikasi yang sudah terbangun sebelumnya.
Seluruh Perwakilan RI di kawasan telah menyampaikan imbauan kewaspadaan kepada WNI dan PMI agar tetap tenang, namun meningkatkan kehati-hatian di tengah situasi yang dinamis.
Selain itu, komunikasi dengan komunitas dan simpul-simpul WNI/PMI diperkuat untuk memastikan informasi yang beredar tetap akurat dan tidak memicu kepanikan. Sejumlah opsi kontingensi juga telah disiapkan guna mengantisipasi kemungkinan keadaan darurat. Langkah ini mencerminkan pendekatan yang adaptif, responsif, dan berbasis perlindungan menyeluruh.
Dalam situasi mendesak, WNI dan PMI di Timur Tengah dapat segera menghubungi: Hotline Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri +62 812-9007-0027, atau menghubungi Hotline Perwakilan RI terdekat di negara masing-masing.
Pemerintah mengimbau seluruh WNI untuk tetap mengikuti arahan resmi, memantau informasi dari sumber terpercaya, serta menjaga komunikasi aktif dengan perwakilan Indonesia setempat. Di tengah ketidakpastian global, satu hal yang pasti: negara berkomitmen hadir untuk melindungi setiap warganya, di mana pun berada.(ltn)

















