Program Desa Berdaya Hadir Nyata di Ntobo, 50 KK Jadi Fokus Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat bincang-bincang dengan warga di sela-sela melanjutkan agenda Safari Ramadan di Kelurahan Ntobo, Kecamatan Raba, Kota Bima, pada Senin (2/3/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat bincang-bincang dengan warga di sela-sela melanjutkan agenda Safari Ramadan di Kelurahan Ntobo, Kecamatan Raba, Kota Bima, pada Senin (2/3/2026).

KOTA BIMA, LOMBOKTODAY.ID – Komitmen pengentasan kemiskinan ekstrem kembali ditegaskan oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat melanjutkan agenda Safari Ramadan di Kelurahan Ntobo, Kecamatan Raba, Kota Bima, pada Senin (2/3/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penguatan program Desa Berdaya Transformatif, sebuah inisiatif strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB yang dirancang untuk menghadirkan intervensi konkret, terarah, dan berkelanjutan bagi masyarakat paling rentan.

Di Kelurahan Ntobo, sebanyak 50 kepala keluarga (KK) telah ditetapkan sebagai sasaran utama program. Penetapan ini bukan tanpa dasar—melainkan mengacu pada standar nasional yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Sasarannya jelas, 50 KK, bukan 50 individu. Dengan data yang spesifik, intervensi yang kita lakukan bisa terukur, tepat sasaran, dan berdampak langsung,” tegas Gubernur Iqbal.

Pendekatan berbasis data ini menjadi kunci agar program tidak sekadar simbolik, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan riil warga.

Baca Juga :  PJS Labuhanbatu Berbagi Kasih: Menguatkan Solidaritas Antar Jurnalis

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Iqbal turun langsung meninjau tiga rumah warga yang masuk kategori kemiskinan ekstrem. Salah satu rumah yang dikunjungi langsung diputuskan untuk diperbaiki sebagai bentuk respons cepat pemerintah.

Langkah ini memperlihatkan bahwa kebijakan tidak berhenti di atas kertas, tetapi diterjemahkan dalam aksi nyata di lapangan.

Tak hanya itu, secara pribadi Gubernur Iqbal juga menyerahkan bantuan 10 ekor ayam kepada salah seorang warga sebagai stimulus ketahanan pangan sekaligus peluang tambahan pendapatan keluarga.

Bantuan sembako turut disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk warga yang membutuhkan.

Pendamping Desa Berdaya, Nur Afriani, menjelaskan bahwa jumlah warga terdampak sekitar 50 orang. Namun, pencairan bantuan program secara menyeluruh masih dalam proses administrasi.

“Bantuan direncanakan diberikan sekaligus kepada seluruh 50 orang, tidak bertahap. Saat ini masih menunggu pencairan,” ujarnya.

Model penyaluran serentak ini diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih signifikan dan merata.

Baca Juga :  Pengembangan Aplikasi BAKSO Versi 3: Layanan Adminduk Makin Praktis dan Modern

Selain fokus pada pengentasan kemiskinan, Gubernur Iqbal juga mengunjungi pelaku usaha mikro lokal, UKM Dina, yang memproduksi kain tenun khas Bima.

Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa program Desa Berdaya tidak hanya menyasar bantuan sosial, tetapi juga penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Dukungan terhadap UMKM dinilai penting untuk menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.

Agenda Safari Ramadan kali ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum memastikan program strategis pemerintah berjalan efektif dan berdampak nyata.

Dengan pendekatan langsung ke lapangan, Pemerintah Provinsi NTB berupaya membangun model intervensi yang lebih humanis—mendengar, melihat, dan bertindak.

Program Desa Berdaya Transformatif diharapkan menjadi salah satu langkah konkret menuju NTB yang lebih inklusif, berdaya, dan bebas dari kemiskinan ekstrem.(ltn)

Berita Terkait

ASLIPAY Hadir untuk Warga ASLI, Bukan Sekadar Aplikasi Transaksi: Ada Perlindungan hingga Marketplace UMKM
Gubernur NTB Pesan Peserta Magang di Jepang: Jangan Cuma Cari Gaji, Bangun Komitmen dan Aset
Tak Dapat Bansos? Wabup Lombok Timur Tegas Minta Warga Isi Data Sendiri
Tak Dapat Pensiun, 4.000 Marbot dan Guru Ngaji di Lombok Timur Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan
Honda CT125 Tampil Makin Ikonik, Warna Baru Matte Fresco Brown Bikin Motor Trekking Ini Makin Berkarakter
Dana Transfer Pusat Bertambah, Lombok Timur Alokasikan Rp71 Miliar untuk Infrastruktur Jalan
Gubernur Iqbal Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK
Bulan Maulid Nabi, Pemprov NTB Gelar GPM di RS Mandalika, Harga Pangan Lebih Terjangkau

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:07 WIB

ASLIPAY Hadir untuk Warga ASLI, Bukan Sekadar Aplikasi Transaksi: Ada Perlindungan hingga Marketplace UMKM

Senin, 14 September 2026 - 15:34 WIB

Gubernur NTB Pesan Peserta Magang di Jepang: Jangan Cuma Cari Gaji, Bangun Komitmen dan Aset

Sabtu, 12 September 2026 - 07:06 WIB

Tak Dapat Bansos? Wabup Lombok Timur Tegas Minta Warga Isi Data Sendiri

Sabtu, 12 September 2026 - 06:01 WIB

Tak Dapat Pensiun, 4.000 Marbot dan Guru Ngaji di Lombok Timur Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 13:05 WIB

Honda CT125 Tampil Makin Ikonik, Warna Baru Matte Fresco Brown Bikin Motor Trekking Ini Makin Berkarakter

Berita Terbaru

Suasana kunjungan tiga perempuan yang mewakili kekuatan eksekutif, kebudayaan, dan legislatif NTB ke Art Gallery of South Australia (AGSA), Adelaide, pada 11–12 September 2026.

Internasional

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Senin, 14 Sep 2026 - 13:09 WIB