Saat Gubernur NTB Turun ke Donggo: Air Bersih Jadi Prioritas, Bantuan Disalurkan untuk Warga

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Donggo, Kabupaten Bima, pada Selasa (3/3/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Donggo, Kabupaten Bima, pada Selasa (3/3/2026).

BIMA, LOMBOKTDAY.ID – Komitmen menghadirkan solusi nyata kembali ditegaskan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Donggo, Kabupaten Bima, pada Selasa (3/3/2026).

Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial. Di tengah bentang perbukitan Donggo yang eksotis namun penuh tantangan infrastruktur, Gubernur Iqbal datang untuk mendengar, melihat, sekaligus bertindak.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) NTB, Lalu Hamdi; Kepala Dinas Sosial dan PPA NTB, Masyuri, dan Ketua BAZNAS NTB, Lalu M. Iqbal Murad.

Dalam dialog terbuka bersama warga, isu krusial langsung mengemuka yakni akses air bersih. Di atas desa sebenarnya telah tersedia tampungan air. Namun ironisnya, air tersebut belum dapat mengalir ke rumah-rumah warga karena belum tersedia jaringan pipa. Saat musim hujan tiba, kondisi makin sulit karena air menjadi keruh.

Menanggapi hal ini, Gubernur Iqbal menegaskan komitmen cepat pemerintah. “Air adalah kebutuhan dasar. Tidak boleh ada tampungan air yang tidak bisa dimanfaatkan hanya karena tidak ada pipa,” tegasnya.

Baca Juga :  Mentan Amran Pastikan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Produktivitas Pertanian Melalui Perbaikan Infrastruktur Irigasi

Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan infrastruktur dasar, terutama air bersih, akan menjadi prioritas percepatan di Donggo.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB juga menyalurkan sejumlah bantuan, antara lain: Paket sembako, Bantuan uang tunai, 50 sak semen untuk perbaikan jalan desa dan mushola, 1.000 bibit pohon untuk penghijauan kawasan gundul.

Menurut Gubernur Iqbal, nilai bantuan mungkin tidak besar, tetapi maknanya adalah kehadiran negara. “Kita ingin memastikan masyarakat Donggo merasakan perhatian dan dukungan nyata,” ujarnya.

Langkah penghijauan ini juga menjadi pesan penting bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga lingkungan dan membangun desa secara berkelanjutan.

Berdasarkan data pendamping desa, terdapat sekitar 150 kepala keluarga (KK) di Desa Mbawa yang masuk kategori kemiskinan ekstrem dan menjadi fokus intervensi pemerintah.

Gubernur Iqbal menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan ekstrem adalah prioritas utama pemerintah daerah. “Intervensi harus tepat sasaran dan kita akan kawal bersama agar program benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Pendekatan kolaboratif—antara pemerintah, desa, dan masyarakat—diharapkan mampu memutus rantai kemiskinan secara berkelanjutan.

Di balik berbagai keterbatasan infrastruktur, Donggo menyimpan cerita inspiratif. Hampir 700 warganya tercatat menjadi anggota TNI, dan banyak generasi mudanya berhasil menempuh pendidikan tinggi di Pulau Jawa dan Sulawesi.

Baca Juga :  Cek Beras Hingga Minyak Goreng, Satgas Pangan Pastikan Warga NTB Tenang Beribadah

Fakta ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. “Saya bangga dengan masyarakat Donggo. Dengan segala keterbatasan, banyak yang berhasil menjadi prajurit TNI dan sarjana. Ini bukti bahwa semangat masyarakat Donggo luar biasa,” ujar Gubernur Iqbal.

Kepala Dusun Sori Fo’o, Nasrudin, menyampaikan apresiasi mendalam atas kunjungan tersebut. Ia menyebut ini sebagai kunjungan gubernur pertama ke Donggo. “Masyarakat merasa sangat diperhatikan. Ini sejarah bagi kami,” ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal percepatan pembangunan infrastruktur dasar, khususnya akses air bersih, sekaligus penguatan program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat di Donggo, Kabupaten Bima.

Di era keterbukaan informasi dan partisipasi publik seperti sekarang, langkah pemimpin yang turun langsung ke lapangan bukan hanya simbol kepemimpinan—melainkan representasi keberpihakan. Dan bagi Donggo, hari itu bukan sekadar kunjungan. Ia adalah harapan yang mulai menemukan jalannya.(ltn)

Berita Terkait

Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab
Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar kepada Pengurus Dekopinwil NTB, Benahi SDM dan Ubah Citra Koperasi
Gubernur Iqbal Ubah Paradigma Pajak di NTB, Warga Taat Kini Dihadiahi Emas
Menteri Trenggono dan Gubernur Iqbal Siapkan KNMP Bintaro Jadi Percontohan Nasional Pasar Ikan Modern Zero Waste
Gubernur Iqbal Tawarkan Potensi Investasi NTB ke Maroko, Bidik Kerja Sama Strategis Bernilai Triliunan
Dewan Komisaris PLN Energi Gas Tinjau Proyek EG Benoa Bali, Tegaskan Komitmen Transparansi Penggunaan Uang Negara
Gubernur Iqbal Resmikan Bale Kita, Rumah Baru Produk Autentik UMKM NTB Menuju Pasar Global
Negeri Jiran dan Magnet Pekerja Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:02 WIB

Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar kepada Pengurus Dekopinwil NTB, Benahi SDM dan Ubah Citra Koperasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:06 WIB

Gubernur Iqbal Ubah Paradigma Pajak di NTB, Warga Taat Kini Dihadiahi Emas

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:01 WIB

Menteri Trenggono dan Gubernur Iqbal Siapkan KNMP Bintaro Jadi Percontohan Nasional Pasar Ikan Modern Zero Waste

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:07 WIB

Gubernur Iqbal Tawarkan Potensi Investasi NTB ke Maroko, Bidik Kerja Sama Strategis Bernilai Triliunan

Berita Terbaru