637 Kasus Kekerasan Anak di NTB, Pemprov Siapkan Aplikasi Aduan Cepat yang Aman dan Rahasia

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat bahas peluncuran aplikasi aduan cepat untuk penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Suasana rapat bahas peluncuran aplikasi aduan cepat untuk penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) segera meluncurkan aplikasi aduan cepat untuk penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Inovasi ini dihadirkan sebagai solusi praktis, cepat, dan aman di tengah meningkatnya angka kekerasan di NTB.

Aplikasi tersebut akan berada di bawah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi NTB. Nantinya, layanan ini dilengkapi dengan sistem pelaporan digital serta nomor darurat yang bisa diakses masyarakat kapan saja.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Data terbaru dari aplikasi Simfoni PPA tahun 2025 mencatat sebanyak 637 kasus kekerasan terjadi di seluruh kabupaten/kota di NTB, dengan total korban mencapai 654 anak.

Baca Juga :  Agar Mesin Awet, Pentingnya Ganti Oli Motor dengan yang Asli

Dari jumlah tersebut, 503 korban adalah anak perempuan, 151 korban adalah anak laki-laki. Angka ini menunjukkan bahwa anak perempuan masih menjadi kelompok paling rentan terhadap kekerasan.

Selain itu, persoalan pernikahan anak juga masih menjadi tantangan serius. Praktik ini tidak hanya berkorelasi dengan tingginya kekerasan, tetapi juga memicu masalah sosial lain seperti putus sekolah, kemiskinan, hingga stunting.

Kepala Bidang Perlindungan Anak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi NTB, Lalu Juhamdi, menegaskan bahwa aplikasi ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam melapor.

“Kita bergerak cepat. Dalam waktu dekat akan dibentuk aplikasi layanan aduan cepat untuk merespons kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tegasnya, Rabu (1/4/2026).

Melalui aplikasi ini, masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke kantor layanan. Cukup melalui ponsel, laporan bisa dikirim dengan cepat dan identitas pelapor tetap terjaga kerahasiaannya.

Baca Juga :  Begini Lho Tipsnya Mengendarai Motor Kopling Agar Tak Mudah Aus

Setiap laporan yang masuk akan langsung ditindaklanjuti, mulai dari pendampingan korban, penanganan kasus, hingga proses hukum terhadap pelaku sampai ke pengadilan.

Sebagai bagian dari penguatan program, Pemprov NTB juga akan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama berbagai pihak, seperti Pondok Pesantren (Ponpes), Tokoh masyarakat (toma), pemangku kepentingan terkait.

Rakor ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat upaya pencegahan kekerasan langsung di tingkat masyarakat.

Aplikasi aduan cepat ini dijadwalkan meluncur dalam waktu dekat. Kehadirannya menjadi bukti komitmen Pemprov NTB dalam menekan angka kekerasan serta memberikan perlindungan maksimal bagi perempuan dan anak.(Sid)

Berita Terkait

Ops Patuh Rinjani 2026 Dimulai, 578 Personel Gabungan Siap Tindak Pelanggaran Lalu Lintas di NTB
Wakapolda NTB Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Pagi di Simpang Empat BI Mataram
Astra Motor NTB dan Satlantas Polres Lombok Utara Pasang Papan Black Spot, Pengendara Diminta Lebih Waspada
Jangan Sepelekan Sakit Kepala, Kenali Tanda Bahaya yang Bisa Mengancam Nyawa
NTB Satu Data Tembus 5 Besar Indonesia’s SDGs Action Awards 2026, Gubernur Iqbal Perkuat Pembangunan Berbasis Bukti
Honda BeAT Diklaim Irit hingga 60,6 Km/Liter, Begini Teknologi Pendukungnya
BPBD NTB Perkuat Kesiapsiagaan Gempa dan Tsunami, Simulasi Lintas Sektor Digelar
Fauzan Khalid Minta Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat Koperasi Desa Dikaji Ulang, Ini Alasannya

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Ops Patuh Rinjani 2026 Dimulai, 578 Personel Gabungan Siap Tindak Pelanggaran Lalu Lintas di NTB

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Wakapolda NTB Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Pagi di Simpang Empat BI Mataram

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Astra Motor NTB dan Satlantas Polres Lombok Utara Pasang Papan Black Spot, Pengendara Diminta Lebih Waspada

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Jangan Sepelekan Sakit Kepala, Kenali Tanda Bahaya yang Bisa Mengancam Nyawa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:03 WIB

NTB Satu Data Tembus 5 Besar Indonesia’s SDGs Action Awards 2026, Gubernur Iqbal Perkuat Pembangunan Berbasis Bukti

Berita Terbaru