Heri Saputra Ditemukan Meninggal, Mengambang 2 Km dari Lokasi Kejadian

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan saat menemukan Heri Saputra (16 tahun), remaja asal Dusun Bagik Dapol yang hanyut terseret air bah di kawasan Air Terjun Temburun Nanas.

Tim SAR gabungan saat menemukan Heri Saputra (16 tahun), remaja asal Dusun Bagik Dapol yang hanyut terseret air bah di kawasan Air Terjun Temburun Nanas.

LOBAR, LOMBOKTODAY.ID – Pencarian terhadap Heri Saputra (16 tahun), remaja asal Dusun Bagik Dapol yang hanyut terseret air bah di kawasan Air Terjun Temburun Nanas, akhirnya berakhir duka.

Memasuki hari keempat pencarian, Kamis (9/4/2026), Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.

Jasad Heri ditemukan sekitar pukul 08.25 Wita dalam posisi mengambang di permukaan air, sekitar 2 kilometer dari titik awal kejadian. Lokasi penemuan berada di area hulu Bendungan Meninting.

Koordinator Lapangan SAR, Dewa Gede Kerta, yang mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengatakan tim langsung melakukan evakuasi begitu korban ditemukan.

“Korban ditemukan mengambang di area hulu bendungan. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan ke pihak keluarga,” kata Dewa, di lokasi.

Baca Juga :  Selamat!, Gubernur NTB Serahkan SK 408 CPNS dan PPPK

Selama proses pencarian, tim SAR menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Salah satunya adalah kondisi cuaca yang tidak menentu serta debit air yang terus berubah.

Untuk memaksimalkan pencarian, Kantor SAR Mataram bahkan mengerahkan drone thermal guna menyisir area sungai yang sulit dijangkau, termasuk jalur berjeram dan berbatu besar.

“Arus sungai sangat kuat, ditambah medan yang licin. Ini membuat seluruh personel harus ekstra waspada,” ujar Dewa.

Insiden ini bermula pada Senin (6/4/2026) siang, saat korban bersama sejumlah rekannya tengah berwisata di kawasan air terjun.

Tanpa diduga, air bah datang secara tiba-tiba dan menyeret dua orang. Satu korban berhasil menyelamatkan diri, sementara Heri Saputra terbawa arus hingga akhirnya ditemukan empat hari kemudian.

Baca Juga :  Gubernur NTB Soroti Pelecehan Seksual di Lembaga Pendidikan, MUI Diminta Lebih Responsif

Operasi SAR ini melibatkan kolaborasi berbagai unsur antara lain Kantor SAR Mataram, TNI, Polri, Camat Gunung Sari & Camat Praya, BPBD, Satpol PP Praya, Damkartan Kabupaten Lombok Barat, Dikes Praya, IOF, Perangkat Desa Bukit Tinggi, Komunitas Pecinta Alam, dan warga setempat.

Kolaborasi ini menjadi kunci dalam upaya pencarian di medan yang cukup ekstrem.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup. Tim SAR juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di kawasan sungai maupun air terjun.

“Selalu perhatikan kondisi cuaca. Air bah bisa datang tiba-tiba dan sangat berbahaya,” tutup Dewa.(Sid)

Berita Terkait

Baru Tiba dari NTT, Gubernur NTB Langsung Terjun ke Tengah Kebakaran Sade
Solidaritas KR-BNN Menguat, Gubernur NTB dan Bali Turun Langsung Tinjau Dampak Gempa M7,7 di NTT
Jangan Sampai Tubuh Berkendara, tapi Pikiran Tertinggal: Waspadai Bahaya Autopilot Riding
Pemprov NTB Finalisasi Dashboard Eksekutif, Data Jadi Senjata Baru Pengambilan Kebijakan
Gubernur Iqbal Titip Disiplin kepada Paskibra NTB, Sekaligus Tegaskan Solidaritas untuk NTT
Motor di Depan Belum Tentu Tahu Jalan Aman, Jangan Asal Ikuti Gerakannya
Perubahan APBD NTB 2026 Tembus Rp6 Triliun: Fokus Tekan Kemiskinan, Ketahanan Pangan dan Pariwisata
Menyeberangi Laut, Tim Solidaritas NTB Bergerak Bantu Korban Gempa M7,7 di NTT

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 05:02 WIB

Baru Tiba dari NTT, Gubernur NTB Langsung Terjun ke Tengah Kebakaran Sade

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Solidaritas KR-BNN Menguat, Gubernur NTB dan Bali Turun Langsung Tinjau Dampak Gempa M7,7 di NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Pemprov NTB Finalisasi Dashboard Eksekutif, Data Jadi Senjata Baru Pengambilan Kebijakan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Gubernur Iqbal Titip Disiplin kepada Paskibra NTB, Sekaligus Tegaskan Solidaritas untuk NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:07 WIB

Motor di Depan Belum Tentu Tahu Jalan Aman, Jangan Asal Ikuti Gerakannya

Berita Terbaru

Suasana pose bersama usai penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Utama Bank NTB Syariah, Jalan Udayana, Mataram, pada Rabu (19/8/2026).

Ekonomi & Bisnis

KUR PMI Bank NTB Syariah, Kado Kemerdekaan untuk Pahlawan Devisa

Kamis, 20 Agu 2026 - 10:15 WIB