DOMPU, LOMBOKTODAY.ID – Bank NTB Syariah menegaskan komitmennya terhadap prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan kepatuhan hukum menyusul isu laporan nasabah terkait layanan pembiayaan di Kantor Cabang (KC) Dompu.
Pihak bank memastikan bahwa penanganan persoalan tersebut telah dilakukan secara bertahap, mengikuti mekanisme internal serta ketentuan yang berlaku di industri perbankan syariah.
Branch Manager KC Dompu, Wawan Supryadi, menjelaskan bahwa komunikasi antara bank dan nasabah telah berlangsung sejak adanya somasi yang diajukan dalam beberapa tahap.
“Kami telah menerima dan menindaklanjuti somasi dari nasabah, sekaligus melakukan koordinasi internal untuk memastikan penanganan sesuai prinsip kehati-hatian,” ujarnya.
Somasi yang disampaikan nasabah menyoroti beberapa hal utama, mulai dari transparansi informasi pembiayaan, mekanisme perhitungan, hingga kesesuaian akad.
Menanggapi hal tersebut, pihak bank langsung mengambil langkah-langkah strategis, termasuk memastikan pemenuhan hak nasabah, menyampaikan dokumen akad pembiayaan, berkoordinasi dengan unit legal untuk mitigasi risiko.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga kejelasan informasi sekaligus memastikan seluruh proses tetap sesuai regulasi.
Wawan menegaskan bahwa seluruh layanan pembiayaan di Bank NTB Syariah dijalankan berdasarkan prinsip syariah, kebijakan internal, serta berada dalam pengawasan regulator.
“Kami selalu mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan nasabah sebagai bagian dari penerapan GCG,” tegasnya.
Selain itu, bank juga memastikan seluruh operasional berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.
Terkait proses hukum yang tengah berjalan, Bank NTB Syariah menyatakan akan bersikap kooperatif dan menghormati setiap tahapan yang dilakukan aparat penegak hukum.
Bank juga membuka ruang dialog dengan nasabah guna mendorong penyelesaian yang konstruktif melalui mekanisme yang tersedia.
Di tengah berkembangnya informasi di masyarakat, Bank NTB Syariah mengimbau publik untuk tetap bijak dalam menyikapi isu.
Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi maupun berspekulasi sebelum adanya kejelasan dari proses yang sedang berjalan.
Dengan langkah-langkah tersebut, Bank NTB Syariah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kepercayaan publik melalui layanan perbankan syariah yang aman, profesional, dan berintegritas.(Sid)

















