Viral Flyer Penculikan Anak di NTB, Pemprov Pastikan Hoaks dan Imbau Warga Tetap Tenang

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memastikan flyer terkait isu penculikan anak yang beredar di media sosial merupakan informasi palsu atau hoaks.

Masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumber maupun kebenarannya.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB yang juga Juru Bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, menegaskan bahwa flyer tersebut bukan produk resmi Pemerintah Provinsi NTB.

Menurutnya, masyarakat perlu lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di media sosial, terutama isu yang berpotensi memicu keresahan publik.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jangan sampai isu seperti ini memicu kepanikan atau menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Dukung MotoGP Mandalika 2025, Basarnas Siagakan Dua Unit Helikopter

Ahsanul Khalik mengingatkan bahwa kasus serupa sebelumnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Isu yang belum jelas kebenarannya bahkan sempat memicu tindakan main hakim sendiri terhadap seseorang yang dituduh sebagai penculik.

Akibatnya, korban sempat dikejar massa, mengalami penganiayaan, hingga terjadi tindakan kekerasan yang dipicu informasi yang ternyata belum terbukti kebenarannya.

“Hal seperti itu jangan sampai terulang di NTB. Karena itu masyarakat harus bijak, tetap tenang, dan mengedepankan tabayun atau klarifikasi,” ujarnya.

Ia juga memastikan flyer yang beredar tersebut bukan berasal dari Pemprov NTB. Salah satu indikasinya terlihat dari penggunaan logo Pemerintah Provinsi NTB yang tidak sesuai standar resmi.

Baca Juga :  Lotim di Masa Sulit, Bupati Kelimpungan, Anggaran Terpangkas

“Saya sendiri menerima flyer tersebut dari seorang teman yang menanyakan apakah itu benar berasal dari Pemprov NTB, dan saya pastikan itu bukan,” katanya.

Pemprov NTB juga berharap aparat kepolisian dapat menelusuri pihak yang membuat dan menyebarkan flyer hoaks tersebut agar tidak terus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk selalu melakukan pengecekan informasi sebelum mempercayai atau membagikannya ke orang lain, demi menjaga keamanan, ketertiban, serta situasi yang tetap kondusif di wilayah NTB.(arz)

Berita Terkait

Gubernur NTB: Pers Tak Harus Jadi Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan
Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat ”Brotherhood” Lintas Generasi
Gubernur NTB: Juara Itu Bonus, Misi Utama Kafilah adalah Syiar Al-Qur’an
BKN Beri Lampu Hijau, 1.000 PPPK Paruh Waktu Lombok Timur Bakal Jadi Penuh Waktu pada 2027
Jangan Terpancing Emosi di Jalan, Ini 5 Cara Tetap Aman Saat Berkendara
Jangan Merasa Paling Benar di Jalan, Beri Ruang untuk Kesalahan Pengendara Lain

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:02 WIB

Gubernur NTB: Pers Tak Harus Jadi Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh

Kamis, 10 September 2026 - 08:20 WIB

Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?

Kamis, 10 September 2026 - 05:07 WIB

Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan

Rabu, 9 September 2026 - 15:00 WIB

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat ”Brotherhood” Lintas Generasi

Rabu, 9 September 2026 - 11:08 WIB

Gubernur NTB: Juara Itu Bonus, Misi Utama Kafilah adalah Syiar Al-Qur’an

Berita Terbaru