BMKG Peringatkan Banjir Rob di Lombok, Sumbawa, dan Bima hingga 4 Juli 2026, Warga Pesisir Diminta Siaga

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PERINGATAN DINI BANJIR ROB 
WILAYAH PESISIR LOMBOK & PESISIR BIMA
Berlaku dari Tanggal 26 Juni 2026 Pukul 08.00 WITA – 04 Juli 2026 Pukul 20.00 WITA

PERINGATAN DINI BANJIR ROB WILAYAH PESISIR LOMBOK & PESISIR BIMA Berlaku dari Tanggal 26 Juni 2026 Pukul 08.00 WITA – 04 Juli 2026 Pukul 20.00 WITA

LOTENG, LOMBOKTODAY.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob atau banjir akibat pasang air laut maksimum yang berpotensi melanda sejumlah wilayah pesisir di Pulau Lombok, Sumbawa, dan Bima.

Peringatan dini tersebut berlaku mulai 26 Juni 2026 pukul 08.00 Wita hingga 4 Juli 2026 pukul 20.00 Wita. Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir, bantaran sungai, maupun daerah dengan elevasi rendah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya genangan akibat pasang laut.

Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah perairan Lembar diperkirakan mengalami kondisi cuaca cerah hingga hujan ringan dengan arah angin bertiup dari timur hingga selatan berkecepatan 5–20 knot. Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 0,5–2,5 meter, sementara pasang maksimum mencapai 2,0 meter yang berpotensi terjadi pada pukul 07.00–13.00 Wita.

Baca Juga :  SUTT 70 kV PLTMG Flores – GI 70 kV Labuan Bajo Berhasil Energize

Sementara itu, di wilayah Sape, kondisi cuaca juga diprakirakan cerah hingga hujan ringan dengan arah angin serupa dan kecepatan 5–20 knot. Tinggi gelombang berkisar 0,5–2,5 meter, sedangkan pasang maksimum diperkirakan mencapai 1,9 meter pada pukul 07.00–15.00 Wita.

BMKG mengidentifikasi sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak banjir rob, yakni:

  • Pulau Lombok: Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuhan Lombok.
  • Pulau Sumbawa: Sumbawa dan Labuhan Badas.
  • Wilayah Bima: Palibelo, Woha, Bolo, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu’u, dan Asakota.
Baca Juga :  Pentingnya Membonceng Sesuai Aturan: Utamakan Keselamatan, Bukan Kepraktisan

Kepala Stasiun Meteorologi ZAM, Satria Topan Primadi, mengimbau masyarakat agar tetap siaga terhadap potensi dampak pasang air laut maksimum yang dapat memicu banjir rob, terutama di kawasan pesisir, bantaran sungai, serta daerah yang lebih rendah dari permukaan laut.

Masyarakat, khususnya nelayan, pelaku usaha pesisir, dan pengguna transportasi laut, juga diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca, tinggi gelombang, serta peringatan dini yang dikeluarkan BMKG sebagai langkah antisipasi guna meminimalkan risiko bencana.

Informasi cuaca dan kondisi maritim terbaru dapat dipantau melalui laman resmi BMKG Maritim maupun media sosial resmi Info BMKG NTB.(arz)

Berita Terkait

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana
Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat
Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat
Pemprov NTB Perketat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Gubernur NTB Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:01 WIB

Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:30 WIB

Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat

Berita Terbaru