Cinta Tak Terhalang Jeruji Besi, Tahanan Polres Lombok Timur Resmi Persunting Kekasihnya

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang tahanan Polres Lombok Timur saat mempersunting kekasihnya di balik jeruji besi Tahanan Polres Lombok Timur, Selasa (7/7/2026).

Seorang tahanan Polres Lombok Timur saat mempersunting kekasihnya di balik jeruji besi Tahanan Polres Lombok Timur, Selasa (7/7/2026).

LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Suasana haru menyelimuti Rumah Tahanan Polres Lombok Timur ketika seorang tahanan resmi mengikat janji suci pernikahan dengan perempuan yang telah lama dicintainya.

Akad nikah yang berlangsung di balik jeruji besi itu menjadi momen penuh makna, disaksikan keluarga, tokoh agama, petugas kepolisian, hingga sesama tahanan.

Prosesi ijab kabul tersebut digelar pada Selasa (7/7/2026) di Rumah Tahanan Polres Lombok Timur. Mempelai pria berinisial RK, warga Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur, yang tengah menjalani proses hukum, resmi menikahi NP, perempuan asal Kecamatan Keruak yang sehari-hari berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

Puluhan tahanan yang berada di rumah tahanan turut menjadi saksi berlangsungnya prosesi sakral tersebut. Suasana khidmat dan emosional terlihat sejak awal hingga akhir akad nikah.

Baca Juga :  Hamdan Kasim Desak PT AMNT Segera Hentikan Aktivitas Operasional Untuk Sementara Waktu, Ini Alasannya

Kepala Seksi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi, menjelaskan bahwa pihak kepolisian memberikan izin pelaksanaan akad nikah sebagai bentuk penghormatan terhadap hak-hak dasar setiap warga negara, termasuk mereka yang sedang menjalani proses hukum.

“Polres Lombok Timur memberikan izin pelaksanaan akad nikah sebagai bentuk penghormatan terhadap hak-hak dasar setiap warga negara, tanpa mengesampingkan proses hukum yang sedang berjalan,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh rangkaian akad nikah dilaksanakan dengan tetap menerapkan standar keamanan dan mengikuti prosedur yang berlaku di lingkungan rumah tahanan.

Tak hanya sah secara agama, pernikahan tersebut juga tercatat secara administrasi negara. Prosesi akad nikah dipimpin dan dihadiri langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Keruak, Dr. H. Ahmad Fathonah, M.Pd, sehingga pasangan tersebut resmi menjadi suami istri secara hukum negara.

Baca Juga :  PEACEFULL MUHARRAM: ASTACITA [8] INSPIRATIF PESAN KEDAMAIAN DALAM SPIRIT PERADABAN HIJRAH RASULULLAH SAW

Polres Lombok Timur menilai kebijakan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian yang mengedepankan pendekatan humanis serta penghormatan terhadap hak asasi setiap individu.

Selain memberikan kepastian hukum bagi pasangan pengantin, kesempatan untuk melangsungkan akad nikah diharapkan mampu menjadi motivasi baru bagi mempelai pria agar menjalani proses hukum dengan baik sekaligus memperbaiki kehidupan setelah menyelesaikan masa hukumannya.

Momentum pernikahan di balik jeruji besi ini juga menjadi gambaran bahwa proses penegakan hukum tetap dapat berjalan beriringan dengan pemenuhan hak-hak dasar warga negara.

Melalui pelayanan yang mengedepankan nilai kemanusiaan, Polres Lombok Timur berharap kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian semakin meningkat.(Kml)

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Tegaskan SPM Tak Boleh Berhenti di Dokumen, Harus Dirasakan Warga NTB
MotoGP Mandalika 2026: NTB Ingin Balapan Tak Sekadar Mendunia, tapi Berdampak ke Warga
Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati, Bidik Pengembangan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak
Honda Vario Evo Night Ride Ramaikan Malam Kota Mataram, 150 Riders Ikut City Rolling
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak Bawa 243 Orang, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Gubernur NTB: Pers Tak Harus Jadi Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:04 WIB

Gubernur Iqbal Tegaskan SPM Tak Boleh Berhenti di Dokumen, Harus Dirasakan Warga NTB

Senin, 14 September 2026 - 12:06 WIB

MotoGP Mandalika 2026: NTB Ingin Balapan Tak Sekadar Mendunia, tapi Berdampak ke Warga

Senin, 14 September 2026 - 08:05 WIB

Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati, Bidik Pengembangan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Minggu, 13 September 2026 - 13:09 WIB

Honda Vario Evo Night Ride Ramaikan Malam Kota Mataram, 150 Riders Ikut City Rolling

Minggu, 13 September 2026 - 07:06 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak Bawa 243 Orang, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi

Berita Terbaru

Suasana tradisi betabeq yang digelar menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, pada Rabu malam (16/9/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Betabeq Jadi Simbol Doa, Restu dan Keselamatan

Rabu, 16 Sep 2026 - 22:38 WIB