Menteri Trenggono dan Gubernur Iqbal Siapkan KNMP Bintaro Jadi Percontohan Nasional Pasar Ikan Modern Zero Waste

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono didampingi Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dan Wagub NTB, Indah Dhamayanti Putri saat meninjau pembangunan KNMP Bintaro Tahap II yang telah rampung 100 persen sebelum melanjutkan kunjungan ke Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Lombok.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono didampingi Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dan Wagub NTB, Indah Dhamayanti Putri saat meninjau pembangunan KNMP Bintaro Tahap II yang telah rampung 100 persen sebelum melanjutkan kunjungan ke Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Lombok.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) memperkuat kolaborasi untuk menghadirkan wajah baru sektor kelautan dan perikanan nasional.

Kawasan Kuliner dan Pasar Ikan Modern atau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Bintaro dipersiapkan menjadi percontohan nasional pasar ikan modern berbasis zero waste, yang tidak hanya bersih dan higienis, tetapi juga mampu meningkatkan nilai tambah hasil perikanan melalui hilirisasi industri.

Komitmen tersebut ditegaskan saat Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, melakukan kunjungan kerja ke Lombok, Provinsi NTB, pada Jumat (17/7/2026).

Dalam agenda itu, Menteri Trenggono didampingi Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Indah Dhamayanti Putri meninjau pembangunan KNMP Bintaro Tahap II yang telah rampung 100 persen sebelum melanjutkan kunjungan ke Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Lombok.

Usai peninjauan lapangan, Menteri Trenggono bersama Gubernur Iqbal memimpin rapat koordinasi dengan sejumlah kepala perangkat daerah.

Pertemuan tersebut membahas strategi pengembangan kawasan, mulai dari penguatan hilirisasi hasil perikanan, pembentukan koperasi sebagai penggerak ekonomi nelayan, hingga sistem pengelolaan limbah yang mampu menciptakan pasar ikan yang bersih, sehat, dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

Baca Juga :  Mudik Lebih Aman, Ini Tips dari Astra Motor NTB

Menteri Trenggono menegaskan bahwa paradigma pengelolaan pasar ikan harus berubah. Menurutnya, pasar ikan modern tidak lagi boleh identik dengan kawasan kumuh, becek, dan berbau, melainkan menjadi ruang perdagangan yang nyaman dengan sistem pengelolaan limbah yang terintegrasi.

“Pokoknya tidak boleh bau. Mengelola limbah sampah ikan harus bagus, zero waste. Air limbah masuk ke IPAL, kemudian diolah dan dikeringkan,” tegas Menteri Trenggono.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap gagasan Gubernur NTB yang akan memanfaatkan teknologi mesin dryer untuk mengolah limbah ikan menjadi produk bernilai ekonomi.

Inovasi tersebut dinilai selaras dengan arah kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mendorong hilirisasi industri sekaligus pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa pembangunan KNMP Bintaro bukan sekadar menghadirkan pasar ikan modern, tetapi membangun ekosistem ekonomi perikanan yang mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat pesisir.

Menurutnya, seluruh hasil tangkapan nelayan, termasuk limbah ikan, harus dapat dimanfaatkan sehingga tidak menjadi sumber pencemaran, melainkan berubah menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Sebagai langkah awal, Pemprov NTB akan mengoperasikan mesin dryer untuk mengolah limbah ikan menjadi tepung ikan yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak.

Baca Juga :  Safari Ramadan di Dompu: Wagub NTB Pastikan Desa Berdaya dan KDMP Jadi Motor Kemandirian Warga

“Peternak pasti akan berebut tepung ikan ini ketika sudah diproduksi. Selain menjadi langkah awal menuju zero waste, ini juga menjadi solusi yang saling menguntungkan bagi nelayan dan peternak kita,” ujar Gubernur Iqbal.

Ia menambahkan, pengolahan limbah ikan menjadi tepung ikan merupakan implementasi nyata konsep ekonomi sirkular, di mana setiap bagian hasil perikanan memiliki nilai ekonomi.

Selain mengurangi pencemaran dan bau di kawasan pasar, inovasi tersebut juga membuka peluang usaha baru, memperkuat keterkaitan sektor perikanan dan peternakan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan rampungnya pembangunan KNMP Bintaro Tahap II dan dukungan penuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), kawasan ini dipersiapkan menjadi model nasional pengembangan pasar ikan modern yang memadukan hilirisasi industri, pengelolaan lingkungan berbasis zero waste, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sinergi antara pemerintah pusat dan Pemprov NTB diharapkan menjadi fondasi lahirnya ekosistem perikanan yang lebih maju, berdaya saing, berkelanjutan, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir melalui pemanfaatan sumber daya perikanan secara optimal.(arz)

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK
Bulan Maulid Nabi, Pemprov NTB Gelar GPM di RS Mandalika, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Putri Victoria Dengar Kisah Petani Sajang, 450 Meter Irigasi Pulihkan Harapan Pascagempa Lombok
Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Astra Motor NTB Ajak Konsumen Touring Satu Hati dan Tebar Beragam Apresiasi
Pemprov NTB dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Belanja Daerah Tembus Rp6,52 Triliun
Bulan Maulid, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Rusunawa Montong Are, Ayam Dijual Rp37 Ribu per Kg
Honda ST125 Dax Tampil Beda dengan Warna Baru, Harga Rp84,5 Juta
New Honda NX500 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi E-Clutch dan Harga Rp230 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:06 WIB

Bulan Maulid Nabi, Pemprov NTB Gelar GPM di RS Mandalika, Harga Pangan Lebih Terjangkau

Sabtu, 5 September 2026 - 17:09 WIB

Putri Victoria Dengar Kisah Petani Sajang, 450 Meter Irigasi Pulihkan Harapan Pascagempa Lombok

Sabtu, 5 September 2026 - 11:08 WIB

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Astra Motor NTB Ajak Konsumen Touring Satu Hati dan Tebar Beragam Apresiasi

Jumat, 4 September 2026 - 23:30 WIB

Pemprov NTB dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Belanja Daerah Tembus Rp6,52 Triliun

Kamis, 3 September 2026 - 13:01 WIB

Bulan Maulid, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Rusunawa Montong Are, Ayam Dijual Rp37 Ribu per Kg

Berita Terbaru

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat rapat koordinasi bersama maskapai dan pemangku kepentingan penerbangan melalui konferensi daring dari Mataram, pada Selasa (8/9/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Jelang MotoGP Mandalika 2026, NTB Desak Maskapai Tambah Penerbangan ke Lombok

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:09 WIB