Lima Penumpang KMP Putri Yasmin Masih Hilang, Tim SAR Perluas Pencarian ke Barat Daya Selat Lombok

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR memperluas pencarian ke barat daya Selat Lombok, pada Kamis (13/8/2026), terhadap lima penumpang KMP Putri Yasmin yang masih hilang.

Tim SAR memperluas pencarian ke barat daya Selat Lombok, pada Kamis (13/8/2026), terhadap lima penumpang KMP Putri Yasmin yang masih hilang.

LOBAR, LOMBOKTODAY.ID – Pencarian lima penumpang yang masih hilang setelah KMP Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok terus dikebut. Memasuki Kamis (13/8/2026), Tim SAR Gabungan memperluas penyisiran ke arah barat daya sembari meminta kapal-kapal yang melintas di jalur pelayaran tersebut ikut membantu menemukan para korban.

Operasi pencarian dan pertolongan masih berlangsung dengan mengerahkan sejumlah unsur dan alat utama sistem keselamatan (alut) untuk menyisir perairan yang diduga menjadi area keberadaan korban.

Kantor SAR Mataram bersama Kantor SAR Denpasar mengerahkan KN SAR Arjuna dan RIB 02 Mataram dalam operasi tersebut. Tim melakukan penyisiran dari lokasi kejadian menuju arah barat daya.

Selain mengandalkan pencarian melalui permukaan laut, strategi lain juga dilakukan secara paralel. Tim SAR melakukan pemapelan atau broadcast informasi dan imbauan kepada kapal-kapal yang melintas di sekitar perairan Selat Lombok.

Langkah ini dinilai penting karena lalu lintas kapal di sekitar lokasi dapat menjadi bagian dari jaringan pencarian. Kapal yang melintas diharapkan dapat segera memberikan bantuan awal apabila menemukan korban atau melaporkan temuan tersebut kepada posko SAR.

Hingga Kamis (13/8/2026), sebanyak 212 orang telah berhasil dievakuasi dari insiden KMP Putri Yasmin. Dari jumlah tersebut, 211 orang dinyatakan selamat, sementara satu orang meninggal dunia.

Baca Juga :  Jangan Sok Sat Set di Jalan! Cek Belakang Dulu Sebelum Gas, Ini Tips Aman Berkendara dari Astra Motor NTB

Sementara itu, masih terdapat lima orang penumpang yang dilaporkan belum ditemukan. Tim SAR Gabungan pun terus memperluas upaya pencarian untuk menemukan keberadaan mereka.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengatakan pencarian dilakukan dengan berbagai pendekatan. Selain mengoptimalkan pergerakan alut di permukaan air, pihaknya juga memperkuat koordinasi dengan kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

“Selain penyisiran langsung, kami juga menginstruksikan pemapelan kepada kapal-kapal yang melintas di Selat Lombok agar dapat memberikan bantuan awal atau segera menginformasikan ke posko apabila menemukan korban,” tegas Muhamad Hariyadi.

Pemapelan tersebut menjadi salah satu langkah yang dilakukan Tim SAR untuk memperluas jangkauan pencarian. Sebab, kondisi perairan dan pergerakan arus dapat menyebabkan posisi korban berubah dari titik awal kejadian.

Karena itu, pencarian tidak hanya dipusatkan pada satu titik. Tim melakukan penyisiran menuju sektor yang telah ditentukan, termasuk wilayah barat daya dari lokasi kejadian.

Operasi ini juga melibatkan kekuatan lintas instansi. Unsur yang terlibat antara lain Basarnas melalui Kantor SAR Mataram dan Kantor SAR Denpasar, Lanal Mataram, Polda NTB, KSOP Lembar, KKP Lembar, KP3 Lembar, RS Kota Mataram, RSUD Provinsi NTB, Dinas Kesehatan Lombok Barat, Jasa Raharja, SGi Air Bali, serta sejumlah unsur SAR gabungan lainnya.

Baca Juga :  Pemkab Lotim Gelar Gathering Gerakan Koperasi Bersama BSI

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa operasi pencarian tidak hanya mengandalkan satu institusi. Setiap unsur menjalankan peran masing-masing dalam mendukung proses pencarian, evakuasi, penanganan korban, hingga koordinasi di lapangan.

Di tengah masih berlangsungnya operasi, Tim SAR Gabungan memastikan pencarian terhadap lima korban yang belum ditemukan tetap menjadi fokus utama.

Pencarian di perairan Selat Lombok juga membutuhkan koordinasi erat dengan unsur pelayaran. Karena itu, kapal-kapal yang melintas di sekitar area pencarian diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera menyampaikan informasi apabila melihat indikasi keberadaan korban.

Dengan pola pencarian yang menggabungkan penyisiran menggunakan alut dan pemapelan kepada kapal-kapal yang berada di sekitar perairan, Tim SAR Gabungan terus berupaya memperbesar peluang menemukan lima korban yang masih dalam pencarian.

Operasi SAR terhadap insiden KMP Putri Yasmin di Selat Lombok hingga Kamis (13/8/2026) masih berlangsung. Lima penumpang yang belum ditemukan menjadi prioritas pencarian, sementara koordinasi antarpihak terus diperkuat untuk memastikan seluruh area yang menjadi sasaran operasi dapat disisir secara maksimal.(arz)

Berita Terkait

Tak Mau Gegabah, Pemkab Lombok Timur Tempuh Data dan Hukum untuk Selesaikan Sengketa Lahan PT SKE
KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 173 Orang Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia
KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Tim SAR Gabungan Bergerak Evakuasi Penumpang
Cegah Karhutla di Gunung Rinjani, Polsek Sembalun Imbau Pendaki Tak Buang Puntung Rokok
Tim SAR Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas dari Bukit Terengan Lombok Utara
Material Diduga Ilegal Masuk Proyek Pemerintah KSB, Sahril Amin Desak PUPR Bertindak Tegas
Jangan Biarkan Risiko Mengendalikan Pemerintah
Polres Lombok Timur Raih Penghargaan Predikat A Pelayanan Prima dari Kapolri, Tertinggi di Jajaran Polda NTB

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Lima Penumpang KMP Putri Yasmin Masih Hilang, Tim SAR Perluas Pencarian ke Barat Daya Selat Lombok

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:06 WIB

Tak Mau Gegabah, Pemkab Lombok Timur Tempuh Data dan Hukum untuk Selesaikan Sengketa Lahan PT SKE

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:07 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 173 Orang Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:34 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Tim SAR Gabungan Bergerak Evakuasi Penumpang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:01 WIB

Tim SAR Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas dari Bukit Terengan Lombok Utara

Berita Terbaru