Jangan Sok Sat Set di Jalan! Cek Belakang Dulu Sebelum Gas, Ini Tips Aman Berkendara dari Astra Motor NTB

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah seorang pengendara sepeda motor Honda saat mengecek atau melihat ke belakang terlebih dahulu sebelum melaju kencang motornya.

Salah seorang pengendara sepeda motor Honda saat mengecek atau melihat ke belakang terlebih dahulu sebelum melaju kencang motornya.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Kebiasaan ingin serba cepat saat berkendara terkadang justru bisa menjadi pemicu risiko di jalan raya.

Salah satu hal sederhana yang masih sering diabaikan pengendara adalah memastikan kondisi sekitar aman sebelum mulai menjalankan sepeda motor.

Di tengah lalu lintas Nusa Tenggara Barat (NTB) yang semakin padat dan dinamis, potensi kecelakaan bisa muncul kapan saja.

Situasi ini kerap terjadi saat pengendara keluar dari area parkir, gang kecil, hingga ketika hendak masuk ke jalur utama.

Tak sedikit pengendara yang langsung menarik gas tanpa lebih dulu mengecek situasi di sekitar kendaraan.

Padahal, beberapa detik untuk memastikan kondisi aman dapat membuat perbedaan besar.

Safety Riding Instructor Astra Motor NTB, Satria Wiman Jaya, mengatakan banyak pengendara masih mengandalkan spion sebagai satu-satunya acuan saat akan mulai berjalan.

“Banyak pengendara merasa cukup hanya melihat spion, padahal masih ada blind spot yang tidak terlihat. Karena itu penting untuk tetap menengok langsung sebelum mulai berjalan,” ujarnya.

Baca Juga :  Honda PCX Jadi Andalan Touring Jarak Jauh, Pengendara Akui Nyaman Dipakai dan Irit BBM

Menurut Satria, kecelakaan sering kali dipicu kurangnya fokus dan kebiasaan terburu-buru saat mulai berkendara.

Padahal, risiko tabrakan sebenarnya dapat ditekan dengan langkah sederhana yang hanya memerlukan waktu beberapa detik.

Untuk meningkatkan keselamatan berkendara, Astra Motor NTB membagikan sejumlah langkah yang bisa diterapkan sebelum mulai melaju, yaitu: Pastikan posisi kendaraan stabil, Cek spion kanan dan kiri, Tengok langsung kondisi sekitar kendaraan, Gunakan lampu sein sebagai tanda, Mulai berjalan secara perlahan.

Selain itu, pengendara juga diimbau menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, seperti helm berstandar SNI yang terpasang dengan benar, jaket, celana panjang, sarung tangan, dan sepatu untuk memberikan perlindungan maksimal selama perjalanan.

Melalui kampanye “Jago #Cari_Aman Biar Happy”, Astra Motor NTB terus mendorong masyarakat, terutama generasi muda, agar menjadikan keselamatan sebagai bagian dari gaya hidup berkendara sehari-hari.

Baca Juga :  Layanan Service Kunjung Honda Mudahkan Pegawai Instansi Jaga Kesehatan Mesin Motor

Kampanye ini mengingatkan bahwa berkendara aman bukan berarti mengurangi keseruan di jalan.

Sebaliknya, keselamatan menjadi cara agar perjalanan tetap nyaman, menyenangkan, dan semua pengguna jalan bisa sampai tujuan dengan selamat.

“Anak muda sekarang harus bisa jadi pengendara yang keren sekaligus peduli keselamatan. Jago di jalan itu bukan soal ngebut, tapi soal bisa menjaga diri sendiri dan orang lain agar tetap aman dan happy selama perjalanan,” tambah Satria.

Astra Motor NTB berharap edukasi keselamatan berkendara yang terus dilakukan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya budaya #Cari_Aman, sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Karena pada akhirnya, tujuan berkendara bukan hanya cepat sampai, tetapi juga bisa pulang dengan selamat dan kembali berkumpul bersama orang-orang terdekat.(amn)

Berita Terkait

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana
Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat
Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat
Pemprov NTB Perketat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Gubernur NTB Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:01 WIB

Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:30 WIB

Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat

Berita Terbaru