KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, 173 Orang Berhasil Dievakuasi, 1 Meninggal Dunia

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi para penumpang dan kru KMP Putri Yasmin yang terbakar di Selat Lombok, pada Rabu (12/8/2026).

Suasana Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi para penumpang dan kru KMP Putri Yasmin yang terbakar di Selat Lombok, pada Rabu (12/8/2026).

LOBAR, LOMBOKTODAY.ID – Operasi penyelamatan korban kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok belum berakhir. Hingga Rabu sore (12/8/2026), Tim SAR Gabungan masih menyisir kawasan perairan untuk memastikan tidak ada penumpang maupun kru kapal yang tertinggal setelah kapal terbakar pada dini hari.

Data sementara yang dihimpun dari Posko SAR mencatat 173 orang telah berhasil dievakuasi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 172 orang dinyatakan selamat, sementara satu orang dilaporkan meninggal dunia.

Angka tersebut masih bersifat sementara. Tim SAR terus melakukan pendataan dan pemutakhiran informasi seiring pencarian dan proses evakuasi yang masih berlangsung di sekitar lokasi kejadian.

KMP Putri Yasmin dilaporkan mengalami kebakaran sekitar pukul 04.15 Wita. Begitu menerima laporan mengenai insiden tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi untuk menjalankan operasi penyelamatan, evakuasi, serta pencarian di kawasan perairan Selat Lombok.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengatakan seluruh unsur yang terlibat masih dalam status siaga penuh. Fokus operasi saat ini bukan hanya mengevakuasi korban yang telah ditemukan, tetapi juga memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil ditemukan serta mendapatkan penanganan.

“Fokus utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh penumpang dan kru kapal. Tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi adanya korban lain yang mungkin belum dievakuasi,” ujar Hariyadi dalam keterangan resminya.

Menurut Hariyadi, proses penyelamatan dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan berbagai unsur dan armada. Koordinasi antarlembaga terus diperkuat agar proses pencarian, evakuasi, hingga penanganan korban dapat berjalan secepat mungkin.

Baca Juga :  Pulau Sumbawa Bersiap Demo Besar 26 Mei 2026, 5 Titik Vital Jadi Pusat Aksi PPS

Dalam operasi tersebut, sejumlah armada dikerahkan untuk menjangkau area pencarian. Di antaranya KN SAR 220 Mataram, KN SAR Arjuna, Helikopter SGi Air Bali, KMP Portlink II, KAL Lembar, serta kapal yacht No Comment dan Still Here.

Operasi juga diperkuat dengan Speedboat Polairud, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan Rigid Buoyancy Boat (RBB). Penggunaan berbagai armada tersebut disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pencarian serta evakuasi di wilayah perairan Selat Lombok.

Tidak hanya mengandalkan unsur Basarnas, operasi kemanusiaan ini melibatkan banyak pihak. Unsur yang terlibat antara lain Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, SGi Air Bali dengan dukungan Finns Search and Rescue, TNI AL, Ditpolairud Polda NTB, Polres Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, serta awak KMP PortLink II dan KMP Parama Kalyani.

Sejumlah awak kapal yacht, tim medis, masyarakat setempat, dan instansi terkait lainnya juga ikut membantu proses penyelamatan.

Banyaknya unsur yang terlibat menjadi bagian penting dalam operasi yang berlangsung di tengah kondisi darurat. Setiap armada memiliki peran untuk menjangkau area tertentu, sementara tim di lapangan terus melakukan penyisiran untuk memastikan kemungkinan adanya korban lain dapat segera ditindaklanjuti.

Bagi Tim SAR, tantangan tidak berhenti ketika korban berhasil ditemukan. Mereka yang telah dievakuasi juga harus mendapatkan penanganan secara optimal setelah keluar dari situasi darurat di tengah laut.

Baca Juga :  Petantang–Petenteng Pin Emas DPRD Lotim, Penyedia Mengaku Merugi Gegara Hingga Kini Belum Dibayar

Pendataan korban menjadi bagian yang tidak kalah penting. Identitas dan kondisi para korban perlu dipastikan agar informasi yang diterima keluarga maupun masyarakat tetap akurat dan tidak menimbulkan simpang siur.

Hariyadi menegaskan, koordinasi dengan seluruh unsur terkait terus dilakukan selama operasi berlangsung. Pemutakhiran data juga akan dilakukan berdasarkan perkembangan dan temuan terbaru di lapangan.

“Kami juga berkoordinasi secara intensif dengan seluruh unsur terkait guna mempercepat proses penanganan darurat ini,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian dan evakuasi KMP Putri Yasmin masih berlangsung di perairan Selat Lombok.

Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran dan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan adanya korban yang belum ditemukan atau belum terdata.

Kepala Kantor SAR Mataram memastikan perkembangan operasi akan terus diperbarui secara berkala sesuai kondisi dan hasil pencarian di lapangan.

Dengan 173 orang telah berhasil dievakuasi, operasi SAR kini memasuki tahap penting. Tim gabungan masih harus memastikan seluruh penumpang dan kru KMP Putri Yasmin terdata, mendapatkan penanganan, dan dipastikan keselamatannya.

Di tengah laut Selat Lombok, operasi penyelamatan pun terus berlanjut sejak dini hari. Bagi para petugas SAR dan seluruh unsur yang terlibat, satu tujuan masih menjadi prioritas: memastikan tidak ada korban yang terlewat.(arz)

Berita Terkait

Fauzan Khalid Minta Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat Koperasi Desa Dikaji Ulang, Ini Alasannya
Bid Dokkes Polda NTB Dampingi Jepang Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Tsunami 2011
Penantian Panjang Terjawab, Bupati Lombok Timur Serahkan SHM kepada 109 Transmigran Puncak Jeringo
Gubernur Iqbal Soroti Tata Kelola dan Keamanan Digital Bank NTB Syariah
MotoGP Mandalika 2026 Pecah Rekor Penonton, Gubernur Iqbal: NTB Makin Mendunia
Gubernur NTB dan NTT Bertemu Relawan, Perkuat Kerja Sama Penanganan Bencana
Jelang Final MotoGP Mandalika 2026, Pembinaan Pembalap Indonesia Jadi Perhatian
Hari Pertama MotoGP Mandalika 2026, Lalu Lintas Kondusif, Petugas Siaga Antisipasi Lonjakan Penonton

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:03 WIB

Fauzan Khalid Minta Rencana Penyaluran Gaji ASN Lewat Koperasi Desa Dikaji Ulang, Ini Alasannya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Bid Dokkes Polda NTB Dampingi Jepang Ambil Sampel DNA Keluarga Korban Tsunami 2011

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:08 WIB

Penantian Panjang Terjawab, Bupati Lombok Timur Serahkan SHM kepada 109 Transmigran Puncak Jeringo

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Gubernur Iqbal Soroti Tata Kelola dan Keamanan Digital Bank NTB Syariah

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:04 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Pecah Rekor Penonton, Gubernur Iqbal: NTB Makin Mendunia

Berita Terbaru