LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.ID – Arus kendaraan menuju Sirkuit Mandalika pada hari pertama gelaran MotoGP Mandalika 2026 terpantau kondusif.
Meski pergerakan penonton mulai meningkat di sejumlah jalur, petugas gabungan tetap bersiaga untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang berpotensi memicu kepadatan, terutama saat memasuki hari kedua dan ketiga balapan.
Personel dari Dinas Perhubungan, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) disiagakan di sejumlah titik strategis.
Pengaturan arus kendaraan dilakukan untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat sekaligus memastikan akses menuju kawasan Sirkuit Mandalika tetap aman selama ajang balap motor internasional tersebut berlangsung.
Pada hari pertama, situasi lalu lintas masih relatif terkendali. Jumlah penonton yang menuju sirkuit belum terlalu tinggi sehingga petugas belum perlu memberlakukan pengalihan arus kendaraan.
Koordinator Lapangan Perhubungan di Pos Bandara Internasional Lombok (BIL), Suartini, menjelaskan bahwa kondisi tersebut membuat pengaturan lalu lintas masih dapat dilakukan secara normal.
Meski demikian, petugas tetap memantau perkembangan volume kendaraan untuk menentukan langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan signifikan.
“Namun, rekayasa lalu lintas dapat diterapkan apabila volume kendaraan dan jumlah penonton meningkat signifikan, sebagaimana yang dilakukan pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.
Langkah antisipasi ini menjadi bagian penting dalam pengelolaan lalu lintas selama MotoGP Mandalika 2026.
Sebab, peningkatan mobilitas penonton pada hari-hari utama balapan berpotensi menambah beban kendaraan di jalur menuju kawasan sirkuit, khususnya pada titik pertemuan arus dari berbagai wilayah.
Sementara itu, pergerakan kendaraan dari arah Mataram dan sejumlah wilayah di luar Lombok Tengah mulai menunjukkan peningkatan melalui jalur Sengkol.
Kondisi ini menjadi perhatian petugas untuk memastikan arus kendaraan tetap bergerak dan tidak menimbulkan penumpukan di titik-titik rawan kepadatan.
Di kawasan Bundaran Bizam, pengamanan dan pengaturan lalu lintas dilakukan dengan melibatkan personel kepolisian serta unsur terkait lainnya.
Perwira Pengendali (Padal) Pos Pengamanan, AKP Agus Rahman, mengatakan sekitar 15 personel telah disiagakan untuk mendukung pengaturan dan penyekatan arus kendaraan.
Personel tersebut bekerja bersama panitia penyelenggara dan tim Sirkuit Mandalika. Koordinasi lintas instansi dilakukan agar pengaturan lalu lintas berjalan terarah dan informasi mengenai jalur yang harus dilalui masyarakat dapat tersampaikan dengan jelas.
“Koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan informasi mengenai pengaturan lalu lintas tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” tuturnya.
Menurut Agus, hingga saat ini belum ditemukan kendala berarti dalam pelaksanaan pengamanan lalu lintas di kawasan tersebut.
Informasi mengenai pengaturan perjalanan disampaikan melalui papan petunjuk yang dipasang panitia, serta sosialisasi langsung oleh personel Polri, TNI, dan Dinas Perhubungan.
Keberadaan petunjuk arah dan personel di lapangan diharapkan membantu penonton menentukan jalur perjalanan dengan tepat.
Dengan begitu, potensi kesalahan arah, perlambatan arus, maupun penumpukan kendaraan dapat diantisipasi sejak dini.
Menghadapi potensi peningkatan jumlah penonton pada hari kedua dan ketiga MotoGP Mandalika 2026, masyarakat yang hendak menuju sirkuit diimbau mempersiapkan perjalanan dengan baik.
Pengendara diminta mematuhi peraturan lalu lintas, memperhatikan rambu-rambu, serta mengikuti arahan petugas di setiap titik pengaturan.
AKP Agus Rahman secara khusus mengingatkan pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan selama perjalanan.
Pengendara sepeda motor wajib mengenakan helm, sedangkan pengemudi dan penumpang mobil diingatkan untuk menggunakan sabuk pengaman sesuai ketentuan.
Selain itu, masyarakat diminta menjaga kecepatan kendaraan dan tidak memaksakan perjalanan ketika kondisi lalu lintas mulai padat.
Kepatuhan terhadap arahan petugas dinilai penting agar kelancaran arus dapat terjaga tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan.
Masyarakat juga perlu memperhatikan informasi pengaturan lalu lintas yang disampaikan panitia maupun petugas di lapangan.
Apabila rekayasa lalu lintas diberlakukan akibat meningkatnya volume kendaraan, pengendara diharapkan mengikuti jalur yang telah ditentukan dan tidak mengambil tindakan yang dapat mengganggu arus kendaraan lainnya.
Kondisi kondusif pada hari pertama menjadi modal awal bagi pengelolaan lalu lintas selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026.
Namun, kesiapsiagaan petugas tetap diperlukan seiring kemungkinan meningkatnya mobilitas penonton pada hari-hari berikutnya.
Melalui koordinasi antara Polri, TNI, Dinas Perhubungan, panitia penyelenggara, serta dukungan masyarakat, arus kendaraan menuju Sirkuit Mandalika diharapkan tetap lancar, aman, dan terkendali hingga seluruh rangkaian balapan berakhir.
Kelancaran lalu lintas tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas, tetapi juga pada kedisiplinan setiap pengguna jalan.
Dengan mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan, masyarakat dapat menikmati gelaran MotoGP Mandalika 2026 tanpa mengabaikan keamanan selama perjalanan.(arz)
















