Hari Pertama MotoGP Mandalika 2026, Lalu Lintas Kondusif, Petugas Siaga Antisipasi Lonjakan Penonton

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi lalu lintas di sejumlah jalur menuju Sirkuit Mandalika pada hari pertama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 terpantau kondusif.

Kondisi lalu lintas di sejumlah jalur menuju Sirkuit Mandalika pada hari pertama penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 terpantau kondusif.

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.ID – Arus kendaraan menuju Sirkuit Mandalika pada hari pertama gelaran MotoGP Mandalika 2026 terpantau kondusif.

Meski pergerakan penonton mulai meningkat di sejumlah jalur, petugas gabungan tetap bersiaga untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang berpotensi memicu kepadatan, terutama saat memasuki hari kedua dan ketiga balapan.

Personel dari Dinas Perhubungan, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) disiagakan di sejumlah titik strategis.

Pengaturan arus kendaraan dilakukan untuk menjaga kelancaran perjalanan masyarakat sekaligus memastikan akses menuju kawasan Sirkuit Mandalika tetap aman selama ajang balap motor internasional tersebut berlangsung.

Pada hari pertama, situasi lalu lintas masih relatif terkendali. Jumlah penonton yang menuju sirkuit belum terlalu tinggi sehingga petugas belum perlu memberlakukan pengalihan arus kendaraan.

Koordinator Lapangan Perhubungan di Pos Bandara Internasional Lombok (BIL), Suartini, menjelaskan bahwa kondisi tersebut membuat pengaturan lalu lintas masih dapat dilakukan secara normal.

Meski demikian, petugas tetap memantau perkembangan volume kendaraan untuk menentukan langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan signifikan.

“Namun, rekayasa lalu lintas dapat diterapkan apabila volume kendaraan dan jumlah penonton meningkat signifikan, sebagaimana yang dilakukan pada penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.

Langkah antisipasi ini menjadi bagian penting dalam pengelolaan lalu lintas selama MotoGP Mandalika 2026.

Sebab, peningkatan mobilitas penonton pada hari-hari utama balapan berpotensi menambah beban kendaraan di jalur menuju kawasan sirkuit, khususnya pada titik pertemuan arus dari berbagai wilayah.

Baca Juga :  Dimensi Psikolinguistik: Kompetensi dan Performensi dalam Penggunaan Bahasa

Sementara itu, pergerakan kendaraan dari arah Mataram dan sejumlah wilayah di luar Lombok Tengah mulai menunjukkan peningkatan melalui jalur Sengkol.

Kondisi ini menjadi perhatian petugas untuk memastikan arus kendaraan tetap bergerak dan tidak menimbulkan penumpukan di titik-titik rawan kepadatan.

Di kawasan Bundaran Bizam, pengamanan dan pengaturan lalu lintas dilakukan dengan melibatkan personel kepolisian serta unsur terkait lainnya.

Perwira Pengendali (Padal) Pos Pengamanan, AKP Agus Rahman, mengatakan sekitar 15 personel telah disiagakan untuk mendukung pengaturan dan penyekatan arus kendaraan.

Personel tersebut bekerja bersama panitia penyelenggara dan tim Sirkuit Mandalika. Koordinasi lintas instansi dilakukan agar pengaturan lalu lintas berjalan terarah dan informasi mengenai jalur yang harus dilalui masyarakat dapat tersampaikan dengan jelas.

“Koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan informasi mengenai pengaturan lalu lintas tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” tuturnya.

Menurut Agus, hingga saat ini belum ditemukan kendala berarti dalam pelaksanaan pengamanan lalu lintas di kawasan tersebut.

Informasi mengenai pengaturan perjalanan disampaikan melalui papan petunjuk yang dipasang panitia, serta sosialisasi langsung oleh personel Polri, TNI, dan Dinas Perhubungan.

Keberadaan petunjuk arah dan personel di lapangan diharapkan membantu penonton menentukan jalur perjalanan dengan tepat.

Dengan begitu, potensi kesalahan arah, perlambatan arus, maupun penumpukan kendaraan dapat diantisipasi sejak dini.

Menghadapi potensi peningkatan jumlah penonton pada hari kedua dan ketiga MotoGP Mandalika 2026, masyarakat yang hendak menuju sirkuit diimbau mempersiapkan perjalanan dengan baik.

Baca Juga :  Dikes NTB Siapkan Indeks Kesehatan Desa, Strategi Baru Tekan Stunting dan Kemiskinan

Pengendara diminta mematuhi peraturan lalu lintas, memperhatikan rambu-rambu, serta mengikuti arahan petugas di setiap titik pengaturan.

AKP Agus Rahman secara khusus mengingatkan pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan selama perjalanan.

Pengendara sepeda motor wajib mengenakan helm, sedangkan pengemudi dan penumpang mobil diingatkan untuk menggunakan sabuk pengaman sesuai ketentuan.

Selain itu, masyarakat diminta menjaga kecepatan kendaraan dan tidak memaksakan perjalanan ketika kondisi lalu lintas mulai padat.

Kepatuhan terhadap arahan petugas dinilai penting agar kelancaran arus dapat terjaga tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan.

Masyarakat juga perlu memperhatikan informasi pengaturan lalu lintas yang disampaikan panitia maupun petugas di lapangan.

Apabila rekayasa lalu lintas diberlakukan akibat meningkatnya volume kendaraan, pengendara diharapkan mengikuti jalur yang telah ditentukan dan tidak mengambil tindakan yang dapat mengganggu arus kendaraan lainnya.

Kondisi kondusif pada hari pertama menjadi modal awal bagi pengelolaan lalu lintas selama rangkaian MotoGP Mandalika 2026.

Namun, kesiapsiagaan petugas tetap diperlukan seiring kemungkinan meningkatnya mobilitas penonton pada hari-hari berikutnya.

Melalui koordinasi antara Polri, TNI, Dinas Perhubungan, panitia penyelenggara, serta dukungan masyarakat, arus kendaraan menuju Sirkuit Mandalika diharapkan tetap lancar, aman, dan terkendali hingga seluruh rangkaian balapan berakhir.

Kelancaran lalu lintas tidak hanya bergantung pada kesiapan petugas, tetapi juga pada kedisiplinan setiap pengguna jalan.

Dengan mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan, masyarakat dapat menikmati gelaran MotoGP Mandalika 2026 tanpa mengabaikan keamanan selama perjalanan.(arz)

Berita Terkait

Jangan Baper di Jalan! Astra Motor NTB Ingatkan Gen Z, Emosi Bisa Berujung Petaka
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Meutya Hafid Pastikan Komunikasi Bebas Gangguan
Gubernur Iqbal Ungkap Tim Medis MotoGP Mandalika Diakui Dorna Salah Satu Terbaik di Dunia
Evaluasi LPPD 2025 Tuntas, Pemprov NTB Siapkan Strategi Perbaiki Kinerja 10 Kabupaten/Kota
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Pebalap Honda Dekatkan Diri dengan Konsumen dan Komunitas Lombok
Mandalika Jadi “Rumah” Para Rider, Ribuan Warga NTB Tumpah ke Jalan Sambut MotoGP 2026
Temui Marshal Lokal, Gubernur Iqbal: Dulu Minoritas di Mandalika, Kini Dipakai di Ajang Internasional
Kodam XXX/Rinambora Resmi Berdiri, Gubernur Iqbal: Perkuat Pertahanan dan Masa Depan NTB

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Hari Pertama MotoGP Mandalika 2026, Lalu Lintas Kondusif, Petugas Siaga Antisipasi Lonjakan Penonton

Jumat, 9 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Jangan Baper di Jalan! Astra Motor NTB Ingatkan Gen Z, Emosi Bisa Berujung Petaka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Meutya Hafid Pastikan Komunikasi Bebas Gangguan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Gubernur Iqbal Ungkap Tim Medis MotoGP Mandalika Diakui Dorna Salah Satu Terbaik di Dunia

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Evaluasi LPPD 2025 Tuntas, Pemprov NTB Siapkan Strategi Perbaiki Kinerja 10 Kabupaten/Kota

Berita Terbaru