LSF 2026 Ramaikan MotoGP Mandalika, 139 UMKM NTB Bidik Peluang Pasar Mancanegara

- Jurnalis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pembukaan Lombok Sumbawa Festival 2026.

Suasana pembukaan Lombok Sumbawa Festival 2026.

LOMBOK TENGAH, LOMBOKTODAY.ID – Gelaran MotoGP Mandalika tak hanya menjadi panggung adu cepat para pembalap dunia. Di balik deru mesin di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), ratusan pelaku usaha lokal turut memanfaatkan momentum untuk memperkenalkan produk mereka kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Melalui Lombok Sumbawa Festival (LSF) 2026, Pemerintah Provinsi NTB membuka ruang promosi bagi 139 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

Festival yang berlangsung di area belakang Great Stand B pada Sabtu (10/10/2026) itu memadukan pertunjukan seni tradisional dengan pameran produk ekonomi kreatif daerah.

Bagi NTB, kehadiran LSF di tengah ajang balap motor internasional bukan sekadar pelengkap hiburan. Festival ini menjadi salah satu upaya mempertemukan kekayaan budaya dan produk lokal dengan pasar yang lebih luas, sekaligus mendorong UMKM agar semakin siap bersaing di tingkat internasional.

Kemeriahan acara dibuka dengan pertunjukan seni tradisional Cilokak Akselerasi dan tarian khas Sumbawa. Nuansa budaya tersebut menjadi daya tarik bagi pengunjung MotoGP, sementara deretan stan UMKM menawarkan beragam produk unggulan daerah.

Mewakili Gubernur NTB, Asisten II Setda NTB sekaligus Ketua Panitia Daerah MotoGP, HL Moh. Faozal, mengapresiasi penyelenggaraan LSF sebagai bagian dari promosi potensi daerah dalam perhelatan internasional.

Menurut Faozal, kualitas produk dan penataan stan UMKM terus mengalami peningkatan. Perkembangan tersebut tidak terlepas dari proses kurasi dan pembinaan yang melibatkan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB.

“Ini pelaksanaan yang keempat. UMKM semakin menyesuaikan dengan SOP di Mandalika. Produk-produknya sudah makin cantik dan menarik. Karena ini event internasional, suasana yang disajikan pun harus berstandar internasional,” ujar Faozal saat membuka Lombok Sumbawa Festival 2026.

Peningkatan standar tersebut menjadi penting karena UMKM tidak hanya berhadapan dengan pembeli lokal, tetapi juga berkesempatan memperkenalkan produknya kepada wisatawan dari berbagai negara. Kualitas produk, tampilan kemasan, penataan stan, dan pelayanan menjadi bagian dari pengalaman yang diterima pengunjung.

Baca Juga :  Survei ke Mataloko, PLN UIP Nusra Identifikasi dan Inventarisasi Manifest di Lokasi WKP

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB, Ahmad Nur Aulia, mengatakan LSF menjadi panggung untuk menampilkan kekayaan budaya sekaligus potensi ekonomi kreatif NTB di tengah penyelenggaraan MotoGP Mandalika.

“Ini merupakan panggung bagi Nusa Tenggara Barat pada momen penyelenggaraan MotoGP untuk menampilkan potensi yang dimilikinya, baik potensi budaya maupun potensi ekonomi kreatif,” ujarnya.

Ahmad menjelaskan, festival yang dikolaborasikan bersama Dekranasda NTB tersebut diharapkan memberikan manfaat yang melampaui aktivitas perdagangan. Dampaknya juga perlu dilihat dari aspek sosial budaya dan lingkungan.

“Event ini dipotret untuk melihat bagaimana dampak ekonominya, dampak sosial budayanya, serta dampak positif terhadap lingkungannya, sejalan dengan pesan Gubernur agar setiap kebijakan berdampak dan inklusif,” jelasnya.

Dalam laporannya, Ahmad merinci bahwa dari total 139 UMKM yang berpartisipasi, sebanyak 114 UMKM difasilitasi melalui pembinaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Koperasi dan UMKM NTB. Sementara itu, 25 UMKM lainnya memperoleh dukungan melalui BPR NTB.

Dukungan bagi pelaku usaha juga datang dari Pertamina Patra Niaga melalui pemberian tabung Bright Gas secara gratis. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dalam rangkaian kegiatan festival.

Berbagai bentuk fasilitasi ini diharapkan membantu pelaku usaha memanfaatkan tingginya aktivitas pengunjung selama MotoGP Mandalika.

Namun, besarnya peluang promosi juga perlu diikuti dengan dukungan operasional yang memadai agar kegiatan berjualan berjalan lancar.

Peluang tersebut dirasakan langsung oleh Dwi, pelaku UMKM asal Lembar, Lombok Barat, yang menjajakan donat dan minuman, termasuk coconut shake, di area festival.

Dwi mengaku bersyukur karena dagangannya mendapat sambutan positif dari pengunjung. Kedua produk yang dijualnya menjadi menu yang paling banyak diminati selama mengikuti kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, laris,” ujar Dwi.

Menurutnya, pembeli yang datang tidak hanya berasal dari daerah sekitar, tetapi juga wisatawan mancanegara. Bahkan, wisatawan asing menjadi kelompok pembeli yang cukup dominan selama ia berjualan.

Pengalaman itu memperlihatkan bagaimana gelaran internasional seperti MotoGP dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi usaha kecil.

Pelaku UMKM berkesempatan berinteraksi langsung dengan konsumen dari berbagai latar belakang, memperkenalkan produk, sekaligus menguji respons pasar terhadap barang yang mereka tawarkan.

Baca Juga :  ‎Chef Bobon Santoso Hadir di Polres Loteng Sajikan Lima Ribu Makanan Gratis Jelang HUT Bhayangkara ke-79

Meski demikian, peluang tersebut masih dihadapkan pada sejumlah kendala. Dwi mengungkapkan, gangguan layanan pembayaran digital QRIS membuat transaksi tunai lebih banyak digunakan oleh pembeli.

Kondisi ini menjadi catatan penting di tengah kebutuhan transaksi yang cepat dan praktis pada acara berskala internasional.

Sistem pembayaran digital yang andal dapat membantu memperlancar transaksi, terutama ketika jumlah pengunjung meningkat dan pedagang harus melayani pembeli secara bergantian.

Dwi juga berharap penyelenggaraan LSF dan MotoGP Mandalika pada tahun berikutnya dapat menarik lebih banyak pengunjung.

Selain itu, ia menginginkan area berjualan yang lebih luas serta tempat yang lebih nyaman dan teduh bagi pedagang maupun pembeli.

Karena baru pertama kali berpartisipasi dalam festival di Mandalika, Dwi mengaku belum dapat membandingkan hasil penjualannya dengan pengalaman mengikuti bazar lain.

Partisipasi 139 UMKM dalam Lombok Sumbawa Festival 2026 menunjukkan besarnya ruang promosi yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha lokal melalui agenda pariwisata internasional.

Kehadiran wisatawan mancanegara menjadi peluang untuk memperkenalkan produk NTB secara langsung kepada calon konsumen dari luar negeri.

Namun, peluang pasar tersebut perlu diimbangi dengan pembinaan kualitas produk, fasilitas berjualan yang memadai, sistem pembayaran yang berfungsi baik, serta penataan lokasi yang memperhatikan kenyamanan pengunjung dan pedagang.

Dengan dukungan yang berkelanjutan, LSF diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan tahunan yang meramaikan MotoGP Mandalika, tetapi juga membantu membangun daya saing UMKM dan memperkuat posisi produk lokal dalam industri pariwisata dan ekonomi kreatif NTB.

Pembukaan LSF 2026 turut dihadiri Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Wakil Gubernur (Wagub) NTB Indah Dhamayanti Putri, Sekretaris Daerah NTB Abul Chair, Ketua Dekranasda NTB Hj. Sinta Agathia Iqbal, Kepala BPS RI, Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga, GM PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Kepala Bappeda NTB, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.(arz)

Berita Terkait

COIN Naik 23% dalam 3 Bulan meski Masih Rugi, Pantau di Makmur Aplikasi Saham yang Aman dan Terbaik
MotoGP Mandalika 2026: 600 UMKM Terlibat, Investasi Pariwisata NTB Digenjot
Bale Kita Hadir di BIZAM Lombok, Kerajinan NTB Bidik Pasar Nasional hingga Mancanegara
Dari Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi
Mandalika Street Food Festival Vol. 2, Strategi ITDC Menghidupkan Wisata di Luar MotoGP
Penjualan Merchandise MotoGP Mandalika 2026 Menggeliat, Kaus Veda Ega dan Marc Marquez Diminati Pembeli
Pengawasan Travel Umrah Diperketat, BERSATHU Tekankan Legalitas dan Tata Kelola
Gubernur Iqbal Tegaskan APBD Perubahan NTB 2026 Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:04 WIB

COIN Naik 23% dalam 3 Bulan meski Masih Rugi, Pantau di Makmur Aplikasi Saham yang Aman dan Terbaik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:01 WIB

MotoGP Mandalika 2026: 600 UMKM Terlibat, Investasi Pariwisata NTB Digenjot

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:23 WIB

LSF 2026 Ramaikan MotoGP Mandalika, 139 UMKM NTB Bidik Peluang Pasar Mancanegara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Bale Kita Hadir di BIZAM Lombok, Kerajinan NTB Bidik Pasar Nasional hingga Mancanegara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Mandalika Street Food Festival Vol. 2, Strategi ITDC Menghidupkan Wisata di Luar MotoGP

Berita Terbaru