87 Pj Kepala Desa di Lombok Timur Dilantik, Bupati: Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Sebanyak 87 Penjabat (Pj) Kepala Desa se-Kabupaten Lombok Timur (Lotim) resmi dilantik oleh Bupati Lotim, H. Haerul Warisin, di Pendopo Bupati Lotim, Rabu (13/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Iron, demikian Bupati Lotim ini biasa disapa, menyampaikan pesan kuat tentang makna pengabdian yang tidak berhenti meski masa jabatan telah berakhir.

Menurut Bupati Iron, purna tugas bukanlah titik akhir untuk berhenti berkarya maupun melayani masyarakat. Ia menegaskan bahwa pengabdian sejati tidak dibatasi oleh jabatan formal.

“Purna tugas adalah hal yang harus terjadi, tidak saja pada kepala desa, tetapi ASN, BUMD, menteri, hingga presiden juga,” ujarnya di hadapan para pejabat yang dilantik.

Baca Juga :  Belajar Bahasa Inggris di Sekolah, Mengapa Masih Belum Cukup?

Bupati Iron menilai, semangat membangun desa dan membantu masyarakat seharusnya tetap hidup meskipun seseorang telah menyelesaikan masa tugasnya. Baginya, dedikasi kepada daerah merupakan tanggung jawab moral yang terus berjalan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa yang telah menyelesaikan masa jabatan atas kontribusi dan dedikasi mereka dalam membangun desa demi kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah daerah berharap seluruh pengabdian yang telah diberikan menjadi amal kebaikan yang bernilai pahala dan keberkahan.

Kepada para Pj Kepala Desa yang baru dilantik, Bupati Iron berpesan agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan dan program desa.

Baca Juga :  Bupati Terpilih Lombok Timur Minta Tim Selalu Mengingatkan

“Kerja kepala desa itu untuk rakyat dan kemajuan desa. Jangan ragu berkomunikasi dengan pemerintah daerah agar kebijakan yang dibutuhkan masyarakat bisa segera diintervensi,” tegasnya.

Selain menyoroti soal pelayanan publik, Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah desa untuk serius memperbaiki dan memperbarui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat yang berhak menerima bantuan sosial tidak terlewat akibat persoalan administrasi.

Program Desa Berdaya juga menjadi perhatian khusus yang diminta untuk terus diperkuat oleh para Pj Kepala Desa demi mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa di Lombok Timur.(Kml)

Berita Terkait

DPW ASLI Papua Selatan Resmi Dilantik, Gubernur Apolo Safanpo: Kekompakan dan Persatuan adalah Kekuatan
Puncak Hultah ke-91 NWDI Dihadiri Puluhan Ribu Jemaah, Wabup Lombok Timur Hadir Mewakili Bupati
60 Tahun KAHMI, Dari Simposium Nasional hingga Desakan Agar Kedaulatan Bangsa Tak Berhenti di Atas Kertas
Makanan Bergizi Tak Harus Mahal, Bupati Lombok Timur Minta Persagi Aktif Edukasi Masyarakat
PKB Beri Sinyal Dukung Gugatan Super Indonesia, UUD 1945 Asli Kembali Dibahas di DPR
Jelang Pilkades Serentak, Kapolsek Kopang Rangkul Kepala Kewilayahan di Lendang Ara
Dari Tambakberas Untuk Indonesia: Simbol “Kembali ke Akar” Pesantren
Putri Mahkota Swedia Victoria Akan ke NTB, Gubernur Iqbal Siapkan Panggung Perempuan dan Komunitas

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 07:03 WIB

DPW ASLI Papua Selatan Resmi Dilantik, Gubernur Apolo Safanpo: Kekompakan dan Persatuan adalah Kekuatan

Minggu, 13 September 2026 - 08:04 WIB

Puncak Hultah ke-91 NWDI Dihadiri Puluhan Ribu Jemaah, Wabup Lombok Timur Hadir Mewakili Bupati

Jumat, 11 September 2026 - 19:05 WIB

60 Tahun KAHMI, Dari Simposium Nasional hingga Desakan Agar Kedaulatan Bangsa Tak Berhenti di Atas Kertas

Rabu, 9 September 2026 - 16:05 WIB

Makanan Bergizi Tak Harus Mahal, Bupati Lombok Timur Minta Persagi Aktif Edukasi Masyarakat

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

PKB Beri Sinyal Dukung Gugatan Super Indonesia, UUD 1945 Asli Kembali Dibahas di DPR

Berita Terbaru

Suasana kunjungan tiga perempuan yang mewakili kekuatan eksekutif, kebudayaan, dan legislatif NTB ke Art Gallery of South Australia (AGSA), Adelaide, pada 11–12 September 2026.

Internasional

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Senin, 14 Sep 2026 - 13:09 WIB