Gubernur NTB: Marwah MTQ 2026 Ada di Tangan Dewan Hakim, Integritas Jadi Kunci Kepercayaan Publik

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pengukuhan Dewan Hakim MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026, di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, Praya, Selasa (9/6/2026).

Suasana pengukuhan Dewan Hakim MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026, di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, Praya, Selasa (9/6/2026).

LOTENG, LOMBOKTODAY.ID – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa marwah dan kredibilitas Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) berada di tangan dewan hakim.

Karena itu, objektivitas, kejujuran, dan integritas dalam proses penilaian menjadi faktor utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap ajang syiar Al-Qur’an yang telah berlangsung selama puluhan tahun tersebut.

Penegasan itu disampaikan Gubernur Iqbal saat mengukuhkan Dewan Hakim MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026, di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, Praya, Selasa (9/6/2026).

Acara tersebut turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah, Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, Kapolres Lombok Tengah, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda NTB, unsur panitia, serta jajaran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ).

Dalam arahannya, Gubernur Iqbal menilai eksistensi MTQ yang mampu bertahan lebih dari enam dekade menjadi bukti bahwa kegiatan tersebut masih relevan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, sebuah kegiatan hanya akan bertahan apabila tetap dipercaya dan dirasakan manfaatnya oleh publik.

“MTQ tetap eksis karena masyarakat percaya pada proses dan hasilnya. Kepercayaan itu lahir dari integritas para dewan hakim yang menjalankan tugas secara objektif dan profesional,” ujar Gubernur Iqbal.

Baca Juga :  Permohonan SKCK untuk PPPK di Lombok Barat Meningkat Drastis

Ia menilai salah satu kekuatan terbesar MTQ adalah tingginya tingkat penerimaan masyarakat terhadap hasil perlombaan.

Berbeda dengan sejumlah kompetisi lain yang kerap memunculkan perdebatan, keputusan dalam MTQ umumnya diterima karena masyarakat meyakini proses penilaiannya berlangsung secara jujur dan adil.

Selain menekankan pentingnya integritas dewan hakim, Gubernur Iqbal juga menyampaikan komitmennya untuk mengembalikan kejayaan daerah tersebut sebagai salah satu kekuatan utama Tilawatil Qur’an di Indonesia.

Ia mengenang masa ketika NTB menjadi daerah yang selalu diperhitungkan dalam setiap perhelatan MTQ Nasional dan mampu melahirkan qari dan qariah berprestasi di tingkat nasional.

“Sebagai daerah yang dikenal dengan julukan Pulau Seribu Masjid, tidak berlebihan jika kita bercita-cita menjadikan NTB sebagai salah satu pusat pengembangan Tilawatil Qur’an di Indonesia,” tegasnya.

Untuk mewujudkan target tersebut, Gubernur Iqbal menilai diperlukan penguatan kelembagaan LPTQ, program pembinaan yang berkelanjutan, serta sinergi seluruh kabupaten dan kota di NTB.

Karena itu, ia berharap kepengurusan LPTQ Provinsi NTB dapat menjadi rumah bersama yang mampu mengakomodasi seluruh daerah sekaligus membangun rasa memiliki terhadap gerakan pembinaan Al-Qur’an di Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga :  Reses, Anggota DPR RI Fauzan Khalid Jadi Khatib dan Imam Sholat Jumat

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Iqbal memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah selaku tuan rumah MTQ XXXI NTB.

Menurutnya, berbagai inovasi yang dihadirkan dalam penyelenggaraan MTQ tahun ini menunjukkan komitmen kuat daerah meskipun di tengah keterbatasan fiskal.

Lebih dari sekadar ajang kompetisi, MTQ dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat nilai persaudaraan, solidaritas sosial, serta kerukunan antarumat beragama yang selama ini menjadi salah satu kekuatan masyarakat NTB.

Dalam acara tersebut, Gubernur Iqbal juga mengukuhkan dewan hakim yang akan bertugas pada delapan cabang lomba, yakni Tilawah Al-Qur’an, Qira’at Sab’ah, Hifzil Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Khath Al-Qur’an, dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an yang digelar di sejumlah arena perlombaan di Kabupaten Lombok Tengah.

Di akhir sambutannya, Gubernur Iqbal berharap seluruh dewan hakim dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga independensi, serta menjadikan MTQ sebagai sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

“Semoga seluruh dewan hakim diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan tugas, serta mampu menjaga marwah MTQ sebagai wadah syiar dan pembinaan Al-Qur’an di NTB,” pungkasnya.(arz)

Berita Terkait

Gubernur NTB: Pers Tak Harus Jadi Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan
Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat ”Brotherhood” Lintas Generasi
Gubernur NTB: Juara Itu Bonus, Misi Utama Kafilah adalah Syiar Al-Qur’an
BKN Beri Lampu Hijau, 1.000 PPPK Paruh Waktu Lombok Timur Bakal Jadi Penuh Waktu pada 2027
Jangan Terpancing Emosi di Jalan, Ini 5 Cara Tetap Aman Saat Berkendara
Jangan Merasa Paling Benar di Jalan, Beri Ruang untuk Kesalahan Pengendara Lain

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:02 WIB

Gubernur NTB: Pers Tak Harus Jadi Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh

Kamis, 10 September 2026 - 08:20 WIB

Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?

Kamis, 10 September 2026 - 05:07 WIB

Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan

Rabu, 9 September 2026 - 15:00 WIB

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat ”Brotherhood” Lintas Generasi

Rabu, 9 September 2026 - 11:08 WIB

Gubernur NTB: Juara Itu Bonus, Misi Utama Kafilah adalah Syiar Al-Qur’an

Berita Terbaru