Wakapolda NTB Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Pagi di Simpang Empat BI Mataram

- Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolda NTB, Brigjen Pol. Hari Nugroho, saat turun langsung mengatur lalu lintas di Simpang Empat BI, Kota Mataram, Senin pagi (26/10/2026).

Wakapolda NTB, Brigjen Pol. Hari Nugroho, saat turun langsung mengatur lalu lintas di Simpang Empat BI, Kota Mataram, Senin pagi (26/10/2026).

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Kehadiran polisi di tengah kesibukan warga bukan sekadar soal menjaga ketertiban. Di jalan raya, pelayanan itu bisa dimulai dari hal sederhana: memastikan pengendara dapat melanjutkan perjalanan dengan aman dan arus lalu lintas tetap lancar.

Pesan tersebut ditunjukkan Wakapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Brigjen Pol. Hari Nugroho, saat turun langsung mengatur lalu lintas di Simpang Empat BI, Kota Mataram, Senin pagi (26/10/2026).

Sekitar pukul 06.30 Wita, ketika aktivitas masyarakat mulai meningkat, Hari Nugroho terlihat terlibat langsung dalam pengaturan kendaraan di salah satu persimpangan Kota Mataram.

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program prioritas Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto bertema Polisi Bersama Masyarakat.

Langkah tersebut menegaskan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya berlangsung melalui patroli maupun penegakan hukum, tetapi juga melalui kehadiran langsung di tengah aktivitas masyarakat.

“Kehadiran polisi di jalan menjadi bentuk pelayanan langsung, untuk membantu masyarakat memulai aktivitas dengan aman dan nyaman,” ujar Brigjen Pol. Hari Nugroho di sela-sela kegiatan.

Jam sibuk pada pagi hari menjadi salah satu periode penting dalam pengelolaan lalu lintas perkotaan.

Meningkatnya mobilitas masyarakat membuat pengaturan kendaraan dibutuhkan untuk membantu menjaga kelancaran perjalanan sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan.

Dalam situasi tersebut, kehadiran personel kepolisian berperan membantu mengurai kepadatan, mengarahkan pengguna jalan, serta menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib.

Keterlibatan langsung Wakapolda NTB dalam pengaturan lalu lintas juga memperlihatkan pendekatan pelayanan yang menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai perhatian utama.

Pelayanan publik tidak cukup hanya disampaikan melalui imbauan, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang dapat dirasakan warga.

Baca Juga :  Tingkatkan Akses Kesehatan, Pemprov NTB Luncurkan Ambulans Gratis

“Kami ingin memastikan masyarakat merasakan kehadiran Polri melalui tindakan nyata, termasuk membantu kelancaran arus lalu lintas pada pagi hari,” katanya.

Pendekatan semacam ini menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Kehadiran aparat di ruang publik diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperkuat kedekatan antara polisi dan warga.

Program Polisi Bersama Masyarakat tidak hanya berfokus pada pelayanan di jalan raya. Lebih dari itu, program tersebut mendorong terbangunnya komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Melalui komunikasi yang terbuka, kepolisian dapat menyerap aspirasi, mendengarkan keluhan, serta memperoleh informasi mengenai persoalan keamanan yang berkembang di lingkungan warga.

Partisipasi masyarakat menjadi unsur penting karena menjaga keamanan bukan semata-mata tanggung jawab aparat.

Kesadaran untuk memelihara kerukunan, peduli terhadap lingkungan, dan melaporkan potensi gangguan keamanan turut menentukan terciptanya situasi yang kondusif.

Hari Nugroho pun mengajak masyarakat untuk mengambil bagian dalam upaya tersebut. Warga diharapkan tidak hanya menjadi penerima layanan kepolisian, tetapi juga berperan aktif sebagai mitra dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kami mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan, memelihara kerukunan, dan tidak ragu menyampaikan informasi yang dibutuhkan kepolisian,” ungkapnya.

Pesan tersebut menempatkan kolaborasi sebagai salah satu fondasi pemeliharaan kamtibmas. Hubungan yang baik antara polisi dan masyarakat diharapkan mempermudah penyampaian informasi, memperkuat kepedulian sosial, serta membantu mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

Selain pengaturan lalu lintas, Polri juga mengoptimalkan berbagai kegiatan pelayanan untuk menjangkau kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Wabup Loteng Monitoring Pembentukan Kopdes Merah Putih di Desa Selebung

Upaya tersebut meliputi patroli, edukasi tertib berlalu lintas, kegiatan sosial, hingga pendekatan melalui kegiatan keagamaan bersama warga.

Beragam kegiatan itu menjadi sarana untuk memperluas interaksi antara kepolisian dan masyarakat. Edukasi lalu lintas, misalnya, diharapkan mendorong pengguna jalan lebih disiplin dalam berkendara.

Sementara itu, patroli dan kegiatan sosial dapat menjadi ruang bagi polisi untuk mengenali kondisi lingkungan sekaligus membangun komunikasi dengan warga.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 untuk melaporkan gangguan keamanan maupun keadaan darurat yang membutuhkan penanganan kepolisian.

Pemanfaatan layanan tersebut perlu disertai informasi yang jelas agar laporan dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

Dengan akses komunikasi yang tersedia, masyarakat memiliki saluran untuk menyampaikan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Hari Nugroho menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman.

Menurutnya, keterlibatan warga dan pemanfaatan layanan kepolisian menjadi bagian dari upaya bersama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Sinergi polisi dan masyarakat menjadi kunci menciptakan lingkungan yang aman. Kami berharap warga memanfaatkan layanan kepolisian, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” tutup Brigjen Pol. Hari Nugroho.

Melalui kegiatan pengaturan lalu lintas di Simpang Empat BI tersebut, Polda NTB menegaskan pentingnya pelayanan yang hadir langsung di tengah masyarakat.

Upaya menjaga keamanan dan ketertiban diharapkan tidak berhenti pada kehadiran aparat, tetapi tumbuh menjadi kerja sama berkelanjutan antara kepolisian dan warga di Nusa Tenggara Barat.(arz)

Berita Terkait

Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan
Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong
Celah Sempit di Tengah Kemacetan Bisa Picu Kecelakaan, Pengendara Motor Wajib Waspada
Ops Patuh Rinjani 2026 Dimulai, 578 Personel Gabungan Siap Tindak Pelanggaran Lalu Lintas di NTB
Astra Motor NTB dan Satlantas Polres Lombok Utara Pasang Papan Black Spot, Pengendara Diminta Lebih Waspada
Jangan Sepelekan Sakit Kepala, Kenali Tanda Bahaya yang Bisa Mengancam Nyawa
NTB Satu Data Tembus 5 Besar Indonesia’s SDGs Action Awards 2026, Gubernur Iqbal Perkuat Pembangunan Berbasis Bukti
Honda BeAT Diklaim Irit hingga 60,6 Km/Liter, Begini Teknologi Pendukungnya

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Jangan Asal Tarik Rem! Astra Motor NTB Ungkap Teknik Aman Melintasi Jalan Turunan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Salurkan 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Sekotong

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Celah Sempit di Tengah Kemacetan Bisa Picu Kecelakaan, Pengendara Motor Wajib Waspada

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Ops Patuh Rinjani 2026 Dimulai, 578 Personel Gabungan Siap Tindak Pelanggaran Lalu Lintas di NTB

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Wakapolda NTB Turun ke Jalan, Atur Lalu Lintas Pagi di Simpang Empat BI Mataram

Berita Terbaru