Pengukuhan Kepala BPKP NTB, Gubernur Iqbal Dorong Tata Kelola Pemerintahan Makin Transparan dan Profesional

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat mengukuhkan Kepala Perwakilan BPKP NTB yang baru, Adrian Puspawijaya, di Pendopo Gubernur NTB, Selasa (10/2/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, saat mengukuhkan Kepala Perwakilan BPKP NTB yang baru, Adrian Puspawijaya, di Pendopo Gubernur NTB, Selasa (10/2/2026).

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Peran Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dinilai semakin strategis dalam mengawal jalannya pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel.

Lembaga ini tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga mitra pendamping yang membantu pemerintah daerah (Pemda) membangun tata kelola yang lebih baik.

Hal itu disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, saat mengukuhkan Kepala Perwakilan BPKP NTB yang baru, Adrian Puspawijaya, di Pendopo Gubernur NTB, Selasa (10/2/2026).

“Saya yakin teman-teman di provinsi maupun kabupaten/kota sudah lelah dengan praktik tata kelola yang tidak baik. Bukannya mendapat promosi atau penghargaan, justru banyak yang dihantui masalah hingga masa pensiun,” ujar Gubernur Iqbal dengan nada tegas.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi alasan kuat bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB untuk terus melakukan pembenahan sistem sejak awal masa kepemimpinannya. Reformasi tata kelola dianggap sebagai langkah mendesak agar roda pemerintahan berjalan lebih sehat dan profesional.

Baca Juga :  Gedung DPRD NTB Dibakar Massa Aksi

Gubernur Iqbal mengungkapkan, sejak setahun terakhir Pemprov NTB telah mengajukan permohonan pemeriksaan tujuan khusus terhadap sejumlah temuan dalam sistem pemerintahan daerah. Langkah itu, tegasnya, bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan demi perbaikan menyeluruh.

“Ini bukan soal menyalahkan siapa pun. Tujuannya jelas: memperbaiki sistem, memetakan persoalan, lalu menemukan solusi terbaik agar ke depan pemerintahan bisa berjalan lebih baik,” jelasnya.

Gubernur Iqbal juga mengakui bahwa berbagai langkah pembenahan yang dilakukan memang tidak selalu populer. Namun kebijakan tersebut tetap harus ditempuh demi kepentingan jangka panjang, termasuk pemeriksaan yang dilakukan pada sejumlah instansi seperti Bank NTB Syariah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bapenda, serta beberapa rumah sakit daerah.

Baca Juga :  Kekuatan Peradaban Ulama dan Umara untuk NTB Makmur Mendunia

Lebih lanjut, Gubernur Iqbal berharap sinergi antara Pemprov NTB, pemerintah kabupaten/kota, dan BPKP dapat terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui program-program pemerintah yang lebih terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“Dengan tata kelola yang baik, pelayanan kepada masyarakat akan semakin optimal. Itulah tujuan utama dari seluruh proses pembenahan ini,” pungkasnya.

Acara pengukuhan turut dihadiri oleh para bupati, wakil bupati, wali kota, jajaran pejabat BPKP, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov NTB.(Sid)

Berita Terkait

Gubernur NTB: Pers Tak Harus Jadi Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan
Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat ”Brotherhood” Lintas Generasi
Gubernur NTB: Juara Itu Bonus, Misi Utama Kafilah adalah Syiar Al-Qur’an
BKN Beri Lampu Hijau, 1.000 PPPK Paruh Waktu Lombok Timur Bakal Jadi Penuh Waktu pada 2027
Jangan Terpancing Emosi di Jalan, Ini 5 Cara Tetap Aman Saat Berkendara
Jangan Merasa Paling Benar di Jalan, Beri Ruang untuk Kesalahan Pengendara Lain

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:02 WIB

Gubernur NTB: Pers Tak Harus Jadi Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh

Kamis, 10 September 2026 - 08:20 WIB

Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?

Kamis, 10 September 2026 - 05:07 WIB

Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan

Rabu, 9 September 2026 - 15:00 WIB

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat ”Brotherhood” Lintas Generasi

Rabu, 9 September 2026 - 11:08 WIB

Gubernur NTB: Juara Itu Bonus, Misi Utama Kafilah adalah Syiar Al-Qur’an

Berita Terbaru