Antisipasi Tindak Kejahatan, Pelaku Pariwisata dan Masyarakat Suranadi Pasang PJU

- Jurnalis

Minggu, 16 Februari 2025 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pelaku pariwisata di Suranadi, Kecamatan Narmada, Lombok Barat bersama masyarakat setempat saat memasang penerangan jalan umum (PJU).

Para pelaku pariwisata di Suranadi, Kecamatan Narmada, Lombok Barat bersama masyarakat setempat saat memasang penerangan jalan umum (PJU).

LOMBOK BARAT, LOMBOKTODAY.ID – Guna mengantisipasi dari aksi tindak kejahatan, maka para pelaku pariwisata di wilayah Suranadi, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) bersama masyarakat setempat membenahi lingkungan sekitarnya.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memasang penerangan jalan umum (PJU). Setidaknya ada sekitar 20 titik lampu jalan yang dipasang di jalan utama Suranadi.

Sehingga melalui upaya ini, pengguna jalan diharapkan tidak lagi merasa takut melintas, sekaligus untuk menghilangkan kesan dan stigma remang-remang di Suranadi.

Baca Juga :  PESAN-PESAN SPRITUAL: MENGGUGAH EMOSI KESADARAN BERIMAN UNTUK KEBERMANFAATAN INSANI

Ketua Umum Asosiasi Warung Suranadi sekaligus tokoh masyarakat setempat, I Gede Ngurah mengatakan, pihaknya bersama masyarakat berupaya terus menjaga lingkungan, terutama masalah kondusifitas, keamanan dan ketertiban masyarakat.

‘’Penerangan jalan ini kami lakukan untuk menekan angka kriminalitas, selain juga untuk memperindah lingkungan,’’ katanya.

Selain itu, Ngurah juga membantu sejumlah tempat ibadah. Salah satunya dengan menyumbang semen. Semangat gotong-royong dari masyarakat dan pelaku usaha di Suranadi ini diharapkan berkontribusi positif pada geliat pariwisata dan usaha di sana.

Sementara itu, I Wayan Puja, salah seorang anggota asosiasi pun turut berbahagia, karena upaya yang dilakukan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Baca Juga :  IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi

Para prinsipnya, ke depan para pelaku usaha dan anggota asosiasi akan terus berupaya untuk menata wilayah Suranadi menjadi lebih baik. ‘’Ke depan, kami terus berupaya menata wilayah pariwisata ini bersama masyarakat,’’ ucapnya.

Seperti diketahui, ada sekitar 34 warung yang tersebar di wilayah Suranadi. Para pemilik pun bersepakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan melakukan penataan.(smr)

Berita Terkait

Wagub NTB Tekankan Peran Keluarga dan Sekolah untuk Selamatkan Bahasa Sasak
AMAN Mataram Verifikasi Peta Wilayah Adat Tanjung Karang, 7 Titik Ikan Teridentifikasi
Guizhou Bidik Pasar Tinggal Sementara, Perkuat Kerja Sama Pariwisata dengan Makau
Bupati Lombok Timur Hadiri Selametan Otak Reban di Sambelia, Soroti Pelestarian Alam
Masyarakat Adat Tanjung Karang Petakan Wilayah Adat, Batas Darat dan Laut Jadi Fokus
Bidik Wisatawan UEA, Gubernur NTB Genjot Pariwisata Premium Lombok dan Sumbawa
Honda ADV 160 Mistery Exploride, Menjelajahi Sisi Misterius Mata Air Ranget pada Malam Hari
Anggota DPR RI Fauzan Khalid Siap Bina Grup Cilokak Alur Wah di Lombok Tengah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Wagub NTB Tekankan Peran Keluarga dan Sekolah untuk Selamatkan Bahasa Sasak

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:05 WIB

AMAN Mataram Verifikasi Peta Wilayah Adat Tanjung Karang, 7 Titik Ikan Teridentifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Guizhou Bidik Pasar Tinggal Sementara, Perkuat Kerja Sama Pariwisata dengan Makau

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Bupati Lombok Timur Hadiri Selametan Otak Reban di Sambelia, Soroti Pelestarian Alam

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Masyarakat Adat Tanjung Karang Petakan Wilayah Adat, Batas Darat dan Laut Jadi Fokus

Berita Terbaru