Pj Gubernur NTB Instruksikan OPD Segera Atasi Banjir Bandang di Bima

- Jurnalis

Senin, 3 Februari 2025 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Hassanudin menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB untuk segera melakukan penanganan terhadap bencana banjir bandang yang menimpa dua kecamatan di Kabupaten Bima, yakni di Kecamatan Wera dan Kecamatan Ambalawi, pada Minggu malam (2/2/2025), baik dalam bentuk ketersedian makanan, air bersih, penanganan kesehatan dan listrik.

Hal itu disampaikan Pj Gubernur dalam rapat koordinasi (Rakor) yang digelar di Ruang Rapat Pendopo Gubernur NTB, Senin (3/2/25), sebagai bentuk respons cepat dalam mengatasi bencana banjir bandang tersebut.

Berdasarkan laporan Kalak BPBD Provinsi NTB, Ahmadi, bahwa Kecamatan Wera dan Kecamatan Ambalawi terdapat 3 desa yang terdampak. Berdasarkan kondisi terakhir, korban terdampak 9 orang, dan 7 orang masih dalam pencarian. Sementara itu, kerusakan 12 rumah, rusak berat 7 rumah dan rusak ringan 5 rumah.

Baca Juga :  Angin Kencang Melanda Lombok Barat, Kanopi Terbang Menimpa Rumah Warga

Selain itu, terjadi kerusakan pada fasilitas dan gedung sekolah, jembatan dan beberapa fasilitas umum lainnya. ‘’BPBD NTB sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bima, dan sudah dilakukan assement. Dan upaya yang akan dilakukan adalah pembersihan, penyediaan kosumsi, tenda darurat, serta kebutuhan mendesak, makanan siap saji, beras, mesin pembersih rumah dan air bersih,’’ kata Kalak BPBD Provinsi NTB, Ahmadi.

Baca Juga :  Di Tengah Cuaca Ekstrem, Pj Bupati Lotim Terjun ke Lapangan

Merespons hal tersebut, Pj Gubernur NTB mengarahkan untuk segera dilakukan pendataan menyeluruh warga yang terdampak serta keluhannya. ‘’Lakukan pendataan menyeluruh, lakukan pembersihan sisa banjir, pastikan ketersediaan air bersih, konsumsi dan penerang (listrik). Sementara Dinas Kesehatan untuk memastikan kesehatan masyarakat, BPBD untuk menyiapkan logistik, dan lakukan koordinasi dengan bupati dan pemerintah setempat, pastikan tidak ada masyarakat yang terisolir ,’’ ungkap Pj Gubernur.

Pada Rakor tersebut, dihadiri oleh Asisten Setda Provinsi NTB, Kadis Sosial, Kadis Kesehatan, Kalak BPBD, Kadis Perkim, Karo Kesra, Karo Adpim, Plt Kadis PUPR, Plt Kadis LHK, Plt Kadis Perpustakaan.(smr)

Berita Terkait

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong
Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas
IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi
Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB
TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Bupati Lombok Timur: Tanpa Dokter, Pembangunan Daerah Tak Akan Pernah Maju
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:04 WIB

Polisi Evakuasi Pria Terjatuh dari Jembatan Perbatasan Pancor-Sekarteja, Korban Kritis di RSUD Selong

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:11 WIB

Peringati Hari Mangrove Sedunia dan HUT ke-62, Bank NTB Syariah Tanam Mangrove di Kawasan Ekowisata Paremas

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:09 WIB

IGPR Summit 2026 Perkuat Komunikasi Publik, Humas Pemerintah Diminta Jadi Penangkal Disinformasi

Senin, 27 Juli 2026 - 14:02 WIB

Gubernur Iqbal Gendong Bayi Hidrosefalus di Lombok Tengah, Soroti Lonjakan 15 Kasus di NTB

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Berita Terbaru