Aki Motor Soak Sebaiknya Segera Diganti, Ini Alasannya

- Jurnalis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aki motor yang sudah soak harus segara diganti.

Aki motor yang sudah soak harus segara diganti.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Penggunaan sepeda motor setiap hari tentunya harus memperhatikan kondisi aki. Sebab, aki motor bukan hanya bertugas menyalurkan listrik ke lampu atau klakson, tapi juga penentu apakah motor bisa menyala atau tidak.

Begitu aki mulai soak, otomatis performa kendaraan akan langsung terganggu. Karena itulah, pengendara harus segera menggantinya jika tidak ingin menghadapi berbagai masalah pada motor. Jika tidak paham atau merasa belum butuh untuk bertindak cepat ketika aki soak, maka pastikan simak penjelasan di bawah agar tidak menyesal nantinya ya.

Sultan Hartawan selaku Instruktur Technical Service Astra Motor NTB membagikan tips dan pemahaman tentang efek dari tidak segera mengganti aki yang sudah soak.
1. Rusaknya Sistem Kelistrikan Motor
Sistem kelistrikan membutuhkan arus yang stabil agar bisa berfungsi dengan baik. Saat aki sudah soak, maka arus listrik yang dihasilkan jadi tidak konsisten. Hal ini bisa menyebabkan lampu berkedip, klakson tidak berbunyi maksimal, atau bahkan membuat sistem starter gagal bekerja. Kondisi ini pun bisa membuat kabel-kabel kelistrikan di motor cepat panas dan berisiko menghadirkan korsleting.

Baca Juga :  LaNyalla Apresiasi Kebijakan Mentan Amran Pangkas Jalur Distribusi Pupuk Subsidi ke Petani

2. Menyebabkan CDI Bermasalah
CDI (Capacitor Discharge Ignition) adalah komponen penting dalam sistem pengapian motor. Ketika tegangan listrik dari aki tidak mencukupi, CDI tidak akan mampu mengatur waktu pengapian secara akurat. Akibatnya, pembakaran di mesin tidak sempurna dan motor sulit menyala. Jika kondisi ini terus berlanjut, CDI bisa rusak permanen.

3. Mengganggu Kinerja Kiprok dan Sistem Pengisian
Kiprok atau regulator rectifier bertugas sebagai pengatur arus listrik yang masuk ke aki agar tetap stabil. Ketika aki motor soak, kiprok terpaksa bekerja ekstra untuk menyesuaikan tegangan. Dalam jangka panjang, kiprok akan cepat aus atau bahkan rusak. Jika komponen ini bermasalah, otomatis sistem pengisian tidak akan berfungsi dengan baik.

Baca Juga :  SAMSAT Gratiskan Pajak bagi Masyarakat Miskin dan Kendaraan Plat Luar Daerah

“Terdapat ciri-ciri aki motor yang sudah soak seperti tanda suara ‘klik-klik’ ketika menyalakan mesin. Lalu lampu motor juga akan mengalami redup. Motor juga akan menjadi susah menyala, akibat dari penurunan daya aki, dan yang paling umum yaitu bunyi klakson yang seperti soak. Jika menemui tanda-tanda ini, segeralah kunjungi bengkel resmi AHASS yang tersedia di Kota Anda,” kata Sultan.(amn)

Berita Terkait

Desa Berdaya dan Tantangan Mengubah Kemiskinan Desa
HUT ke-67, Gubernur Iqbal Tekankan Pentingnya Pembangunan yang Cepat dan Tepat
Nataru dan Hegemoni Ekonomi Gaya Baru
Desa Berdaya NTB: Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Menuju Pencapaian SDGs
Pemprov NTB Luncurkan Desa Berdaya, Percepat Pengentasan Kemiskinan dari Desa
Keren! Pemprov NTB Gratiskan Penyeberangan Ambulans Jenazah di Kayangan–Poto Tano
Terapkan Sistem Tanpa Kedip, Gubernur Iqbal: PLN Pahlawan di Balik Kesuksesan NTB
Gubernur Iqbal: Saatnya Bank NTB Syariah Pulang ke Pangkuan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 13:03 WIB

Desa Berdaya dan Tantangan Mengubah Kemiskinan Desa

Selasa, 16 Desember 2025 - 12:04 WIB

HUT ke-67, Gubernur Iqbal Tekankan Pentingnya Pembangunan yang Cepat dan Tepat

Senin, 15 Desember 2025 - 20:03 WIB

Nataru dan Hegemoni Ekonomi Gaya Baru

Senin, 15 Desember 2025 - 15:03 WIB

Pemprov NTB Luncurkan Desa Berdaya, Percepat Pengentasan Kemiskinan dari Desa

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:16 WIB

Keren! Pemprov NTB Gratiskan Penyeberangan Ambulans Jenazah di Kayangan–Poto Tano

Berita Terbaru

Mansur Afifi.

Ekonomi & Bisnis

Desa Berdaya dan Tantangan Mengubah Kemiskinan Desa

Selasa, 16 Des 2025 - 13:03 WIB

Ekonomi & Bisnis

Nataru dan Hegemoni Ekonomi Gaya Baru

Senin, 15 Des 2025 - 20:03 WIB