Tunisia Jajaki Investasi di NTB, Gubernur Iqbal Siapkan NTB Capital

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menerima kunjungan Duta Besar Republik Tunisia untuk Indonesia, H.E. Mohamed Trabelsi, di Ruang Kerja Gubernur NTB, Rabu (23/9/2026).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menerima kunjungan Duta Besar Republik Tunisia untuk Indonesia, H.E. Mohamed Trabelsi, di Ruang Kerja Gubernur NTB, Rabu (23/9/2026).

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Hubungan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Tunisia mulai bergerak dari sekadar penjajakan diplomatik menuju peluang kerja sama yang lebih konkret.

Investasi menjadi salah satu agenda utama yang dibahas, dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB menawarkan NTB Capital sebagai instrumen untuk mendampingi investor Tunisia yang tertarik masuk ke daerah.

Peluang tersebut mengemuka saat Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menerima kunjungan Duta Besar Republik Tunisia untuk Indonesia, H.E. Mohamed Trabelsi, di Ruang Kerja Gubernur NTB, Rabu (23/9/2026).

Pertemuan itu membahas sejumlah sektor yang dinilai memiliki ruang untuk dikembangkan bersama, mulai dari investasi, pariwisata, pendidikan, hingga riset kesehatan.

Salah satu pembahasan yang mendapat perhatian adalah kesiapan NTB menerima investor asal Tunisia. Menurut Gubernur Iqbal, Dubes Mohamed Trabelsi secara khusus menanyakan peluang dan kesiapan daerah dalam menyambut investasi dari Tunisia.

Pertanyaan tersebut dijawab Pemprov NTB dengan menawarkan NTB Capital, holding company daerah yang diproyeksikan dapat membantu investor dalam proses masuk dan mengembangkan kegiatan usaha di NTB.

“Ini memang diniatkan untuk membantu para investor yang masuk,” jelas Gubernur Iqbal.

Bagi Pemprov NTB, keberadaan NTB Capital diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk mempertemukan kepentingan investor dengan potensi ekonomi daerah.

Dengan demikian, peluang investasi tidak berhenti pada masuknya modal, tetapi dapat diarahkan agar terhubung dengan sektor-sektor potensial di NTB.

Pembahasan investasi tersebut juga menjadi bagian dari agenda kerja sama yang lebih luas. Pendidikan menjadi salah satu sektor yang turut mendapat perhatian dalam pertemuan kedua pihak.

Dubes Tunisia menyampaikan peluang pemberian 80 beasiswa bagi mahasiswa Indonesia, sekaligus keinginan untuk meningkatkan kerja sama pertukaran mahasiswa antara Indonesia dan Tunisia.

Menurut Gubernur Iqbal, peluang tersebut dapat membuka akses baru bagi mahasiswa NTB untuk mendapatkan pengalaman akademik internasional sekaligus memperluas jejaring pendidikan dengan institusi di Tunisia.

Baca Juga :  Buka Rakernis MAHYANI, Gubernur NTB Tekankan Pentingnya Kolaborasi Atasi Masalah Kemiskinan

“Beliau juga mengajak berbicara mengenai beasiswa dan keinginan beliau memfasilitasi beasiswa ke Tunisia,” kata Gubernur Iqbal.

Tak hanya pendidikan, peluang kolaborasi juga dibicarakan dalam bidang kesehatan dan riset. Pemprov NTB melihat kapasitas yang dimiliki daerah, khususnya di bidang kedokteran, sebagai salah satu pintu masuk kerja sama penelitian dengan Tunisia.

Gubernur Iqbal menyebut isu penyakit tropis dan kemaritiman sebagai bidang yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi riset.

Kerja sama semacam ini dinilai memiliki ruang yang cukup luas karena tidak hanya berkaitan dengan pertukaran pengetahuan, tetapi juga dapat diarahkan pada penelitian yang relevan dengan karakteristik dan kebutuhan daerah.

Dari sisi Tunisia, NTB dinilai memiliki sejumlah sektor yang menarik untuk dikembangkan. Mohamed Trabelsi melihat potensi kerja sama antara lain pada sektor pertambangan, pariwisata, dan pengembangan sumber daya manusia.

Sektor pariwisata menjadi salah satu bidang yang sebelumnya telah dilihat langsung oleh Dubes Tunisia selama berada di Lombok.

Sebelum bertemu Gubernur Iqbal, Mohamed Trabelsi menyempatkan diri mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Pulau Lombok. Beberapa di antaranya adalah Senggigi, Gili Trawangan, Gili Kendis, Gili Kondo, dan kawasan Sembalun.

Kunjungan tersebut memberi kesempatan bagi pihak Tunisia untuk melihat secara langsung potensi pariwisata NTB, yang selama ini menjadi salah satu sektor unggulan daerah.

Pengalaman lapangan itu sekaligus menjadi modal awal untuk membicarakan kemungkinan kerja sama yang lebih luas, tidak hanya dalam konteks kunjungan wisata, tetapi juga investasi dan pengembangan sektor pariwisata.

Pertemuan dengan Gubernur NTB kemudian menjadi ruang untuk membawa berbagai potensi tersebut ke pembahasan yang lebih strategis.

Baca Juga :  Program MBG NTB, Gubernur Iqbal: Dampak Ekonominya Nyata dengan Serapan Tenaga Kerja Signifikan

Agar penjajakan tidak berhenti pada pertemuan awal, Mohamed Trabelsi mengundang Gubernur NTB untuk berkunjung ke Jakarta.

Pertemuan lanjutan tersebut akan digunakan untuk membahas potensi kerja sama secara lebih teknis bersama tim Kedutaan Besar Tunisia.

Langkah lanjutan ini menjadi penting karena sejumlah peluang yang telah dibicarakan masih berada pada tahap penjajakan dan membutuhkan pembahasan lebih detail sebelum dapat diwujudkan dalam bentuk kerja sama konkret.

Dengan demikian, pertemuan NTB dan Tunisia kali ini membuka beberapa jalur kerja sama sekaligus. Investasi menjadi salah satu pintu utama, sementara pendidikan, pariwisata, pengembangan sumber daya manusia, serta riset kesehatan menjadi bidang lain yang berpotensi dikembangkan.

Bagi NTB, peluang kerja sama dengan Tunisia tidak semata-mata berbicara mengenai masuknya modal asing.

Tantangannya adalah bagaimana investasi tersebut dapat bertemu dengan potensi ekonomi daerah, kerja sama pendidikan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia, dan kolaborasi riset dapat diarahkan pada kebutuhan nyata masyarakat.

Di sisi lain, peluang beasiswa dan pertukaran mahasiswa dapat memperluas hubungan NTB dengan dunia internasional melalui jalur pendidikan. Sementara sektor pariwisata dapat menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan potensi Lombok dan NTB kepada jejaring ekonomi yang lebih luas.

Dari pertemuan Gubernur Iqbal dan Dubes Mohamed Trabelsi, hubungan NTB-Tunisia kini mulai diarahkan dari pengenalan potensi menuju pembahasan kerja sama yang lebih konkret.

Investasi, pendidikan, pariwisata, dan riset menjadi empat ruang yang terbuka untuk dikembangkan bersama. Tahap berikutnya akan ditentukan oleh pembahasan teknis dan tindak lanjut kedua pihak agar peluang yang telah dibicarakan dapat diterjemahkan menjadi kerja sama yang memberikan manfaat bagi NTB maupun Tunisia.(arz)

Berita Terkait

Bersama Kementerian PKP, Bank NTB Syariah Optimalkan Peluang Pembiayaan Perumahan
Perdagangan RI-Maroko Baru US$235 Juta, Bamsoet Dorong Ekspansi ke Pasar Afrika
Tuna Lombok Timur Tembus Pasar Amerika, Ekspor NTB Capai Puluhan Miliar
Sekjen APKLI Saiful Chaniago Optimis Kepemimpinan Presiden Prabowo Mampu Wujudkan Ekonomi Tumbuh 8% Lewat Ekonomi Kerakyatan
September Makin HEPI, Astra Motor NTB Tebar Promo Honda dengan Potongan Angsuran hingga Rp200 Ribu
Mahasiswa KKN Kelompok 4 UNW Mataram Launching Pure Soy Milk dan Bolu Jagung, Olah Potensi Pertanian Desa Tempos Jadi Produk Bernilai Tambah
Perubahan APBD NTB 2026 Disepakati, Defisit Rp369 Miliar di Tengah Tekanan Fiskal
Pendapatan NTB Baru 66,53 Persen, Gubernur Iqbal Optimistis Target APBD Perubahan 2026 Tercapai

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 15:06 WIB

Tunisia Jajaki Investasi di NTB, Gubernur Iqbal Siapkan NTB Capital

Rabu, 23 September 2026 - 08:05 WIB

Bersama Kementerian PKP, Bank NTB Syariah Optimalkan Peluang Pembiayaan Perumahan

Selasa, 22 September 2026 - 17:03 WIB

Perdagangan RI-Maroko Baru US$235 Juta, Bamsoet Dorong Ekspansi ke Pasar Afrika

Selasa, 22 September 2026 - 16:09 WIB

Tuna Lombok Timur Tembus Pasar Amerika, Ekspor NTB Capai Puluhan Miliar

Minggu, 20 September 2026 - 21:09 WIB

Sekjen APKLI Saiful Chaniago Optimis Kepemimpinan Presiden Prabowo Mampu Wujudkan Ekonomi Tumbuh 8% Lewat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menerima kunjungan Duta Besar Republik Tunisia untuk Indonesia, H.E. Mohamed Trabelsi, di Ruang Kerja Gubernur NTB, Rabu (23/9/2026).

Ekonomi & Bisnis

Tunisia Jajaki Investasi di NTB, Gubernur Iqbal Siapkan NTB Capital

Rabu, 23 Sep 2026 - 15:06 WIB