Akhirnya, Sunda Kecil Menyatukan Langkahnya

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal bersama Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menandatangani MoU pembentukan KR–BNN, di Sirkuit Mandalika, Selasa (25/11/2025).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal bersama Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menandatangani MoU pembentukan KR–BNN, di Sirkuit Mandalika, Selasa (25/11/2025).

LOTENG, LOMBOKTODAY.ID – Hari ini, Selasa (25/11/2025), di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal bersama Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, melakukan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) atau Nota Kesepahaman pembentukan Kerjasama Regional Bali–NTB–NTT (KR–BNN).

‘’Bagi saya, ini bukan sekadar agenda kerja; ini adalah langkah strategis untuk menyatukan potensi tiga wilayah yang saling melengkapi. Kerja sama ini kita siapkan dengan arah yang jelas; konektivitas yang lebih kuat, pariwisata yang terhubung, energi yang terintegrasi, serta perdagangan dan ekspor-impor yang lebih produktif,’’ kata Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal.

Gubernur Iqbal menjelaskan, pengalaman bekerja lintas wilayah mengajarkan bahwa kolaborasi hanya berhasil ketika semua pihak dilibatkan. Karena itu, pada pertemuan berikutnya di Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 22 Desember 2025 mendatang, ia akan menyusun program teknis bersama para Bupati, Wali Kota, pelaku usaha, dan mitra strategis dari tiga provinsi. Ini bukan kerja satu daerah, melainkan hal ini merupakan pondasi untuk membangun rumah besar Sunda Kecil.

Baca Juga :  Honda Supra Series, Motor Irit dan Bertenaga untuk Hadapi Beragam Medan Jalanan

‘’Saya optimis, jika ditata dengan baik, maka pada 2026 KR–BNN dapat bergerak sebagai poros ekonomi baru yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan memperkuat kawasan timur Indonesia. Kita lakukan ini untuk masa depan daerah; untuk kesempatan yang lebih besar bagi anak muda; dan untuk menghadirkan pembangunan yang terasa hingga ke rumah-rumah,’’ jelasnya.

MoU
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal bersama Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, saat menunjukkan MoU yang telah ditandatangani.

Sementara itu, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan dukungan penuh pemerintah pusat terhadap kerja sama ini. ‘’Pak Presiden Prabowo ingin agar kita tidak hanya mengandalkan pusat, tetapi juga mensiasati kondisi daerah untuk mengembangan potensi masing-masing. Kerja sama ini adalah jawaban atas tantangan itu,’’ katanya.

Gubernur Emanuel mengakui, bahwa ketiga provinsi (Bali–NTB–NTT) ini memiliki mandat nasional sebagai daerah pariwisata dan kawasan industri pengolahan. Dua sektor ini tentunya akan menjadi fokus utama pengembangan, dengan dukungan ekosistem pendukung seperti infrastruktur, energi, dan konektivitas antarwilayah. ‘’Kami pastikan kerja sama ini akan menguntungkan semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat luas,’’ ucapnya.

Baca Juga :  IAIQH Bagu Dorong Mahasiswa Lebih Kreatif dan Produktif Melalui Pelatihan Jurnalistik

Adapun pemilihan Sirkuit Mandalika sebagai lokasi penandatanganan MoU bukan tanpa alasan. Menurut Gubernur Emanuel, Sirkuit Mandalika adalah simbol semangat percepatan ekonomi kawasan. ‘’Di Sirkuit Mandalika ini menjadi pesan jelas bahwa NTB, NTT, dan Bali siap berlari bersama mengejar daerah lain dalam pembangunan,’’ ujar Gubernur Emanuel sembari memuji inisiatif Gubernur Iqbal sebagai tuan rumah.

Seperti diketahui bahwa MoU ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan perdana KR–BNN di Bali pada 3 November 2025 lalu. Di mana, dalam pertemuan tersebut, tiga wilayah menyepakati agenda strategis pada tiga sektor utama.

Tiga Gubernur
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal bersama Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, di sela-sela acara penandatanganan MoU pembentukan KR–BNN, di Sirkuit Mandalika, Selasa (25/11/2025).

Di antaranya; pertama kerja sama sektor konektivitas pariwisata dengan memperkuat jalur transportasi darat, laut, dan udara agar wisatawan dapat dengan mudah menjelajahi ketiga provinsi. Kedua, kerja sama sektor energi terbarukan, yaitu memanfaatkan potensi energi matahari, angin, dan laut untuk mendukung kawasan industri ramah lingkungan.

Dan ketiga, kerja sama sektor bisnis, dengan membuka ruang kolaborasi bagi investor dan pelaku industri agar lebih mudah beroperasi di kawasan timur Indonesia. Selain itu, KR–BNN menargetkan penciptaan kawasan pertumbuhan ekonomi baru yang berdaya saing tinggi, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global.(ltn)

Berita Terkait

Hanyut Terseret Banjir Bandang di Sumbawa, Warga Lombok Barat Hilang
NTB Bermunajat: Momentum Kebersamaan dan Doa Bersama Sambut HUT NTB ke-67
Tingkatkan Akses Kesehatan, Pemprov NTB Luncurkan Ambulans Gratis
Dimensi Kesempurnaan Intelektualitas Terletak pada Sepuluh Fungsi Lisan yang Terkontrol dengan Sempurna: Syaikh Abu Hatim RA
Gubernur NTB Tekankan Manajemen Risiko Kunci Sukses Pembangunan Daerah
Gubernur NTB: Melindungi Perempuan dan Anak adalah Janji Moral
Sinta Iqbal Tekankan Pentingnya Peran Istri ASN dalam Kesuksesan Suami
Jambore Kader Posyandu, Ketua TP Posyandu NTB Puji Dedikasi Melayani Masyarakat dengan Hati yang Tulus

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 21:02 WIB

Hanyut Terseret Banjir Bandang di Sumbawa, Warga Lombok Barat Hilang

Minggu, 14 Desember 2025 - 17:02 WIB

NTB Bermunajat: Momentum Kebersamaan dan Doa Bersama Sambut HUT NTB ke-67

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:06 WIB

Tingkatkan Akses Kesehatan, Pemprov NTB Luncurkan Ambulans Gratis

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:03 WIB

Dimensi Kesempurnaan Intelektualitas Terletak pada Sepuluh Fungsi Lisan yang Terkontrol dengan Sempurna: Syaikh Abu Hatim RA

Kamis, 11 Desember 2025 - 09:33 WIB

Gubernur NTB Tekankan Manajemen Risiko Kunci Sukses Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Mansur Afifi.

Ekonomi & Bisnis

Desa Berdaya dan Tantangan Mengubah Kemiskinan Desa

Selasa, 16 Des 2025 - 13:03 WIB

Ekonomi & Bisnis

Nataru dan Hegemoni Ekonomi Gaya Baru

Senin, 15 Des 2025 - 20:03 WIB