Mengapa Ucapan Tidak Selalu Mengalir dengan Lancar

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nurul Hidayati.

Nurul Hidayati.

Oleh: Nurul Hidayati │

Mahasiswa Program Studi Pendidikan bahasa Inggris, UNW Mataram, 2025
Tugas Akhir Mata Kuliah Psycholinguistics
Dosen Pengampu Mata Kuliah: M. Rajabul Gufron, S.Pd., M.A

BERBICARA merupakan kemampuan dasar manusia dalam menyampaikan pikiran, gagasan, dan perasaan. Meskipun sering dilakukan setiap hari, proses berbicara tidak selalu berjalan dengan lancar. Dalam berbagai situasi, individu kerap mengalami jeda, pengulangan kata, atau ucapan yang terhenti di tengah kalimat. Fenomena ini menunjukkan bahwa berbicara bukanlah proses yang sederhana.

Dalam perspektif psikolinguistik, berbicara melibatkan proses kognitif yang kompleks, mulai dari perencanaan pesan, pemilihan kata, hingga pengucapan. Artikel opini ini membahas mengapa ucapan tidak selalu mengalir dengan lancar dengan meninjau faktor kognitif, emosional, dan linguistik yang memengaruhi produksi ujaran.

Baca Juga :  NTB Melangkah ke Era Digital: Gubernur Iqbal Luncurkan DIGIHub

Produksi ucapan menuntut kerja otak yang cepat dan terkoordinasi. Ketika seseorang berbicara sambil berpikir keras atau menyampaikan gagasan yang kompleks, beban kognitif meningkat. Keterbatasan memori kerja dapat menyebabkan jeda, pengulangan kata, dan ketidakteraturan dalam struktur kalimat.

Selain itu, faktor emosional seperti kecemasan dan rasa takut melakukan kesalahan juga berpengaruh besar terhadap kelancaran berbicara. Dalam konteks akademik, mahasiswa sering mengalami kecemasan saat presentasi atau diskusi kelas. Kondisi ini membuat fokus terhadap bahasa berkurang sehingga ucapan terdengar kurang lancar, meskipun materi sebenarnya dikuasai.

Faktor linguistik dan lingkungan turut memengaruhi kelancaran ucapan. Keterbatasan kosakata, terutama pada pembelajar bahasa asing, menyebabkan penutur membutuhkan waktu lebih lama untuk memilih kata yang tepat. Lingkungan komunikasi yang kurang suportif juga dapat memperparah ketidaklancaran berbicara.

Baca Juga :  Kadis Dikbud Lotim Tinjau Langsung Tiga Sekolah Rusak Parah di Kecamatan Keruak

Ketidaklancaran dalam berbicara merupakan hal yang wajar dalam komunikasi manusia. Dari sudut pandang psikolinguistik, kondisi ini dipengaruhi oleh proses kognitif, faktor emosional, serta kemampuan linguistik dan lingkungan. Oleh karena itu, ketidaklancaran berbicara tidak selalu mencerminkan kurangnya kemampuan bahasa.

Pemahaman dan empati sangat diperlukan, khususnya dalam konteks pendidikan. Dengan menciptakan lingkungan yang suportif dan mengurangi kecemasan berbicara, kemampuan komunikasi lisan mahasiswa dapat berkembang secara lebih optimal.(*)

 

Berita Terkait

AHM Tembus Ujung Timur Indonesia, Pendidikan Vokasi Berstandar Industri Hadir di Sorong
Astra Motor Campus Network Bekali Mahasiswa Unram Jurus Jitu Hadapi Interview Kerja
8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan
Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah
Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global
Perkuat Tridarma Perguruan Tinggi, PT Bank NTB Syariah dan Universitas Islam Al-Azhar Jalin Kerja Sama Strategis
Pemprov NTB Gandeng UMM, Fokus Tekan Kemiskinan hingga Perkuat Ketahanan Pangan
96 Mahasiswa Fakultas Geografi UGM Teliti Potensi dan Ancaman Wilayah Lombok Tengah dengan Teknologi Geospasial

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:01 WIB

AHM Tembus Ujung Timur Indonesia, Pendidikan Vokasi Berstandar Industri Hadir di Sorong

Minggu, 13 September 2026 - 14:02 WIB

Astra Motor Campus Network Bekali Mahasiswa Unram Jurus Jitu Hadapi Interview Kerja

Sabtu, 5 September 2026 - 15:02 WIB

8 Tahun Pascagempa, Putri Victoria Saksikan Ketangguhan Lombok Utara dari Sekolah hingga Kesehatan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Gubernur Iqbal Dorong Pramuka NTB Jadi Pelopor Swasembada Pangan dari Desa hingga Sekolah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Lulusan SMK NTB Mulai Dibidik Kerja di Qatar, Gubernur Iqbal Buka Jalan ke Pasar Global

Berita Terbaru