LOBAR, LOMBOKTODAY.ID – Di tengah geliat pariwisata Lombok yang kian mendunia, Astra Motor NTB kembali menunjukkan komitmennya: pelayanan tanpa batas, relasi tanpa sekat.
Pada Selasa (24/2/2026), jajaran manajemen Astra Motor NTB menyambangi salah satu pelanggan paling loyal di Nusa Tenggara Barat (NTB), Ibu Nia Kurnia, di kawasan wisata Senggigi, tepatnya di Jalan Raya Senggigi Gang Mandalika II. Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga bentuk apresiasi atas kepercayaan panjang yang telah terjalin.
Ibu Nia bukan pelanggan biasa. Ia telah membeli puluhan unit sepeda motor Honda, didominasi skutik favorit seperti Vario dan model premium terbaru PCX 160.
Menariknya, motor-motor tersebut tak hanya menjadi kendaraan pribadi, melainkan bagian dari denyut ekonomi pariwisata—disewakan kepada wisatawan mancanegara yang berlibur di Lombok.
Fenomena ini memperlihatkan bagaimana sepeda motor bukan lagi sekadar alat transportasi, tetapi menjadi medium pengalaman.
Bagi turis asing, menjelajahi Senggigi, Sembalun, hingga berbagai spot eksotis Lombok dengan skutik Honda menawarkan kebebasan, efisiensi, dan rasa aman dalam satu paket.
Kepala Wilayah Astra Motor NTB, Jeffry Mei Gamastra Runawang, menegaskan bahwa relasi Honda dengan konsumen melampaui urusan transaksi.
“Kami tidak pernah bosan mengucapkan terima kasih kepada Ibu Nia Kurnia. Beliau adalah bagian dari keluarga besar Honda NTB. Bagi kami, yang paling berbahaya bukan konsumen yang marah, tetapi konsumen yang diam-diam pergi dan kehilangan respek. Jika ada kekurangan, sampaikan kepada kami. Kami ingin terus berbenah dan merespons dengan cepat,” ujarnya.
Momentum kunjungan tersebut juga diwarnai penyerahan bingkisan dan cendera mata menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah—simbol kepedulian sekaligus penguatan nilai kekeluargaan yang menjadi fondasi pelayanan Honda di NTB.
Menurut Nia, penyewa motornya berasal dari berbagai negara seperti Belanda, Jerman, Prancis, Kanada, hingga Australia. Sistem sewa diberlakukan secara harian, mingguan, bahkan bulanan, dengan jaminan paspor dan pembayaran di muka.
“Wisatawan asing merasa motor Honda nyaman, irit, dan aman. Mereka bisa keliling Lombok sampai ke daerah pegunungan atau destinasi yang cukup jauh. Itu yang membuat mereka selalu percaya,” ungkap Nia.
Pada musim liburan panjang maupun perhelatan internasional seperti MotoGP Mandalika, seluruh unit hampir selalu habis disewa. Tingginya permintaan bahkan mendorong tarif sewa naik signifikan—cerminan kuatnya daya tarik Lombok sebagai destinasi global.
Meski bisnis rental memiliki risiko, seluruh potensi kerusakan telah diatur dalam perjanjian sewa yang transparan. Biaya perbaikan mengacu pada nota bengkel resmi Honda, sehingga baik pemilik maupun penyewa mendapatkan kepastian dan rasa aman.
Astra Motor NTB memastikan setiap penyewa tetap memperoleh layanan purna jual, termasuk bantuan darurat melalui Honda Care. Layanan ini dapat diakses melalui 1.500.989 atau 0877-7990-8000 serta jaringan dealer Honda terdekat.
Selain itu, aplikasi Motor Quality turut dihadirkan untuk memudahkan booking servis, akses Honda Care, hingga pembelian suku cadang secara praktis.
Pendekatan digital ini selaras dengan gaya hidup generasi milenial dan Gen Z yang mengutamakan kecepatan, transparansi, dan kemudahan dalam satu genggaman.
Kunjungan ke kediaman Ibu Nia menjadi simbol kuat bahwa loyalitas konsumen mendapat tempat istimewa. Kolaborasi antara dealer, bengkel resmi, dan pelanggan setia tidak hanya menggerakkan roda bisnis, tetapi juga membangun reputasi Honda di mata wisatawan internasional.
Di jalanan Senggigi, puluhan motor Honda yang dikendarai turis mancanegara bukan sekadar pemandangan biasa. Ia adalah representasi kepercayaan. Karena pada akhirnya, Honda bukan hanya kendaraan—melainkan sahabat perjalanan menjelajahi Lombok.(amn)

















