LOTIM, LOBOKTODAY.ID — Menyambut Ramadan 2026, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Pemkab Lotim) kembali menghidupkan tradisi tahunan Safari Ramadan. Tahun ini nuansanya terasa lebih kolaboratif: tiga tim resmi diterjunkan sekaligus, melibatkan unsur pemerintah daerah hingga organisasi keagamaan.
Tim pertama dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin, didampingi unsur Forkopimda dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Tim kedua berada di bawah komando Wabup Lotim, HM. Edwin Hadiwijaya bersama para kepala OPD dan kepala bagian di lingkup sekretariat daerah. Sementara tim ketiga dipimpin Sekda Lotim, HM. Juaini Taofik, yang diikuti pejabat eselon II dan III.
Yang membedakan tahun ini dari pelaksanaan sebelumnya, setiap rombongan tidak hanya berisi pejabat pemerintah. Pengurus daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lotim juga turut bergabung dan dibagi merata ke masing-masing tim.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdakab Lotim, M. Jamali, menjelaskan pola kunjungan masih mempertahankan konsep pemerataan. Satu tim akan mengunjungi satu masjid di setiap kecamatan.
“Lokasi masjid ditentukan oleh camat masing-masing, dengan prioritas masjid yang belum pernah mendapat kunjungan Safari Ramadan kabupaten,” jelas Jamali, di Selong, Jumat (20/2/2026).
Melalui Safari Ramadan ini, pemerintah daerah tidak sekadar hadir untuk seremonial, tetapi juga memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi, sekaligus mempererat ukhuwah di bulan suci.
Pendekatan tatap muka seperti ini dinilai tetap relevan di era digital—menghadirkan kedekatan yang tak bisa digantikan layar gawai.(Kml)

















