Fauzan Khalid Ungkap Alasan Gabung NasDem: “Politik Tanpa Mahar” Bukan Sekadar Slogan

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid saat menjadi pembicara Bimtek Anggota DPRD Fraksi NasDem Provinsi, Kabupaten dan Kota serta Pendidikan Politik Struktur Partai NasDem se-Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat, di Jakarta, pada Jumat (24/4/2026).

Anggota DPR RI Fraksi NasDem, H. Fauzan Khalid saat menjadi pembicara Bimtek Anggota DPRD Fraksi NasDem Provinsi, Kabupaten dan Kota serta Pendidikan Politik Struktur Partai NasDem se-Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat, di Jakarta, pada Jumat (24/4/2026).

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, H. Fauzan Khalid, mengungkap alasan utama dirinya bergabung dengan Partai NasDem.

Bukan sekadar jargon, ia menilai slogan “politik tanpa mahar” benar-benar diterapkan secara nyata di lapangan—sebuah pengalaman yang ia rasakan langsung sejak awal pencalonannya.

Fauzan Khalid menegaskan bahwa komitmen politik tanpa mahar yang diusung Partai NasDem bukan hanya strategi komunikasi, melainkan prinsip yang dijalankan secara konsisten sejak Pemilu 2014 hingga Pilkada dan Pemilu 2024.

“Ketika saya dicalonkan sebagai Bupati Lombok Barat pada Pilkada 2019, saya bahkan belum menjadi kader partai. Tapi tidak ada sepeser pun mahar yang diminta atau saya keluarkan,” kata Fauzan Khalid saat menjadi pembicara Bimtek Anggota DPRD Fraksi NasDem Provinsi, Kabupaten dan Kota serta Pendidikan Politik Struktur Partai NasDem se-Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Barat, di Jakarta, pada Jumat (24/4/2026).

Baca Juga :  Pj Bupati Lotim Akui Produksi Bawang Putih Masih Mengalami Benturan Harga

Perjalanan politik Fauzan Khalid terbilang unik. Ia mengaku sebelumnya tidak aktif berpartai, hingga akhirnya maju sebagai Bupati Lombok Barat dan menjabat selama dua periode (2016–2024).

Momentum bergabung dengan NasDem terjadi saat ia dipanggil ke DPP dan langsung menerima SK (Surat Keputusan) pencalonan tanpa syarat finansial.

“Di situlah saya mulai simpati. Saya melihat sendiri bagaimana prinsip itu dijalankan, bukan hanya diucapkan,” ujarnya.

Kini, Fauzan Khalid menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Komisi II, serta dipercaya sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Partai NasDem untuk Nusa Tenggara Barat (NTB).

Di hadapan kader DPRD NasDem dari Jawa Tengah dan Jawa Barat, Fauzan Khalid menekankan pentingnya kolaborasi lintas level pemerintahan.

Baca Juga :  Cek Beras Hingga Minyak Goreng, Satgas Pangan Pastikan Warga NTB Tenang Beribadah

Ia mendorong anggota DPRD untuk aktif berkomunikasi dengan kepala daerah guna memahami prioritas pembangunan, lalu menyelaraskannya dengan program kerja partai.

“Program Fraksi NasDem harus sejalan dengan kebutuhan daerah. Koordinasi dengan DPR RI juga penting agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Menatap Pemilu 2029, Fauzan Khalid mengingatkan bahwa generasi Z akan menjadi kelompok pemilih dominan. Karena itu, pendekatan politik harus lebih adaptif dan relevan.

Menurutnya, kader partai perlu mulai membangun komunitas berbasis minat dan hobi anak muda agar keterlibatan mereka lebih organik.

“Perhatikan hal-hal kecil dari sekarang. Dampaknya akan besar di Pemilu 2029 nanti,” ucapnya.(Sid)

Berita Terkait

Fauzan Khalid Soroti Kualitas Pemilu yang Menurun, Masyarakat Diminta Lebih Aktif Mengawasi
Dari Pesantren ke Pemerintahan, Gubernur NTB Raih Penghargaan Santri of The Year 2026
Honda Bikers Day 2026 Himpun 32.214 Bikers, Ambarawa Jadi Panggung Persaudaraan Nasional
Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan
Jangan Sepelekan Sakit Kepala, Kenali Tanda Bahaya yang Bisa Mengancam Nyawa
Fauzan Khalid Ajak Umat Tak Sekadar Bersyukur, tetapi Juga Menebar Kebaikan
Reses DPR RI, Fauzan Khalid Keliling Lombok: Kawal Pemekaran Desa hingga Sertifikasi Tanah Wakaf
Lombok Timur Kembali Terbaik di TPAKD Award 2026, Program Kredit Tanpa Bunga Tembus Rp170 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:05 WIB

Fauzan Khalid Soroti Kualitas Pemilu yang Menurun, Masyarakat Diminta Lebih Aktif Mengawasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Dari Pesantren ke Pemerintahan, Gubernur NTB Raih Penghargaan Santri of The Year 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Honda Bikers Day 2026 Himpun 32.214 Bikers, Ambarawa Jadi Panggung Persaudaraan Nasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Jangan Sepelekan Sakit Kepala, Kenali Tanda Bahaya yang Bisa Mengancam Nyawa

Berita Terbaru