Pemancing Tenggelam di Sungai Dodokan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Resmi Ditutup

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban.

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban.

LOBAR, LOMBOKTODAY.ID – Operasi pencarian terhadap pemancing yang tenggelam di Sungai Dodokan, kawasan Jembatan Kembar, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar), akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu sore (22/4/2026).

Korban diketahui bernama Sarafudin (56 tahun), warga Dusun Segare Katon. Ia ditemukan sekitar pukul 14.50 Wita oleh tim penyelam di dasar sungai dengan kedalaman kurang lebih 6 meter, tepat di titik terakhir korban dilaporkan hilang.

Setelah proses evakuasi berlangsung, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca Juga :  Anggaran Responsif Gender Pemprov NTB 2025 Lampaui Target

Operasi pencarian sebelumnya dimulai sejak laporan diterima pada pukul 11.22 Wita. Tim dari Kantor SAR Mataram bergerak cepat bersama unsur gabungan, termasuk Polres Lombok Barat, Polsek Lembar, Damkar, BPBD, dan masyarakat setempat.

Pencarian dilakukan secara intensif melalui berbagai metode, mulai dari penyisiran menggunakan perahu karet, pemantauan darat, hingga pemanfaatan alat deteksi bawah air aqua eye untuk mempercepat proses pencarian.

Koordinator Lapangan SAR Mataram, Fuad Hasan, memastikan bahwa ditemukannya korban menandai berakhirnya operasi.

Baca Juga :  Menteri PUPR Didampingi Gubernur Iqbal Tinjau Proyek Strategis di NTB

“Korban ditemukan di dasar sungai melalui proses penyelaman di sekitar titik terakhir korban terlihat. Dengan demikian, operasi SAR resmi dinyatakan selesai,” ujarnya.

Dalam operasi ini, tim SAR mengerahkan berbagai peralatan, seperti rescue car, rubber boat, perlengkapan selam, aqua eye, serta dukungan alat medis dan komunikasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap risiko aktivitas di perairan, terutama di area dengan arus yang tidak terduga seperti di Sungai Dodokan.(Sid)

Berita Terkait

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana
Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat
Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat
Pemprov NTB Perketat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Gubernur NTB Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:01 WIB

Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:30 WIB

Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat

Berita Terbaru