Tragedi Pantai Ampenan: Pietro Ditemukan Meninggal, Anindita Masih Dicari Tim SAR

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan saat menemukan dan membawa jenazah Pietro Lionel Alesandro Seda (13 tahun), korban terseret ombak di Pantai Ampenan, ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram.

Tim SAR gabungan saat menemukan dan membawa jenazah Pietro Lionel Alesandro Seda (13 tahun), korban terseret ombak di Pantai Ampenan, ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram.

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu dari dua korban yang terseret ombak di kawasan Pantai Ampenan, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu pagi (30/5/2026) setelah pencarian intensif dilakukan sejak sehari sebelumnya.

Korban diketahui bernama Pietro Lionel Alesandro Seda (13 tahun). Jasadnya ditemukan mengapung di perairan sekitar pukul 08.30 Wita, berjarak kurang lebih satu kilometer ke arah utara dari titik lokasi awal kejadian atau Last Known Position (LKP) di kawasan Pantai Skip, Ampenan.

Setelah berhasil dievakuasi dari laut, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kota Mataram menggunakan kendaraan Rescue D-Max milik Kantor SAR Mataram untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Mataram, Bustanil, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, membenarkan penemuan korban tersebut.

Baca Juga :  Anggota DPRD Gelar Sidang Paripurna Pansus RPJMD Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2025–2029

“Betul, pukul 08.30 Wita tadi tim SAR gabungan menemukan korban pertama atas nama Pietro dalam kondisi meninggal dunia. Posisi korban mengapung di sebelah utara dari titik awal hilangnya korban. Setelah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara, seluruh unsur yang terlibat kembali melanjutkan pencarian terhadap korban kedua,” ujar Bustanil di lokasi kejadian, Sabtu (30/5/2026).

Dengan ditemukannya Pietro, fokus operasi SAR kini diarahkan untuk mencari Anindita Mantika Muslim (9 tahun), anak perempuan yang dilaporkan hanyut di kawasan Pantai Karang Buyuk.

Tim SAR gabungan terus memperluas area pencarian dengan membagi personel ke sejumlah sektor. Pencarian dilakukan melalui penyisiran laut menggunakan perahu karet dan Rigid Inflatable Boat (RIB), patroli darat di sepanjang garis pantai, hingga pemanfaatan drone thermal untuk membantu mendeteksi objek dari udara.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Banjir Rob di Lombok, Sumbawa, dan Bima hingga 4 Juli 2026, Warga Pesisir Diminta Siaga

Menurut Bustanil, seluruh unsur yang terlibat berupaya memaksimalkan pencarian agar korban kedua dapat segera ditemukan.

Sebelumnya, kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak pada Jumat sore (29/5/2026) dalam dua peristiwa yang terjadi hampir bersamaan di kawasan pesisir Ampenan.

Operasi pencarian melibatkan personel dari Kantor SAR Mataram, Sat Brimob Polda NTB, Polairud Polda NTB, Polresta Mataram, Polsek Ampenan, Koramil Ampenan, serta dukungan nelayan dan masyarakat setempat yang turut membantu proses pencarian secara swadaya.

Hingga Sabtu siang, pencarian terhadap Anindita masih terus berlangsung dengan harapan korban dapat segera ditemukan.(arz)

Berita Terkait

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta
Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin
Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana
Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat
Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat
Pemprov NTB Perketat Pengawasan MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Gubernur NTB Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol, Berbaur Tanpa Sekat di Bumi Gora

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:05 WIB

TRC Infrastruktur NTB Bergerak Cepat, Jalan Kediri-Kuripan yang Lama Rusak Mulai Diperbaiki dengan Anggaran Rp700 Juta

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:09 WIB

Pemkab Lotim Percepat Penyempurnaan DTSEN, Pastikan Bansos Tepat Sasaran untuk Warga Miskin

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:01 WIB

Ratusan Investasi di NTB Tertahan, Gubernur Iqbal Percepat Revisi RTRW Berbasis Mitigasi Bencana

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Tekankan Good Governance di PUPRPKP NTB, Minta Setiap Rupiah APBD Digunakan untuk Kepentingan Rakyat

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:30 WIB

Gubernur Iqbal Luncurkan TRC Infrastruktur, Jalan Provinsi Rusak Siap Ditangani Lebih Cepat

Berita Terbaru