Diplomasi Gubernur NTB Berbuah 11 Ribu Rumah Subsidi untuk Masyarakat

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Momentum penting bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) tercipta dalam rangkaian kunjungan jajaran menteri Kabinet Presiden Prabowo Subianto di daerah tersebut.

Dari berbagai agenda yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari, salah satu momen yang paling menyita perhatian terjadi di ruang kerja Gubernur NTB.

Di hadapan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri, serta sejumlah pejabat kementerian, muncul pembahasan mengenai kebutuhan rumah subsidi bagi masyarakat NTB.

Pada awal pembahasan, NTB disebut memperoleh alokasi awal sebanyak 5.000 unit rumah subsidi. Namun angka tersebut dinilai belum cukup untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian layak.

Baca Juga :  DPD Kasta Lombok Tengah Kecam Keterlibatan Oknum Anggota DPRD dalam Proyek MBG

Di tengah diskusi bersama para pengembang perumahan subsidi, Menteri PKP, Maruarar Sirait kemudian memberikan kesempatan kepada Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal untuk menyampaikan kebutuhan riil di lapangan.

Pertanyaan yang muncul sederhana, namun memiliki dampak besar: berapa jumlah rumah subsidi yang benar-benar dibutuhkan masyarakat NTB?

Merespons kesempatan itu, Gubernur Iqbal langsung menyampaikan usulan peningkatan kuota menjadi 10.000 unit rumah subsidi.

Usulan tersebut disampaikan berdasarkan kebutuhan masyarakat serta aspirasi yang berkembang di berbagai daerah di NTB.

Respons cepat kemudian datang dari Menteri PKP. Dalam suasana yang disebut berlangsung dinamis, usulan itu bukan hanya disetujui, tetapi juga ditambah menjadi 11.000 unit rumah subsidi.

Baca Juga :  Sekda Lotim Membenarkan Pemaparan Kepala BPKAD Terkait Sisa Kas Daerah

Keputusan tersebut disambut antusias oleh peserta yang hadir, termasuk para pengembang perumahan.

Penambahan kuota rumah subsidi ini dipandang memiliki dampak langsung terhadap akses masyarakat berpenghasilan rendah untuk memperoleh tempat tinggal yang layak.

Selain itu, peningkatan jumlah pembangunan rumah subsidi juga dinilai berpotensi mendorong pergerakan ekonomi daerah melalui sektor properti dan industri pendukung lainnya.

Kebijakan tersebut sekaligus menjadi sinyal adanya sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendorong program perumahan bagi masyarakat.

Dengan komitmen 11.000 unit rumah subsidi tersebut, ribuan keluarga di NTB kini berpeluang lebih besar untuk mendapatkan akses hunian yang terjangkau dan layak.(arz)

Berita Terkait

Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab
Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar kepada Pengurus Dekopinwil NTB, Benahi SDM dan Ubah Citra Koperasi
Gubernur Iqbal Ubah Paradigma Pajak di NTB, Warga Taat Kini Dihadiahi Emas
Menteri Trenggono dan Gubernur Iqbal Siapkan KNMP Bintaro Jadi Percontohan Nasional Pasar Ikan Modern Zero Waste
Gubernur Iqbal Tawarkan Potensi Investasi NTB ke Maroko, Bidik Kerja Sama Strategis Bernilai Triliunan
Dewan Komisaris PLN Energi Gas Tinjau Proyek EG Benoa Bali, Tegaskan Komitmen Transparansi Penggunaan Uang Negara
Gubernur Iqbal Resmikan Bale Kita, Rumah Baru Produk Autentik UMKM NTB Menuju Pasar Global
Negeri Jiran dan Magnet Pekerja Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:02 WIB

Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:04 WIB

Gubernur Iqbal Titip Dua Tugas Besar kepada Pengurus Dekopinwil NTB, Benahi SDM dan Ubah Citra Koperasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:06 WIB

Gubernur Iqbal Ubah Paradigma Pajak di NTB, Warga Taat Kini Dihadiahi Emas

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:01 WIB

Menteri Trenggono dan Gubernur Iqbal Siapkan KNMP Bintaro Jadi Percontohan Nasional Pasar Ikan Modern Zero Waste

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:07 WIB

Gubernur Iqbal Tawarkan Potensi Investasi NTB ke Maroko, Bidik Kerja Sama Strategis Bernilai Triliunan

Berita Terbaru