Gubernur NTB Optimistis Lampaui Target BPK, Utang BLUD Tuntas 100 Persen

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Penyerahan LHP BPK RI atas LKPD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2025, dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Jumat (5/6/2026).

Suasana Penyerahan LHP BPK RI atas LKPD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2025, dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Jumat (5/6/2026).

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Di tengah tantangan fiskal yang masih dihadapi daerah, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) mencatat dua capaian strategis pada tahun pertama kepemimpinan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur (Wagub), Indah Dhamayanti Putri.

Selain berhasil menuntaskan seluruh utang Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Pemprov NTB juga optimistis mampu menyelesaikan tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI melampaui target nasional.

Optimisme tersebut disampaikan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB dalam agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi NTB Tahun Anggaran 2025, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Jumat (5/6/2026).

Menurut Gubernur Iqbal, hasil pemeriksaan BPK tahun ini memiliki makna penting karena menjadi audit pertama yang sepenuhnya merekam kinerja pemerintahannya bersama Wagub Indah Dhamayanti Putri selama tahun anggaran 2025.

“Ini adalah pemeriksaan pertama terhadap hasil kerja yang sepenuhnya kami laksanakan selama tahun 2025. Karena itu, hasil pemeriksaan ini menjadi cerminan dari kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan yang kami bangun selama satu tahun terakhir,” ujar Gubernur Iqbal.

Baca Juga :  Strategi Keterbukaan Informasi Publik yang Disusun Pemprov NTB Selaras dengan Visi Misi Pemerintahan Prabowo–Gibran

Ia menegaskan seluruh rekomendasi yang diberikan BPK RI akan ditindaklanjuti secara serius sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

“Insya Allah akan kami tindak lanjuti. Kami optimistis capaian penyelesaian tindak lanjut rekomendasi ini bisa berada di atas 85 persen,” tegasnya.

Target tersebut bukan tanpa dasar. Pemprov NTB dalam setahun terakhir telah melakukan berbagai pembenahan di sektor pengelolaan keuangan daerah, termasuk menyelesaikan kewajiban keuangan yang selama ini menjadi perhatian publik.

Salah satu capaian yang disorot adalah tuntasnya seluruh utang pemerintah daerah, baik utang langsung Pemprov NTB maupun kewajiban pada BLUD, terutama di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB.

“Kita sudah menyelesaikan utang, baik utang langsung Pemprov maupun utang di BLUD. Khususnya di RSUP, alhamdulillah sesuai target, akhir bulan lalu sudah selesai 100 persen,” ungkapnya.

Baca Juga :  Komite IV DPD RI Dorong Keadilan Fiskal Daerah melalui Uji Sahih RUU PNBP di Bali

Bagi Gubernur Iqbal, penyelesaian utang BLUD dan RSUP NTB bukan sekadar pencapaian administratif. Langkah tersebut menjadi fondasi penting untuk menciptakan kondisi keuangan daerah yang lebih sehat, disiplin, dan berkelanjutan di masa mendatang.

Di sisi lain, Pemprov NTB juga terus memperkuat sistem pengawasan internal dengan meningkatkan dukungan anggaran bagi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong pengawasan yang lebih efektif sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah.

Iqbal menilai hasil pemeriksaan BPK RI tidak hanya menjadi ukuran kepatuhan administrasi, tetapi juga berfungsi sebagai kompas untuk memastikan reformasi tata kelola pemerintahan berjalan sesuai arah yang ditetapkan.

Karena itu, setiap rekomendasi akan ditindaklanjuti, setiap kelemahan akan diperbaiki, dan setiap rupiah anggaran daerah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat NTB.

Dengan penyelesaian utang BLUD yang mencapai 100 persen serta komitmen menuntaskan rekomendasi BPK di atas target nasional, Pemprov NTB optimistis dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih sehat dan berkelanjutan.(arz)

Berita Terkait

Honda Electrify Meet Up–Lombok, Astra Motor NTB Ajak Masyarakat Jajal Motor Listrik
Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan
Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong
ASUS Resmi Hadirkan ASUS ProArt P14 dan P16, Laptop Kreator Profesional dengan NVIDIA RTX Spark™ Pertama di Indonesia
Gubernur NTB Pastikan Stok BBM, LPG, Beras, dan Pupuk Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik
Bupati Iron Salurkan Modal Usaha Rp1,5 Juta per Pedagang di Pasar Tenten Gandor, Ini Pesannya
Pemprov NTB Targetkan BPR Syariah Rampung Akhir 2026, Pembiayaan UMKM Jadi Prioritas
MotoGP Mandalika: Jangan Samakan Rugi Perusahaan dengan Dampak Ekonomi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Honda Electrify Meet Up–Lombok, Astra Motor NTB Ajak Masyarakat Jajal Motor Listrik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:33 WIB

ASUS Resmi Hadirkan ASUS ProArt P14 dan P16, Laptop Kreator Profesional dengan NVIDIA RTX Spark™ Pertama di Indonesia

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Gubernur NTB Pastikan Stok BBM, LPG, Beras, dan Pupuk Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik

Berita Terbaru