Gubernur Iqbal Resmikan Bale Kita, Rumah Baru Produk Autentik UMKM NTB Menuju Pasar Global

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana peresmian Bale Kita oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, Rabu (8/7/2026).

Suasana peresmian Bale Kita oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, Rabu (8/7/2026).

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) resmi menghadirkan Bale Kita, sebuah ruang baru yang diproyeksikan menjadi rumah bersama bagi produk-produk autentik karya pelaku UMKM NTB.

Tak sekadar galeri, Bale Kita disiapkan sebagai pusat kurasi, promosi, pemasaran, hingga pengembangan produk lokal agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Peresmian Bale Kita dilakukan langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal didampingi Ketua Dekranasda NTB, Hj. Sinta Agathia Iqbal, di Gedung eks NTB Mall, pada Rabu (8/7/2026).

Peluncuran tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Gubernur NTB, Kepala Kejaksaan Tinggi NTB, Danrem 162/Wira Bhakti, perwakilan Polda NTB, Ketua Dekranasda Kota Mataram, kepala OPD lingkup Pemprov NTB, pelaku UMKM, pelaku usaha, hingga wisatawan mancanegara yang ikut menyaksikan hadirnya wajah baru pengembangan ekonomi kreatif di NTB.

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menegaskan bahwa Bale Kita bukan sekadar perubahan nama dari NTB Mall, melainkan transformasi besar dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih profesional dan berorientasi pada kualitas.

“Ada upaya perbaikan dan penyempurnaan dari konsep-konsep yang lama. Disempurnakan, diperbaiki, dibuat tata letak dan tata kelola yang jauh lebih baik,” ujar Gubernur Iqbal.

Menurutnya, kekuatan utama Bale Kita terletak pada komitmennya menghadirkan produk-produk asli hasil karya para perajin NTB. Seluruh produk yang dipasarkan dipastikan merupakan karya autentik masyarakat lokal, bukan produk pabrikan.

“Semua produknya autentik. Tidak ada produk pabrikan. Jadi semua kerajinan yang ditampilkan di sini langsung lahir dari tangan para perajin yang ada di NTB,” tegas Gubernur Iqbal.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Tekankan PT GNE Harus Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

Komitmen tersebut menjadi identitas utama Bale Kita. Setiap produk wajib melewati proses kurasi sehingga kualitas, nilai seni, identitas budaya, hingga keaslian karya tetap terjaga. Dengan konsep tersebut, Bale Kita diharapkan menjadi etalase resmi produk unggulan NTB.

Tak hanya menjadi pusat belanja produk lokal, Gubernur Iqbal juga menginginkan Bale Kita berkembang sebagai destinasi wisata budaya.

Ia berharap setiap produk dilengkapi cerita mengenai asal-usul, filosofi, bahan baku, hingga proses pembuatannya sehingga memberikan pengalaman yang lebih bermakna bagi pengunjung.

Bahkan, menurutnya, produk hasil karya warga binaan lembaga pemasyarakatan juga memiliki peluang untuk dipasarkan karena memiliki nilai cerita yang mampu meningkatkan daya tarik sekaligus nilai jual sebuah produk.

Di sisi lain, Pemprov NTB juga tengah menyiapkan platform digital Bale Kita. Langkah ini dilakukan agar seluruh produk UMKM yang telah lolos proses kurasi dapat dipasarkan lebih luas tanpa terbatas kapasitas ruang galeri.

Melalui platform digital tersebut, ribuan pelaku UMKM dari seluruh kabupaten dan kota di NTB nantinya memiliki kesempatan yang sama untuk menjangkau pasar nasional hingga internasional.

Sementara itu, Ketua Dekranasda NTB, Hj. Sinta Agathia Iqbal, menjelaskan bahwa nama “Bale Kita” dipilih untuk menghadirkan identitas yang lebih dekat dengan budaya masyarakat NTB.

Ia mengungkapkan, gagasan tersebut juga muncul dari masukan saat kunjungan Ibu Wakil Presiden yang menilai istilah “mall” kurang merepresentasikan ruang bagi produk-produk lokal.

“Bale berarti rumah. Kami ingin tempat ini benar-benar menjadi rumah bersama bagi seluruh perajin dan pelaku UMKM di NTB,” katanya.

Baca Juga :  Astra Motor NTB Berikan Tips Touring Buat Pengguna Sepeda Motor yang Akan Touring Jauh

Menurut Bunda Sinta, seluruh produk yang dipasarkan akan melalui proses kurasi secara objektif berdasarkan kualitas, bukan karena kedekatan ataupun faktor lainnya.

Untuk memberi kesempatan yang merata kepada seluruh pelaku UMKM, Bale Kita juga menerapkan sistem rotasi produk secara berkala. Produk yang belum tampil di galeri tetap akan dipasarkan melalui platform digital sehingga tetap memiliki akses promosi.

Selain itu, Bale Kita juga akan menjadi pusat pendampingan UMKM melalui fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), sertifikasi halal, Standar Nasional Indonesia (SNI), hingga perluasan jejaring pemasaran.

Dekranasda NTB bahkan telah memperoleh dukungan untuk bekerja sama dengan InJourney dalam penyediaan paket produk UMKM di bandara, sekaligus melanjutkan kemitraan dengan jaringan ritel modern seperti Hypermart dan UNIQLO.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB, HL Wiranata, mengatakan Bale Kita merupakan rumah bersama bagi pelaku UMKM dari Pulau Lombok hingga Pulau Sumbawa.

Saat ini sekitar 250 UMKM telah bergabung dalam Bale Kita dan jumlah tersebut akan terus bertambah seiring pengembangan platform digital yang memungkinkan semakin banyak pelaku usaha memasarkan produknya.

Ia menjelaskan, Bale Kita mengusung filosofi KITA, yakni Kreatif, Inovatif, Terbuka, dan Autentik, sebagai identitas baru pengembangan UMKM di Nusa Tenggara Barat.

Dengan mengedepankan produk autentik, sistem kurasi yang objektif, pendampingan usaha, serta perluasan akses pasar melalui galeri fisik dan platform digital, Bale Kita diharapkan menjadi rumah besar bagi kreativitas para perajin sekaligus membawa produk-produk unggulan NTB semakin dikenal di pasar nasional hingga mancanegara.(arz)

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK
Bulan Maulid Nabi, Pemprov NTB Gelar GPM di RS Mandalika, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Putri Victoria Dengar Kisah Petani Sajang, 450 Meter Irigasi Pulihkan Harapan Pascagempa Lombok
Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Astra Motor NTB Ajak Konsumen Touring Satu Hati dan Tebar Beragam Apresiasi
Pemprov NTB dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Belanja Daerah Tembus Rp6,52 Triliun
Bulan Maulid, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Rusunawa Montong Are, Ayam Dijual Rp37 Ribu per Kg
Honda ST125 Dax Tampil Beda dengan Warna Baru, Harga Rp84,5 Juta
New Honda NX500 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi E-Clutch dan Harga Rp230 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:06 WIB

Bulan Maulid Nabi, Pemprov NTB Gelar GPM di RS Mandalika, Harga Pangan Lebih Terjangkau

Sabtu, 5 September 2026 - 17:09 WIB

Putri Victoria Dengar Kisah Petani Sajang, 450 Meter Irigasi Pulihkan Harapan Pascagempa Lombok

Sabtu, 5 September 2026 - 11:08 WIB

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Astra Motor NTB Ajak Konsumen Touring Satu Hati dan Tebar Beragam Apresiasi

Jumat, 4 September 2026 - 23:30 WIB

Pemprov NTB dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Belanja Daerah Tembus Rp6,52 Triliun

Kamis, 3 September 2026 - 13:01 WIB

Bulan Maulid, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Rusunawa Montong Are, Ayam Dijual Rp37 Ribu per Kg

Berita Terbaru

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat rapat koordinasi bersama maskapai dan pemangku kepentingan penerbangan melalui konferensi daring dari Mataram, pada Selasa (8/9/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Jelang MotoGP Mandalika 2026, NTB Desak Maskapai Tambah Penerbangan ke Lombok

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:09 WIB