Gubernur Iqbal Tekankan PT GNE Harus Belajar dari Kesalahan Masa Lalu

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT GNE, di Ruang Rapat Kantor PT GNE, Jalan Selaparang Mataram, Rabu (7/1/2026).

Suasana Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT GNE, di Ruang Rapat Kantor PT GNE, Jalan Selaparang Mataram, Rabu (7/1/2026).

MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal menekankan pentingnya PT Gerbang NTB Emas (GNE) belajar dari kesalahan masa lalu dan menjadikannya sebagai pijakan untuk membangun perusahaan ke depan.

‘’Dalam pikiran saya hanya satu, bagaimana PT GNE ini bisa berjalan kembali dan melakukan bisnisnya secara normal. Apa yang terjadi di masa lalu kita jadikan sebagai pelajaran. Kesalahan kita catat, lalu kita perbaiki untuk membangun ke depan,’’ kata Gubernur Iqbal, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PT GNE, di Ruang Rapat Kantor PT GNE, Jalan Selaparang Mataram, Rabu (7/1/2026).

Menurut Gubernur Iqbal, tidak ada bisnis yang bisa berkembang tanpa fokus. Ia mencontohkan sejumlah perusahaan besar yang bangkit setelah melakukan re-engineering dan kembali pada core business mereka.

Karenanya, Gubernur Iqbal berharap PT GNE dapat menjadi katalisator pembangunan fisik di NTB, khususnya sebagai pemasok utama dalam berbagai proyek konstruksi daerah.

Baca Juga :  PT Samara Serap Ratusan Tenaga Kerja Lokal dan Edukasi Masyarakat Setempat

Sebagai bagian dari restrukturisasi, Pemprov NTB akan merombak jajaran direksi dan komisaris untuk mendapatkan figur terbaik yang mampu membawa PT GNE keluar dari krisis dan kembali menjadi BUMD andalan daerah.

Gubernur Iqbal menyampaikan rencana besar konsolidasi BUMD di NTB. Di mana, ke depan hanya akan ada dua holding utama, yakni Bank NTB Syariah sebagai holding sektor keuangan dan NTB Capital sebagai holding sektor non-keuangan, sehingga PT GNE akan menjadi anak perusahaan di bawah NTB Capital.

‘’Konsolidasi ini penting agar BUMD bisa dikelola secara professional, minim intervensi, dan berorientasi bisnis murni B to B. Pemerintah Provinsi NTB cukup di level holding,’’ ujarnya.

Untuk itu, PT GNE saat ini harus segera melakukan konsolidasi internal, merapikan pembukuan, serta menyusun perencanaan bisnis yang solid agar saat diintegrasikan ke dalam NTB Capital tidak menjadi beban, melainkan kekuatan baru.

Baca Juga :  DARI PETANI KE PENGUSAHA?

Gubernur Iqbal menyampaikan apresiasi kepada jajaran komisaris dan direksi atas upaya yang telah dilakukan, seraya berharap seluruh catatan dan pelajaran yang diperoleh dapat menjadi fondasi kebangkitan PT GNE ke depan.

Pada prinsipnya, lanjut Gubernur Iqbal, bahwa Pemprov NTB berkomitmen untuk mengembalikan kinerja PT GNE agar dapat beroperasi secara normal dan berkelanjutan.

Gubernur Iqbal menegaskan, sesuai hasil diskusi panjang dengan dewan direksi serta berbagai pihak yang konsen terhadap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini menyepakati bahwa PT GNE ke depan akan melakukan refocusing bisnis dengan fokus utama pada material konstruksi.

‘’PT GNE harus fokus. Ke depan hanya bergerak di bidang material konstruksi, mulai dari traffic block yang sudah kompetitif, berkembang ke precast, kraton, dan lini lain yang masih dalam satu ekosistem konstruksi,’’ tegas Gubernur Iqbal.(Sid)

Berita Terkait

Honda Electrify Meet Up–Lombok, Astra Motor NTB Ajak Masyarakat Jajal Motor Listrik
Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan
Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong
ASUS Resmi Hadirkan ASUS ProArt P14 dan P16, Laptop Kreator Profesional dengan NVIDIA RTX Spark™ Pertama di Indonesia
Gubernur NTB Pastikan Stok BBM, LPG, Beras, dan Pupuk Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik
Bupati Iron Salurkan Modal Usaha Rp1,5 Juta per Pedagang di Pasar Tenten Gandor, Ini Pesannya
Pemprov NTB Targetkan BPR Syariah Rampung Akhir 2026, Pembiayaan UMKM Jadi Prioritas
MotoGP Mandalika: Jangan Samakan Rugi Perusahaan dengan Dampak Ekonomi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Honda Electrify Meet Up–Lombok, Astra Motor NTB Ajak Masyarakat Jajal Motor Listrik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Gubernur NTB di Forum Dunia: Ekonomi Kreatif Harus Jadi Jalan Keluar dari Kemiskinan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Perluas Jejaring Kemitraan, Bank NTB Syariah Jajaki Peluang Kerja Sama dengan PSMTI dan Marga Tun Hong

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:33 WIB

ASUS Resmi Hadirkan ASUS ProArt P14 dan P16, Laptop Kreator Profesional dengan NVIDIA RTX Spark™ Pertama di Indonesia

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Gubernur NTB Pastikan Stok BBM, LPG, Beras, dan Pupuk Aman, Masyarakat Diminta Tak Panik

Berita Terbaru