Kerap Dikeluhkan Pedagang, Gubernur Iqbal Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika Agar Lebih Nyaman dan Tertata

- Jurnalis

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat meninjau langsung progres revitalisasi Pasar Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, pada Senin (27/7/2026),

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat meninjau langsung progres revitalisasi Pasar Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, pada Senin (27/7/2026),

LOTENG, LOMBOKTODAY.ID – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mempercepat revitalisasi Pasar Rakyat Kuta Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah sebagai upaya menjawab keluhan pedagang sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan wisata.

Penataan pasar ini difokuskan pada perbaikan infrastruktur, pengaturan zonasi pedagang, hingga penguatan tata kelola agar pasar tradisional lebih nyaman, tertata, dan mampu menopang sektor pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Saat meninjau langsung progres revitalisasi, pada Senin (27/7/2026), Gubernur Iqbal menegaskan bahwa pembenahan Pasar Kuta Mandalika merupakan respons atas berbagai masukan masyarakat yang selama ini menilai kondisi pasar kurang tertata.

“Kita bantu tata letak dan perbaiki desainnya agar tetap rapi, namun kesan tradisionalnya harus tetap terlihat karena ini berada di lokasi wisata,” ujar Gubernur Iqbal.

Salah satu perhatian utama gubernur adalah memperlebar akses masuk pasar. Menurutnya, akses yang lebih luas akan membuat arus pengunjung lebih lancar sekaligus mendorong wisatawan menjelajahi seluruh area pasar sehingga seluruh pedagang mendapat peluang yang sama untuk memperoleh pembeli.

Namun revitalisasi ini tidak hanya menyasar tampilan fisik bangunan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB juga menyiapkan pembenahan sistem pengelolaan pasar agar mampu menjadi bagian dari rantai pasok industri pariwisata di Mandalika.

Gubernur Iqbal mengatakan, ke depan pemerintah akan berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk membangun tata kelola pasar yang lebih profesional, termasuk memastikan hasil dagangan segar dari pedagang lokal dapat langsung dipasarkan ke hotel dan restoran di sekitar kawasan wisata.

Baca Juga :  Soal Perdebatan LAM di Sidang MK, Ketua Komite III DPD RI: Tak Hanya Soal Standar Mutu, Perhatikan Juga Kesiapan Perguruan Tinggi Daerah

“Ke depan, kita akan berkoordinasi dengan Disperindag agar tata kelola pasarnya menjadi lebih rapi. Kita ingin agar barang dagangan segar dari pasar ini bisa langsung disalurkan ke restoran-restoran maupun hotel di sekitar kawasan,” katanya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTB, Dewi, menjelaskan bahwa pekerjaan konstruksi saat ini difokuskan pada perluasan akses masuk serta peningkatan fasilitas dasar pasar.

“Pekerjaan lanjutan yang sedang kami laksanakan berfokus pada pembongkaran tembok untuk membuka akses masuk yang lebih luas. Kami juga melakukan pengecatan, pembenahan sistem sanitasi kamar mandi, hingga pekerjaan beton,” jelasnya.

Selain itu, area penjualan ikan, daging, dan ayam yang selama ini tidak berfungsi akan diaktifkan kembali melalui pekerjaan penimbunan serta pengecoran lantai sehingga dapat dimanfaatkan oleh para pedagang.

Revitalisasi juga dibarengi dengan penataan zonasi pedagang melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTB dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah.

Pedagang sayur dan buah yang selama ini berjualan di luar area pasar akan dipindahkan ke dalam bangunan pasar, sedangkan bagian depan akan difungsikan sebagai pusat penjualan mutiara dan area parkir terpadu.

Baca Juga :  Pebalap Muda Astra Honda Tancap Gas di Moto4 Asia Cup Buriram 2026, Bintang Pranata Raih Podium

Langkah tersebut mendapat dukungan dari tokoh masyarakat kawasan selatan Lombok, H. Bangun. Ia menilai penataan zonasi menjadi solusi untuk menciptakan persaingan usaha yang lebih sehat sekaligus menghindari kecemburuan di kalangan pedagang.

“Harapan kami, setelah perbaikan di dalam selesai, seluruh pedagang yang sekarang di luar bisa masuk ke dalam. Biasanya, kalau masih ada yang di luar, pembeli hanya belanja di luar dan enggan masuk, sehingga memicu pedagang yang di dalam ikut-ikutan keluar,” tuturnya.

Apresiasi juga datang dari salah seorang pedagang, Yuni, yang mengaku langsung menyampaikan keluhan mengenai kondisi lapaknya kepada Gubernur Iqbal saat kunjungan berlangsung.

“Tadi saya juga sudah menyampaikan langsung ke Pak Gubernur soal lapak yang bocor, dan infonya akan segera diperbaiki. Pesan saya untuk pemerintah, kalau bisa kebersihannya lebih ditingkatkan agar pasar semakin nyaman,” ujarnya.

Revitalisasi Pasar Kuta Mandalika diharapkan tidak hanya menghadirkan pasar yang lebih bersih, nyaman, dan tertata, tetapi juga memperkuat peran pasar tradisional sebagai pusat ekonomi masyarakat yang terintegrasi dengan ekosistem pariwisata Mandalika.

Dengan pembenahan infrastruktur, tata kelola, dan zonasi pedagang, pasar ini diproyeksikan menjadi salah satu wajah baru perdagangan rakyat yang mampu memberikan pengalaman belanja lebih baik bagi wisatawan maupun masyarakat lokal.(ltn)

Berita Terkait

Tak Dapat Bansos? Wabup Lombok Timur Tegas Minta Warga Isi Data Sendiri
Tak Dapat Pensiun, 4.000 Marbot dan Guru Ngaji di Lombok Timur Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan
Honda CT125 Tampil Makin Ikonik, Warna Baru Matte Fresco Brown Bikin Motor Trekking Ini Makin Berkarakter
Dana Transfer Pusat Bertambah, Lombok Timur Alokasikan Rp71 Miliar untuk Infrastruktur Jalan
Gubernur Iqbal Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK
Bulan Maulid Nabi, Pemprov NTB Gelar GPM di RS Mandalika, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Putri Victoria Dengar Kisah Petani Sajang, 450 Meter Irigasi Pulihkan Harapan Pascagempa Lombok
Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Astra Motor NTB Ajak Konsumen Touring Satu Hati dan Tebar Beragam Apresiasi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 07:06 WIB

Tak Dapat Bansos? Wabup Lombok Timur Tegas Minta Warga Isi Data Sendiri

Sabtu, 12 September 2026 - 06:01 WIB

Tak Dapat Pensiun, 4.000 Marbot dan Guru Ngaji di Lombok Timur Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 13:05 WIB

Honda CT125 Tampil Makin Ikonik, Warna Baru Matte Fresco Brown Bikin Motor Trekking Ini Makin Berkarakter

Rabu, 9 September 2026 - 17:09 WIB

Dana Transfer Pusat Bertambah, Lombok Timur Alokasikan Rp71 Miliar untuk Infrastruktur Jalan

Selasa, 8 September 2026 - 14:01 WIB

Gubernur Iqbal Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK

Berita Terbaru

Suasana kunjungan tiga perempuan yang mewakili kekuatan eksekutif, kebudayaan, dan legislatif NTB ke Art Gallery of South Australia (AGSA), Adelaide, pada 11–12 September 2026.

Internasional

Dari Adelaide, Tiga Srikandi NTB Bawa Kekayaan Budaya Mendunia

Senin, 14 Sep 2026 - 13:09 WIB