Separuh Desa di Lombok Timur Belum Bangun Koperasi Merah Putih, Dandim 1615/Lotim Turun Langsung Cari Penyebab

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dandim 1615/Lotim, Letkol Inf. Hadiyansyah.

Dandim 1615/Lotim, Letkol Inf. Hadiyansyah.

LOTIM, LOMBOKTODAY.ID – Pembangunan gedung Koperasi Merah Putih (KMP) di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) masih menghadapi sejumlah tantangan. Hingga pertengahan Juli 2026, baru 127 dari total 253 desa dan kelurahan atau sekitar 50,19 persen yang telah memulai pembangunan gedung KMP.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Komandan Kodim (Dandim) 1615/Lotim, Letkol Inf. Hadiyansyah, yang menegaskan komitmennya untuk turun langsung ke lapangan guna menelusuri penyebab masih banyaknya desa yang belum memulai pembangunan.

“Pembangunan yang sudah berjalan progresnya bervariasi. Ada yang sudah di atas 50 persen, bahkan beberapa desa sudah tuntas hingga 100 persen,” ujar Letkol Hadiyansyah saat ditemui Lomboktoday.id, di ruang kerjanya, Selasa (21/7/2026).

Perwira TNI yang baru lima hari menjabat sebagai Dandim 1615/Lotim itu mengungkapkan, berdasarkan laporan dari seluruh Koramil di wilayahnya, kendala utama yang dihadapi desa-desa yang belum memulai pembangunan adalah persoalan ketersediaan lahan.

Baca Juga :  KDKMP NTB Dikebut: Dari Legalitas ke Aksi Nyata, Digitalisasi Jadi Game Changer

Menurutnya, banyak desa, terutama desa hasil pemekaran, tidak memiliki aset berupa tanah milik negara maupun lahan milik pemerintah daerah yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan gedung Koperasi Merah Putih.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kodim 1615/Lotim akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur guna mencari solusi terbaik terkait penyediaan lahan.

Meski demikian, Letkol Hadiyansyah menegaskan tidak ingin hanya bergantung pada laporan. Mantan anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) untuk Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin itu memastikan akan melakukan pengecekan langsung ke desa-desa guna memastikan apakah terdapat kendala lain yang menghambat pembangunan.

“Saya ingin melihat langsung kondisi di lapangan agar diketahui secara pasti apa saja faktor yang menyebabkan pembangunan belum berjalan di sejumlah desa,” tegasnya.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal: Bank NTB Syariah Harus Jadi Kebanggaan Masyarakat

Tak hanya desa yang belum memulai pembangunan, desa-desa yang progres pembangunannya masih lambat juga akan menjadi perhatian Kodim 1615/Lotim. Pengawasan akan terus dilakukan agar pembangunan gedung Koperasi Merah Putih dapat selesai sesuai target.

Hadiansyah menjelaskan, tugas Kodim adalah mengawal proses pembangunan fisik gedung hingga selesai dan siap digunakan. Sementara itu, pengelolaan serta operasional Koperasi Merah Putih nantinya menjadi kewenangan Kementerian Koperasi bersama Dinas Koperasi di daerah.

Ia berharap seluruh pemerintah desa, pemerintah daerah, serta masyarakat dapat memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut.

Menurutnya, keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kerakyatan.(Kml)

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Perintahkan APBD-P 2026 Tindak Lanjuti Arahan KPK
Bulan Maulid Nabi, Pemprov NTB Gelar GPM di RS Mandalika, Harga Pangan Lebih Terjangkau
Putri Victoria Dengar Kisah Petani Sajang, 450 Meter Irigasi Pulihkan Harapan Pascagempa Lombok
Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Astra Motor NTB Ajak Konsumen Touring Satu Hati dan Tebar Beragam Apresiasi
Pemprov NTB dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Belanja Daerah Tembus Rp6,52 Triliun
Bulan Maulid, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Rusunawa Montong Are, Ayam Dijual Rp37 Ribu per Kg
Honda ST125 Dax Tampil Beda dengan Warna Baru, Harga Rp84,5 Juta
New Honda NX500 Resmi Meluncur di Indonesia, Bawa Teknologi E-Clutch dan Harga Rp230 Juta

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:06 WIB

Bulan Maulid Nabi, Pemprov NTB Gelar GPM di RS Mandalika, Harga Pangan Lebih Terjangkau

Sabtu, 5 September 2026 - 17:09 WIB

Putri Victoria Dengar Kisah Petani Sajang, 450 Meter Irigasi Pulihkan Harapan Pascagempa Lombok

Sabtu, 5 September 2026 - 11:08 WIB

Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Astra Motor NTB Ajak Konsumen Touring Satu Hati dan Tebar Beragam Apresiasi

Jumat, 4 September 2026 - 23:30 WIB

Pemprov NTB dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Belanja Daerah Tembus Rp6,52 Triliun

Kamis, 3 September 2026 - 13:01 WIB

Bulan Maulid, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Rusunawa Montong Are, Ayam Dijual Rp37 Ribu per Kg

Berita Terbaru

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat rapat koordinasi bersama maskapai dan pemangku kepentingan penerbangan melalui konferensi daring dari Mataram, pada Selasa (8/9/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Jelang MotoGP Mandalika 2026, NTB Desak Maskapai Tambah Penerbangan ke Lombok

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:09 WIB