Kombes Pol Dewa Wijaya Jadi Sekjen Karate Bhayangkara Presisi, Fokus Perkuat Pembinaan Atlet

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kombes Pol. Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, S.H., M.H saat pose bersama.

Kombes Pol. Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, S.H., M.H saat pose bersama.

JAKARTA, LOMBOKTODAY.ID – Persatuan Karate Bhayangkara Presisi memasuki fase baru penguatan organisasi. Kombes Pol. Dr. I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, S.H., M.H. dipercaya mengemban posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) untuk mendampingi Ketua Umum Prof. (Ris) Hermawan Sulistyo, M.A., Ph.D., APU.

Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Kapolri Nomor Kep/328/III/2026 tentang Pengukuhan Pengurus Persatuan Karate Bhayangkara Presisi.

Mandat baru ini menempatkan Dewa Wijaya pada posisi strategis untuk memastikan roda organisasi berjalan efektif, sekaligus mendorong penguatan sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Dewa Wijaya mengatakan jabatan tersebut merupakan amanah yang akan dijalankan dengan tanggung jawab. Ia menegaskan fokus kepengurusan tidak hanya berada pada aspek administratif organisasi, tetapi juga pada peningkatan kualitas pembinaan dan perluasan kesempatan bertanding bagi para atlet.

“Kami siap menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Fokus kami memperkuat organisasi, meningkatkan pembinaan atlet, serta membuka ruang kompetisi yang lebih luas bagi Karate Bhayangkara Presisi,” ungkap Dewa Wijaya.

Sebagai Sekjen, Dewa Wijaya akan menopang arah organisasi di bawah kepemimpinan Hermawan Sulistyo yang dikenal dengan sapaan Prof. Kikiek.

Sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari penguatan manajemen, pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi hingga memastikan program organisasi berjalan secara berkesinambungan.

Menurut Dewa Wijaya, prestasi olahraga tidak dapat dibangun secara instan. Dibutuhkan sistem yang mampu menghubungkan latihan rutin, pendampingan, pengalaman bertanding dan dukungan organisasi.

Baca Juga :  17 Dubes Asing Menunggu Bertemu Presiden RI, Ada yang Tertahan hingga 8 Bulan

“Kami ingin membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan. Prestasi atlet tidak lahir secara instan, tetapi membutuhkan latihan, kompetisi, pendampingan serta organisasi yang solid,” katanya.

Karena itu, pengalaman bertanding menjadi salah satu perhatian dalam agenda pembinaan Karate Bhayangkara Presisi.

Para atlet tidak hanya dituntut meningkatkan kemampuan teknis melalui latihan, tetapi juga perlu mendapatkan kesempatan menguji kemampuan di arena kompetisi.

Dewa Wijaya menyebut kompetisi memiliki peran penting untuk melihat sejauh mana hasil pembinaan dapat diterapkan dalam situasi pertandingan.

“Kami akan mendorong atlet agar tidak hanya aktif berlatih, tetapi juga memiliki pengalaman bertanding yang cukup. Kompetisi menjadi bagian penting untuk mengukur hasil pembinaan,” ujarnya.

Penguatan pembinaan tersebut mendapat modal positif dari capaian Karate Bhayangkara Presisi sebelumnya. Kontingen Karate Bhayangkara Presisi tercatat meraih predikat juara umum Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI 2026 di Malang.

Capaian itu menjadi bagian dari perjalanan prestasi yang ingin terus dikembangkan melalui sistem pembinaan yang lebih terstruktur.

Bagi kepengurusan, prestasi di arena pertandingan perlu diikuti dengan penguatan fondasi organisasi agar dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

Baca Juga :  Puluhan Massa Aksi Komite PPS Tuntut Cabut Moratorium

Dewa Wijaya menilai organisasi dan prestasi atlet merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Organisasi yang solid dibutuhkan untuk memastikan program pembinaan dapat berjalan konsisten, sementara atlet membutuhkan sistem yang memberikan ruang untuk berkembang dan berkompetisi.

Posisi Sekjen pun menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan berbagai program tersebut tetap berjalan sesuai arah organisasi.

“Kami ingin Karate Bhayangkara Presisi terus berkembang. Organisasi harus solid, pembinaan harus berjalan, atlet harus mendapat kesempatan bertanding serta prestasi harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Ke depan, mandat yang diemban Dewa Wijaya akan diarahkan pada penguatan fondasi organisasi sekaligus mendukung agenda pembinaan atlet menghadapi berbagai kompetisi, termasuk Kejuaraan Karate Piala Kapolri.

Pembinaan, manajemen kompetisi dan pengembangan prestasi menjadi rangkaian yang akan berjalan beriringan. Dengan demikian, capaian di arena pertandingan diharapkan tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang.

Dewa Wijaya juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung pengembangan Karate Bhayangkara Presisi. Menurutnya, keberhasilan organisasi dan atlet membutuhkan kolaborasi dari berbagai unsur.

“Mohon dukungan semua pihak. Kami akan bekerja bersama untuk memajukan Karate Bhayangkara Presisi, serta melahirkan atlet-atlet yang mampu membawa nama baik Polri di berbagai kompetisi,” tutup Dewa Wijaya.(Sid)

Berita Terkait

NTB Raih Dua Penghargaan di Kriyanusa 2026, Sinta Agathia: Langkah Baru ke Pasar Global
MotoGP Mandalika Tak Boleh Berhenti di Lintasan, NTB Bidik Ekonomi Bergerak Sepanjang Tahun
NTB dan Lampung Tukar Jurus Bangun Ekonomi Desa, Desa Berdaya Bertemu Desaku Maju
Hampir 27 Sengketa Informasi Ditangani KI NTB, Pemprov Dorong PPID OPD Benahi Layanan
Saiful Chaniago Menilai 2 Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo Memastikan Indonesia Menjadi Lebih Berintegritas
“Kluster Mewah” di Balik Jeruji Lapas Cibinong, Temuan Ombudsman yang Mengusik Rasa Keadilan
Panglima TNI Ikut Mancing di Strike Nusantara 2026, 4,5 Ton Ikan Ditebar
Muna Pa’a Dompu Naik Kelas, Tenun Pewarna Alam NTB Siap Tembus Pasar Nasional

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:08 WIB

NTB Raih Dua Penghargaan di Kriyanusa 2026, Sinta Agathia: Langkah Baru ke Pasar Global

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Kombes Pol Dewa Wijaya Jadi Sekjen Karate Bhayangkara Presisi, Fokus Perkuat Pembinaan Atlet

Selasa, 29 September 2026 - 15:02 WIB

NTB dan Lampung Tukar Jurus Bangun Ekonomi Desa, Desa Berdaya Bertemu Desaku Maju

Selasa, 29 September 2026 - 11:05 WIB

Hampir 27 Sengketa Informasi Ditangani KI NTB, Pemprov Dorong PPID OPD Benahi Layanan

Senin, 28 September 2026 - 09:08 WIB

Saiful Chaniago Menilai 2 Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo Memastikan Indonesia Menjadi Lebih Berintegritas

Berita Terbaru

Foto: ilustrasi.

Umum

Mengapa Lawyer Harus Pandai Menyusun Legal Opinion?

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:05 WIB