MATARAM, LOMBOKTODAY.ID – Kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto ke Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Jumat (10/7/2026), menghadirkan makna yang lebih dari sekadar agenda peresmian infrastruktur.
Bertepatan dengan hari ulang tahun ke-54 Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, Presiden Prabowo menitipkan lima pesan penting yang menjadi arah pembangunan daerah ke depan.
Selain meresmikan Bendungan Meninting sebagai pusat peresmian lima bendungan nasional secara serentak, Presiden Prabowo menekankan pentingnya memperkuat persatuan, membalas kepercayaan rakyat melalui kerja nyata, memastikan pembangunan memberi manfaat langsung kepada masyarakat, menghadirkan kepemimpinan yang berpihak kepada rakyat, serta membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh besarnya proyek yang dibangun, tetapi juga oleh kemampuan seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan bekerja bersama demi kepentingan rakyat.
Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap fungsi Bendungan Meninting. Ia mengingatkan agar infrastruktur tersebut benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan petani dengan memastikan distribusi air berjalan optimal hingga ke lahan pertanian.
Menurut Presiden Prabowo, ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi utama kemajuan Indonesia. Karena itu, setiap proyek strategis harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi sektor pertanian.
Di hadapan para kepala daerah, Presiden Prabowo turut mengingatkan pentingnya menjalankan pemerintahan dengan akal sehat, menjauhi praktik korupsi, serta mengelola setiap rupiah uang negara secara bertanggung jawab demi sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat.
Namun, perhatian Presiden Prabowo terhadap NTB tidak berhenti di atas podium. Sesaat setelah prosesi peresmian Bendungan Meninting selesai, dalam perjalanan menuju helikopter kepresidenan, Presiden Prabowo menyampaikan pesan secara langsung kepada Gubernur Iqbal.
Gubernur Iqbal mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo menyampaikan rasa bahagianya karena akhirnya kembali mengunjungi NTB setelah cukup lama belum memiliki kesempatan datang ke daerah tersebut.
“Beliau menyampaikan langsung kepada saya bahwa beliau senang sekali bisa berkunjung ke NTB. Beliau bahkan menyampaikan keinginan tulus beliau untuk membantu lebih banyak hal di NTB,” ujar Gubernur Iqbal.
Menurut Gubernur Iqbal, pernyataan Presiden Prabowo menjadi sinyal kuat bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap NTB tidak berhenti pada pembangunan Bendungan Meninting maupun proyek strategis nasional lainnya.
Komitmen Presiden Prabowo untuk mendukung lebih banyak pembangunan di NTB dinilai sebagai peluang besar untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB dalam mempercepat pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Pesan yang disampaikan Presiden Prabowo secara langsung kepada Gubernur Iqbal juga memperkuat substansi pidato resminya.
Sejak awal kunjungan, Presiden Prabowo beberapa kali menegaskan kedekatannya dengan masyarakat NTB serta menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang selama ini diberikan kepadanya.
Ia kembali mengingatkan bahwa pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Para pemimpin daerah juga diminta menjaga persatuan, memastikan pengelolaan pembangunan berjalan amanah, mengoptimalkan fungsi bendungan bagi petani, serta menghadirkan pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Rangkaian pesan tersebut menunjukkan bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke Lombok bukan hanya menjadi momen peresmian infrastruktur nasional, tetapi juga penegasan arah pembangunan NTB ke depan.
Bagi Pemprov NTB, perhatian Presiden Prabowo menjadi energi baru untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan daerah.
Harapan Presiden Prabowo tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pada lahirnya kepemimpinan yang melayani rakyat, tata kelola pemerintahan yang bersih, sektor pertanian yang semakin kuat, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah NTB.(arz)

















