Safari Ramadan Bukan Sekadar Kunjungan, Tapi Bukti Program Sampai ke Warga

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 04:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Loteng, HL Pathul Bahri saat menyerahkan santunan kepada anak yatim di sela-sela kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Hidayaturrahman, Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur, Sabtu malam (21/2/2026).

Bupati Loteng, HL Pathul Bahri saat menyerahkan santunan kepada anak yatim di sela-sela kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Hidayaturrahman, Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur, Sabtu malam (21/2/2026).

LOTENG, LOMBOKTODAY.ID – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Pemkab Loteng) melanjutkan agenda Safari Ramadan 1447 Hijriah pada malam kedua, Sabtu (21/2/2026), di Masjid Hidayaturrahman, Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur.

Kegiatan yang dipimpin langsung Bupati Lombok Tengah (Loteng), HL Pathul Bahri ini tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Melainkan pemerintah ingin memastikan program daerah benar-benar dirasakan masyarakat—bukan sekadar rencana di atas kertas.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Loteng HL Firman Wijaya, unsur Forkopimda, anggota DPRD Dapil Praya Timur, pimpinan OPD, BUMN dan BUMD, para kepala desa, tokoh masyarakat, hingga pemuda setempat.

Safari Ramadan diawali dengan santunan kepada anak yatim serta penyerahan klaim asuransi BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pekerja. Momentum ini menjadi pengingat bahwa perlindungan sosial bukan hanya konsep kebijakan, tetapi menyentuh langsung kehidupan warga.

Plh Camat Praya Timur, Junaidi, S.Sos., berharap kegiatan tersebut memperkuat hubungan antarlevel pemerintahan. “Kami berharap Safari ini semakin mempererat silaturahmi dan persaudaraan antara pemerintah kabupaten dan kecamatan,” ujarnya.

Baca Juga :  Ombudsman Selidiki Dugaan Makanan Basi Program MBG, Puluhan Siswa di Malaka Dilarikan ke Puskesmas

Dalam sambutannya, Bupati Pathul Bahri menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Ia juga memaparkan sejumlah program strategis yang diproyeksikan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Di antaranya pembangunan batalyon di Mangkung, Praya Barat yang dimulai tahun ini, serta rencana pembangunan Kodam pada 2028 mendatang. Kedua proyek tersebut diyakini akan menggerakkan ekonomi lokal—dari sektor jasa hingga UMKM.

Di sektor pertanian, Lombok Tengah disebut telah menjadi daerah surplus pangan sekaligus penyangga nasional. Sekitar 50 ribu hektare lahan basah kini berstatus lahan dilindungi untuk menjaga keberlanjutan produksi.

“Alhamdulillah Lombok Tengah ditetapkan sebagai lumbung pangan nasional karena dinilai surplus oleh pemerintah pusat,” kata Pathul.

Baca Juga :  Gelar Halal Bihalal, Lalu Wink Haris Sampaikan Beberapa Harapan pada Pemprov NTB

Pemerintah juga masih memproses pembangunan Sekolah Rakyat. Namun lahan seluas 10 hektare yang direncanakan masuk kategori lahan dilindungi sehingga perlu penyesuaian regulasi.

Sementara itu, penguatan ekonomi desa dilakukan melalui program Koperasi Desa Merah Putih. Pemerintah akan menyalurkan kendaraan pick-up serta kebutuhan operasional koperasi.

Bupati Pathul Bahri menegaskan koperasi tidak boleh membeli gabah petani di bawah harga netto yang telah ditetapkan. “Koperasi tidak boleh mengambil keuntungan di luar ketentuan. Uang harus tetap berputar di desa agar kesejahteraan masyarakat terjaga,” tegasnya.

Melalui Safari Ramadan ini, pemerintah berharap masyarakat tidak hanya merasakan kebersamaan spiritual di bulan suci, tetapi juga memahami arah pembangunan daerah—sekaligus merasakan manfaatnya secara langsung. Safari Ramadan pun berubah fungsi: dari sekadar agenda keagamaan menjadi ruang dialog antara pemerintah dan rakyat.(LS)

Berita Terkait

Gubernur Iqbal Tegaskan SPM Tak Boleh Berhenti di Dokumen, Harus Dirasakan Warga NTB
MotoGP Mandalika 2026: NTB Ingin Balapan Tak Sekadar Mendunia, tapi Berdampak ke Warga
Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati, Bidik Pengembangan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak
Honda Vario Evo Night Ride Ramaikan Malam Kota Mataram, 150 Riders Ikut City Rolling
Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak Bawa 243 Orang, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi
Gubernur NTB: Pers Tak Harus Jadi Corong Pemerintah, Tapi Juga Bukan Musuh
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid-19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
Bukan Sekadar Jago AI, Anak Muda di Samsung Solve for Tomorrow 2026 Belajar Menemukan Masalah yang Tepat untuk Diselesaikan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:04 WIB

Gubernur Iqbal Tegaskan SPM Tak Boleh Berhenti di Dokumen, Harus Dirasakan Warga NTB

Senin, 14 September 2026 - 12:06 WIB

MotoGP Mandalika 2026: NTB Ingin Balapan Tak Sekadar Mendunia, tapi Berdampak ke Warga

Senin, 14 September 2026 - 08:05 WIB

Bank NTB Syariah Jajaki Sinergi dengan RSIA Permata Hati, Bidik Pengembangan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak

Minggu, 13 September 2026 - 13:09 WIB

Honda Vario Evo Night Ride Ramaikan Malam Kota Mataram, 150 Riders Ikut City Rolling

Minggu, 13 September 2026 - 07:06 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak Bawa 243 Orang, 103 Penumpang Berhasil Dievakuasi

Berita Terbaru

Suasana tradisi betabeq yang digelar menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, pada Rabu malam (16/9/2026).

Pariwisata Seni Budaya

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Betabeq Jadi Simbol Doa, Restu dan Keselamatan

Rabu, 16 Sep 2026 - 22:38 WIB